Perkembangan Fisik-Motorik Bayi 0-6 Bulan


  • Newborn

    alt text
    Perkembangan fisik-motorik juga termasuk tahap perkembangan anak. Perkembangan fisik-motorik ini terjadi pada tahap perkembangan bayi 0-6 bulan. Perkembangan fisik-motorik meliputi motorik kasar dan halus. Motorik kasar merupakan gerakan tubuh yang menggunakan otot-otot besar atau sebagian besar atau seluruh anggota tubuh yang dipengaruhi oleh kematangan anak itu sendiri. Perkembangan fisik-motorik ini terjadi secara bersamaan dengan proses pertumbuhan secara genetis atau kematangan fisik anak, misalnya kemampuan duduk, menendang, berlari, naik-turun tangga, dan sebagainya.

    Sedangkan motorik halus merupakan gerakan yang menggunakan otot-otot halus atau sebagian anggota tubuh tertentu, yang dipengaruhi oleh kesempatan untuk belajar dan berlatih. Misalnya, kemampuan memindahkan benda dari tangan, mencoret-coret, menyusun balok, menggunting, menulis, dan lain sebagainya. Motorik kasar berkembang terlebih dahulu, selanjutnya diikuti dengan perkembangan motorik halus.

    Setiap anak mampu mencapai tahap perkembangan anak, fisik-motorik halus dan kasar, yang optimal asal mendapatkan stimulasi tepat. Di setiap fase, anak membutuhkan rangsangan untuk mengembangkan kemampuan mental dan motorik halusnya. Anak akan semakin banyak yang ingin diketahuinya apabila semakin banyak yang dilihat dan didengar. Jika kurang mendapatkan rangsangan anak akan bosan. Tetapi bukan berarti Bunda boleh memaksa si Kecil. Tekanan, persaingan, penghargaan, hukuman, atau rasa takut dapat mengganggu usaha yang dilakukan si Kecil untuk berkembang.

    Ternyata perkembangan fisik-motorik juga dipengaruhi oleh faktor-faktor tertentu. Faktor-faktor yang mempengaruhi perkembangan motorik yaitu faktor genetik, faktor kesehatan pada periode pranatal, faktor kesulitan dalam kelahiran, faktor kesehatan dan gizi, rangsangan, perlindungan, kelahiran prematur, kelainan fisik, dan kebudayaan.

    Berikut adalah tahap perkembangan bayi 0-6 bulan.

    1. Usia 0 - I,5 bulan

    • Mulai mampu mengontrol gerakan otot-otot tubuhnya.
    • Membutuhkan banyak bantuan Bunda untuk belajar mengangkat dan menopang kepalanya dengan otot-otot lehernya.
    • Menggerakkan tangan dan kakinya untuk menunjukkan bahwa ia tertarik dengan sesuatu yang ada di dekatnya.
    • Terkadang secara tiba-tiba menggerakkan tubuhnya seperti kejang-kejang dalam rangka belajar mengendalikan diri. Itu sebabnya Anda perlu hati-hati dan memegangnya cukup kuat saat menggendongnya.

    2. Usia 1,5 - 3 bulan

    • Mulai mampu belajar mengangkat kepalanya pada posisi telungkup.
    • Mulai aktif belajar mengontrol dan mengendalikan gerakan otot tangan dan kakinya. Bunda akan melihat si Kecil mampu meraih serta menggenggam benda-benda kecil yang Anda berikan padanya.

    3. Usia 3 - 6 bulan
    Perkembangan motorik kasar:

    • Mulai dapat mengangkat dan menahan kepalanya sendiri dalam beberapa saat
    • Jika dibaringkan dengan posisi telungkup, ia mampu menggunakan kedua tangannya untuk menahan tubuhnya sambil bergerak maju.
    • Mulai mengguling-gulingkan tubuhnya ke kanan dan ke kiri.
    • Mulai belajar untuk duduk.

    Perkembangan motorik halus:

    • Mulai dapat menggunakan kedua tangannya untuk meraih dan menggenggam sebuah benda.
    • Senang bermain dengan kedua tangannya.
    • Dengan tangannya, ia asyik bermain dengan jari-jari kaki yang bisa diraihnya.
    • Sering memasukkan semua benda yang berhasil dipegangnya ke dalam mulut. Beginilah cara dia mengenal aneka jenis mainannya.

