Gratis Ongkir minimum Rp 250.000* Lihat detil

DIREKTORI

Belanja Berdasarkan Kategori :
Belanja Berdasarkan Kategori
DIREKTORI BELANJA
  • Promo & Highlights

  • Kebutuhan Bayi

  • Perlengkapan Bayi

  • Perawatan Pribadi

  • Supermarket

  • Rumah & Dekorasi

  • Kosmetik

  • Alat Kecantikan

  • Pakaian & Aksesoris

  • Kesehatan

  • Mainan & Media

  • Gadget & Elektronik

  • Harga Terbaik
  • Brand Pilihan
  • Promo ANZ 30% Semua produk




Food Trend | Sep 9, 2018

10 Jenis Sambal Khas Indonesia, Suka yang Mana?

Bagikan


Banyak panganan dan menu makan khas Indonesia yang rasanya tak akan lengkap jika tak diberi sambal. Sebut saja nasi uduk, nasi padang, nasi bebek, nasi ulam, nasi kucing hingga camilan seperti gorengan.

Jenis sambal Indonesia pun terkenal di dunia karena rasa pedasnya yang menggigit namun tetap bikin Moms ketagihan! Berikut ini adalah sambal-sambal khas di Indonesia yang bikin makan jadi lebih komplit.

Sambal terasi

foto: resepdanmasakan.com

Sambal terasi mungkin sambal yang paling dikenal oleh kita. Sambal ini punya rasa gurih dan pedas karena menggunakan tomat, terasi bakar, cabai, dan bawang merah yang digoreng kemudian diulek. Cocok dimakan bersama panganan kuah seperti sayur asem atau cocolan lalapan, serta gorengan.

Sambal matah

foto: shutterstock.com

Sambal yang berasal dari Bali ini menggunakan bahan-bahan yang sangat segar. Moms tak perlu memasak, hanya butuh memotong dan mencincang bahan seperti bawang merah, tomat, cabai, serai, daun jeruk, terasi bakar, air jeruk nipis dan sedikit minyak panas. Segar dan pedas!

Baca juga: 10 Makanan Khas Indonesia yang Tak Boleh Dilewatkan

Sambal ganja

foto: resepkoki.com

Tenang Moms, sambal ini tidak benar-benar menggunakan ganja kok. Sambal khas Aceh ini terbuat dari cabai, udang, serai, bawang merah, daun jeruk dan belimbing wuluh. Rasanya pedas masam penuh kesegaran.

Sambal krecek

foto: pinterest.com

Sambal yang datang dari Jogja ini merupakan teman makan gudeg. Terbuat dari kulit sapi atau krecek yang dimasak bersama dengan santan, cabai, serai, salam dan lengkuas.

Sambal tanak

foto: resepnusantara.id

Kalau ini sambal milik para warga Minang. Tanak berarti dimasak, yakni cabai dan bawang diblender halus kemudian dimasak bersama santan, asam kandis, ikan teri sedang. Sambal ini memiliki citarasa gurih dan pedas. Sangat cocok dimakan bersama nasi panas dan terong atau buncis kukus.

Baca juga: 6 Macam Nasi yang Cuma Ada di Indonesia, Sudah Coba Semua?

Sambal dabu dabu

foto: vebma.com

Nah, sambal ini serupa dengan sambal matah. Hanya saja, sambal asal Manado ini menggunakan bahan yang lebih sederhana yakni cabai merah, tomat, kemangi, dan bawang merah serta minyak panas.

Sambal tempoyak

foto: gotravelly.com

Bagi pecinta durian, wajib mencoba sambal ini. Daging durian yang manis kemudian difermentasi dan dijadikan sambal. Rasanya sangat unik!

Sambal cabai hijau

foto: pinterest.com

Biasanya Moms akan mudah menemukan sambal ini bersama dengan seporsi nasi padang. Sambal ini terdiri dari cabai hijau muda, tomat hijau, dan bawang merah. Terkadang ada campuran petai, jengkol, atau ikan asin yang semakin membuat rasa sambalnya beragam.

Baca juga: Ini 10 Makanan Terenak di Dunia, Sudah Coba yang Mana?

Sambal roa

foto: cekresep.com

Moms suka ikan? Berarti harus coba sambal roa! Sambal dengan suwiran ikan roa ini memiliki rasa yang mantap. Bahkan, sambal ini cocok dijadikan lauk, tak hanya jadi sekedar pendamping saja. Biasanya sambal asal Makassar ini dijadikan cocolan pisang goreng ataupun gorengan lainnya.

Sambal bajak

foto: resepnusantara.id

Nah untuk Moms yang suka sambal namun toleransi pedasnya masih minim, bisa menjajal sambal bajak. Cita rasanya manis pedas. Cocok untuk cocolan tahu dan tempe goreng!

Kalau Moms suka sambal yang mana?

(DNY)

Bagikan

Artikel Terkait



Newsletter

Dapatkan diskon dan penawaran spesial setiap hari melalui email kamu dengan berlangganan newsletter.