Gratis Ongkir minimum Rp 250.000* Lihat detil

DIREKTORI

Belanja Berdasarkan Kategori :
Belanja Berdasarkan Kategori
DIREKTORI BELANJA
  • Promo & Highlights

  • Kebutuhan Bayi

  • Perlengkapan Bayi

  • Perawatan Pribadi

  • Supermarket

  • Rumah & Dekorasi

  • Kosmetik

  • Alat Kecantikan

  • Pakaian & Aksesoris

  • Kesehatan

  • Mainan & Media

  • Gadget & Elektronik

Kesehatan Bayi | Jan 4, 2018

11 Jenis Imunisasi yang Disarankan untuk Bayi 0-12 Bulan dan Jadwal Pemberiannya

Bagikan


Jadwal imunisasi seperti yang direkomendasikan dirancang untuk melindungi bayi dan anak-anak di awal kehidupannya. Sebagai orang tua, memang sudah semestinya Moms memahami pentingnya imunisasi bayi.

Mengingat bayi dan anak-anak merupakan masa-masa paling rentan. Oleh karena itu, sebelum terkena penyakit yang berpotensi mengancam jiwa, mereka harus di imunisasi.

Baca Juga : 6 Alasan Orang Tua Anti Vaksin

Sudahkah Moms memeriksa jadwal imunisasi wajib yang dianjurkan sesuai dengan usia Si Kecil saat ini? Berikut ini merupakan imunisasi yang harus didapatkan bayi 0-12 bulan beserta waktu atau jadwal pemberian imunisasi sesuai usia yang dianjurkan.

Baca Juga: Manfaat Vaksin untuk Bayi yang Perlu Mama Tahu

1. BCG

Vaksinasi BCG harus diberikan pada bayi sebelum berusia 3 bulan. Jika usia bayi sudah lebih dari 3 bulan, dianjurkan untuk terlebih dahulu dilakukan uji tuberkulin. Vaksinasi BCG bisa diberikan jika uji tuberkulin menunjukkan hasil negatif. Tempat penyuntikan vaksin BCG yang dianjurkan yakni pada lengan kanan atas. 

2. DTP

Vaksinasi DTP dianjurkan untuk diberikan sebanyak lima kali, masing-masing pada usia:

  • 2, 4, 6 – 18 bulan dan 4-6 tahun, atau
  • 2 – 3 – 4 - 18 bulan dan SD kelas 1
Baca Juga : 5 Gejala Difteri pada Anak yang Harus Segera Ditangani

3. Campak

Vaksinasi campak merupakan imunisasi dasar lengkap yang harus diberikan saat bayi berusia 9 bulan. Vaksinasi diulang saat anak berusia 2 tahun dan saat masuk sekolah SD.

4. Cacar Air

Vaksinasi cacar air harus diberikan pada anak-anak yang belum pernah menderita cacar air, yakni pada saat berusia 12 – 15 bulan.

5. Hepatitis B

Vaksinasi hepatitis B harus diberikan sebelum bayi berusia 6 bulan, sebanyak 3 dosis:

  • Dosis pertama: Diberikan saat bayi baru lahir. Tepatnya sebelum bayi berusia 12 jam.
  • Dosis kedua: Diberikan saat bayi berusia 1 – 2 bulan.
  • Dosis ketiga: Diberikan saat bayi berusia 6 – 12 bulan.

Jika bayi mendapatkan vaksin kombinasi yang mengandung hepatitis B, maka dapat diberikan 4 dosis.

Selain itu, bayi yang lahir dari ibu dengan hepatitis B, perlu mendapatkan vaksin hepatitis B dosis pertama sebelum usianya 12 jam ditambah dengan imunoglobulin hepatitis B pada saat bersamaan di bagian paha yang berbeda (dilakukan setelah mendapat suntikan vitamin K1).

Pemberian vaksin selanjutnya dapat diberikan sesuai jadwal. Saat berusia 9-18 bulan, bayi yang lahir dari ibu dengan hepatitis B perlu diperiksa antiHBs dan HbsAg.

Baca Juga : Bayi Baru Lahir Bisa Mengidap Hepatitis?

6. Hib

Vaksin Hib dianjurkan untuk diberikan saat bayi berusia 2, 4, 6 bulan dan diulang pada usia 12 – 15 bulan dengan dosis tergantung usia bayi (3 atau 4 dosis).

7. Flu

Vaksinasi flu dapat diberikan setiap tahun saat anak berusia 6 bulan hingga 8 tahun dalam 2 dosis dasar/awal.

8. MMR

Vaksinasi MMR harus diberikan sebanyak 2 dosis pada anak-anak, yakni:

  • Dosis pertama saat anak berusia 12 – 15 bulan.
  • Dosis kedua saat anak berusia 4-6 tahun.

Interval antara dosis pertama dengan dosis kedua berjarak setidaknya 28 hari. Sehingga dosis kedua dapat diberikan lebih cepat. Vaksinasi ini dapat diberikan bersama dengan vaksinasi lain.

9. Pneumokokus

Saat bayi berusia 2, 4, 6, dan 12 - 15 bulan, harus mendapatkan vaksinasi pneumokokus konjugasi secara rutin.

Baca Juga : Pentingkah Si Kecil Mendapat Imunisasi Tambahan?

10. Polio

Anak-anak perlu mendapatkan 4 dosis vaksinasi polio dengan jadwal pemberian dosis pertama saat lahir dan dilanjutkan saat berusia 2, 4, 6 bulan. Kemudian, diulang saat berusia 18 bulan dan 4 – 6 tahun.

11. Rotavirus

Vaksinasi rotavirus terbagi menjadi 2 jenis yang diberikan sebanyak 2 atau 3 dosis, tergantung jenis vaksin yang digunakan. Vaksin dapat diberikan dengan cara diminum (bukan disuntik) saat bayi berusia 2, 4 (dan 6 bulan jika diberikan 3 dosis). Dapat diberikan bersama vaksin lain.

Baca Juga : Si Kecil Mau Disuntik Vaksin? Cek Dulu 5 Tips Berikut Ini!

Jangan ragu untuk menanyakan pada dokter mengenai vaksin apa yang harus didapatkan oleh si kecil di usianya saat ini ya, Moms. Perhatikan baik-baik jadwal imunisasi si kecil dan jangan lupa untuk mengajaknya mengikuti imunisasi atau mendapatkan vaksinasi dari dokter.

(RGW)

Bagikan

Artikel Terkait



Newsletter

Dapatkan diskon dan penawaran spesial setiap hari melalui email kamu dengan berlangganan newsletter.