    Tahap perkembangan anak khususnya pada tahap perkembangan bayi 0-6 bulan, fisik-motoriknya dapat diramalkan lho, Bun. Maka dari itu, dapat diketahui umur berapa awal suatu perkembangan dimulai. Berdasarkan umur rata-rata suatu awal perkembangan motorik, dimungkinkan untuk menentukan norma bentuk kegiatan motorik lainnya. Norma tersebut dapat digunakan untuk petunjuk atau untuk menilai normal tidaknya perkembangan anak.


  • halo mom, wah terima kasih atas sharing informasinya.

    Iyaa biasanya usia 0-6 bulan sudah mulai berkembang besar dan lingkar kepalanya, sudah mulai mengangkat kepalanya, menggerakkan kaki dan tangan dan bahkan belajar tengkurap, hehee.

    Asupan yang diberikan masih berupa ASI saja.


  • Hai, Mom! Terima kasih untuk informasinya. Memang tumbuh kembang anak sangat penting untuk diperhatikan oleh para orang tua. Agar jika tumbuh kembang anak mengalami keterlembatan, orang tua dapat segera mengetahuinya dan memberikan penanganan yang sesuai.


  • Halo mom.. Wah infonya bermanfaat sekali.. Tumbuh kembang anak memang selalu menarik perhatikan kita ya.. Dulu saya punya jurnal sendiri untuk si anak, saya tuliskan setiap ada perkembangan baru yg dia miliki. Sebenernya ini untuk kenang2an aku dan buat mereka besar nanti..


  • @devina-marijuana wah baca ini jadi ingat masa-masa si kecil waktu 0-6 bulan, deg-degan sekaligus happy melihat tumbuh kembangnya secara langsung. Kalau mom sendiri gimana pengalamannya dalam mengasuh dan menstimulasi motorik kasar dan halusnya pada periode usia tersebut?


  • Newborn

    @debieocto hai mom, salam kenal ya..

    mom rajin bangett sampe buat jurnal hihii.. kalo aku sampe saat ini ga ada catetan apa-apa nih.. masih aku simpen di kepala, pengennyaa juga buat jurnal gitu tapi kok ya ga sempat , atau malah ya ini hahaha..


  • @devina-marijuana hai mom, terima kasih untuk sharingnya. Wah ternyata kejang2 bukan karna dia nggak dibedong ya? tapi karena bagian dari perkembangan motoriknya. Aku baru tahu nih. Soalnya bayi aku kalo lagi tidur gitu sering kagetan kejut2 gitu, itu normal ya berarti?


  • Newborn

    hi mom makasih infonya salam kenal ya. anakku umur 3bln 3minggu yg jd mslh buat sy ini nih mam pd poin ke tiga:
    yakni

    • Jika dibaringkan dengan posisi telungkup, ia mampu menggunakan kedua tangannya untuk menahan tubuhnya sambil bergerak maju.

    nah anak ku paling suka di tengkurapin tp itu dia mslhnya dia blm bs bergerak maju atau membalikan badan nya dgn sendirinya. trus dia cm baru bisa mengerakkan badannya dr ujung ke ujung dgn posisi telentang atau kek ngesot gt dgn kepalanya duluan hahahha ini solusinya gimana nih mam?


  • Newborn

    @cides hai mom salam kenal..

    Saranku coba sering-sering tummy time aja sama baby nya. Anakku 3 bulan juga belum bisa tengkurep sendiri. Kayaknya cuma sekali dia berhasil, selebihnya males and gitu. Tapi karena sering-sering distimulus, dia jadi makin kuat kan. Nah usia 5 bulan udah bolak-balik sendiri plus duduk. Makin sering-sering aku aja tummy time, stimulasi biar dia merayap. Eh abis itu cepet banget, 6 bulan dia merangkak, mulai berdiri bahkan 7 bulan udah bisa tepuk tangan.

    Awalnya aku juga takut kok anakku ga tengkurep2 tapi setelah liat progress dia lgsg pesat aku jd mikir, ya mungkin kmrn emang blm waktunya aja. Tapi sebagai orangtua kita wajib kasih baby kesempatan untuk itu. Terus stimulasi dan sabar, ga usah liat kiri-kanan.. Semangat ya mom! ^^


  • Newborn

    @rararaa mksh mam saran nya. mgk blm waktunya kali ya hehheeh


Log in to reply
 

Looks like your connection to Forum was lost, please wait while we try to reconnect.