Kesehatan

KESEHATAN
19 Januari 2020

11 Jenis Penyakit Kurap (Tinea) pada Tubuh

Ada yang sering dialami anak-anak, ada pula yang lebih banyak dialami orang dewasa
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh (fitria.rahmadianti)
Disunting oleh Ikhda Rizky Nurbayu

Penyakit kurap atau tinea adalah sekumpulan infeksi kulit menular yang disebabkan oleh beberapa jenis jamur. Namanya tergantung di bagian tubuh mana kurap tersebut berada.

Tinea berarti infeksi jamur, sedangkan organisme jamur penyebabnya disebut dermatofita. Menurut jurnal American Family Physician November 2014, ada tiga dermatofita yang terlibat dalam tinea, yakni Trichophyton, Microsporum, dan Epidermophyton.

Berikut jenis-jenis penyakit kurap (tinea) berdasarkan lokasinya di tubuh:

1. Tinea Capitis (Penyakit Kurap Kepala)

penyakit kurap kepala tinea capitis.jpg

Foto: i.pinimg.com

Infeksi jamur yang paling umum terjadi pada anak di bawah usia 12 tahun, terutama antara usia 3-7 tahun. Penyakit kurap ini sangat menular.

Baca Juga: Sering Dialami Anak, Apa Perbedaan Panu, Kurap, dan Kudis?

2. Tinea Corporis (Penyakit Kurap Tubuh)

penyakit kurap tubuh Tinea Corporis.jpg

Foto: medgadget.com

Bisa terjadi di bagian tubuh mana saja, namun lebih banyak ditemukan di lipatan kulit.

Pada pegulat, menurut informasi dari situs web healthychildren.org, kondisi ini disebut tinea gladiatorum.

3. Tinea Pedis (Penyakit Kurap Kaki)

penyakit kurap kaki athletes_foot_tinea_pedis.jpg

Foto: buoyhealth.imgix.net

Dikenal juga dengan sebutan athlete’s foot. Biasanya terjadi di sela jari kaki, tapi bisa juga menyebar ke telapak, samping, dan punggung kaki.

Penyebabnya bisa karena berkeringat, tidak mengeringkan kaki setelah berenang atau mandi, atau memakai kaos kaki dan sepatu yang terlalu sempit.

Baca Juga: Anak Beranjak Remaja, Rawat Kulitnya dengan 5 Cara Ini

4. Tinea Cruris (Penyakit Kurap Selangkangan)

penyakit kurap selangkangan tinea cruris.jpg

Foto: images-prod.healthline.com

Penyakit yang juga disebut jock itch ini banyak menyerang remaja dan dewasa muda pria saat memakai pakaian olahraga. Kondisi ini sulit disembuhkan.

5. Tinea Unguium (Penyakit Kurap Kuku)

penyakit kurap kuku tinea unguium.jpg

Foto: bmj.com

Infeksi yang memiliki nama lain onychomycosis ini menyerang kuku kaki dan kadang kuku tangan.

Namun, bukan ruam yang muncul seperti pada penyakit tinea lain, melainkan kuku yang menebal, rusak, dan berubah warna.

Baca Juga: Tinea Capitis, Kurap Kulit Kepala Anak

6. Tinea Manuum (Penyakit Kurap Tangan)

penyakit kurap tangan tinea-manuum-2.jpg

Foto: huidziekten.nl

Ini jenis penyakit kurap yang agak jarang ditemui. Biasanya tinea manuum terjadi karena tangan menyentuh kaki atau selangkangan yang terinfeksi.

Kurap pada satu tangan umumnya disertai tinea pada kedua kaki.

7. Tinea Faciei (Penyakit Kurap Wajah)

penyakit kurap wajah tinea faciei.jpg

Foto: herb-med.com

Bisa muncul di bagian wajah mana saja. Tinea faciei dapat dialami semua usia dan ras, baik laki-laki maupun perempuan.

Namun, kondisi ini paling sering terlihat pada orang berusia 20-40 tahun.

Baca Juga: Kenali 6 Gejala Kulit Sensitif Pada Anak

8. Tinea Barbae (Penyakit Kurap Jenggot)

penyakit kurap jenggot Tinea-Barbae.jpg

Foto: 1mhealthtips.com

Merupakan bagian dari tinea faciei, namun spesifik terletak di area kumis dan jenggot. Tentu saja penyakit ini hanya dialami pria remaja dan dewasa.

Selain kurap-kurap di bagian tubuh tadi, ada juga tinea lainnya, yakni:

Tinea Imbricata

penyakit kurap tinea_imbricata.jpeg

Foto: lh6.googleusercontent.com

Infeksi jamur yang hanya dialami di Polinesia barat daya, Melanesia, Asia Tenggara, India, dan Amerika Tengah.

Di sebagian daerah di Indonesia, penyakit yang gatal dan menyerang anggota tubuh ini disebut “kaskado”.

Baca Juga: Divertikulitis Pada Anak: Gejala, Penyebab, dan Pengobatannya

Tinea Incognito

penyakit kurap tinea incognito.jpg

Foto: 2.bp.blogspot.com

Infeksi jamur di kulit yang berubah tampilannya karena pengobatan yang tidak tepat.

Biasanya karena pasien mengira ia mengalami dermatitis lalu mengobatinya sendiri dengan krim steroid.

Obat oles tersebut menekan respons imun lokal sehingga menyebabkan jamur tumbuh dengan mudah.

Tinea Versicolor

penyakit kurap Tinea-Versicolor.jpg

Foto: skinps.com

Berbeda dengan tinea lain yang disebabkan oleh dermatofita, kondisi yang juga dinamakan pityriasis versicolor ini disebabkan oleh ragi. Infeksi kulit ringan ini bisa terjadi di bagian tubuh mana saja.

Infeksi yang paling umum terjadi pada anak yang belum puber adalah tinea corporis and tinea capitis, sedangkan pada orang dewasa adalah tinea cruris, tinea pedis, and tinea unguium.

Baca Juga: Tinea Capitis, Kurap Kulit Kepala Anak

Tinea captis, corporis, faciei, dan barbae sering dikaitkan dengan istilah “ringworm”. Namun, kondisi tersebut tidak disebabkan oleh cacing (worm). Istilah ringworm digunakan karena ruam yang muncul berbentuk seperti cincin (ring).

Penyakit kurap di atas kebanyakan terjadi di iklim yang hangat dan lembap seperti di Indonesia. Salah satu cara mencegahnya adalah menjaga kebersihan, mengeringkan kulit yang basah, dan menghindari pinjam-meminjam pakaian. Yuk, cegah penyakit tinea, Moms!

Artikel Terkait