Gratis Ongkir minimum Rp 200.000* Lihat detil

DIREKTORI

Belanja Berdasarkan Kategori :
Belanja Berdasarkan Kategori
DIREKTORI BELANJA
  • Promo & Highlights

  • Kebutuhan Bayi

  • Perlengkapan Bayi

  • Perawatan Pribadi

  • Supermarket

  • Rumah & Dekorasi

  • Kosmetik

  • Alat Kecantikan

  • Pakaian & Aksesoris

  • Kesehatan

  • Mainan & Media

  • Gadget & Elektronik

  • Harga Terbaik
  • Brand Pilihan
  • Promo ANZ 30% Semua produk




Rupa-rupa | Apr 18, 2018

3 Cara Aman Beli Jamu Secara Online

Bagikan


Jamu identik dengan generasi tua dan kuno. Padahal, jamu adalah warisan budaya yang khasiatnya tidak perlu dipertanyakan lagi.

Selama ini, jamu hanya bisa didapatkan di warung-warung jamu tradisional atau mbok-mbok yang lewat depan rumah. Selebihnya, sulit sekali menemukan jamu, dan jauh lebih mudah menemukan beragam minuman di etalase minimarket. Kemasan jamu pun masih sangat sederhana sehingga tidak terlalu menarik bagi generasi muda.

Karena itu juga, area pemasaran jamu tradisional jadi sangat terbatas. Chief Operating Office Gogobli Joe Hansen mengatakan, banyak sekali pengusaha jamu yang tidak memiliki akses untuk memesarkan produk mereka. Kebanyakan dari mereka hanya pelaku industri rumah tangga.

“Tidak semua pengusaha jamu itu sebesar Sidomuncul atau Air Mancur. Banyak sekali pengusaha kecil di daerah-daerah,” kata Joe pada kegiatan konferensi pers di Hong Kong Café, Jakarta, Selasa (17/4).

Pengemasan dan cara penjualan jamu harus disesuaikan dengan gaya generasi muda. Salah satunya dengan metode penjualan online dan pengemasan yang lebih menarik. Joe mengingatkan, konsumen juga harus cerdas saat membeli jamu secara online.

Menurutnya, ada beberapa cara yang bisa dilakukan konsumen saat hendak membeli jamu secara online.

Baca juga: Bolehkah Minum Jamu Tradisional Saat Hamil?

1. Cek label halal dari MUI

Label halal dari MUI (Majelis Ulama Indonesia) akan menjamin kehalalan produk jamu yang Moms beli. Jamu yang dijual online bisanya tidak hanya berasal dari Indonesia, namun banyak juga jamu herbal dari luar negeri. Oleh sebab itu Moms harus lebih teliti mengecek label halal tersebut.

2. Cek izin BPOM dan PIRT

Jamu produksi pabrik besar biasanya sudah dilengkapi dengan izin BPOM (Badan Pengawas Obat dan Makanan). Izin BPOM ini menjamin bahwa produk aman untuk dikonsumsi. Untuk industri rumah tangga, tidak harus ada izin BPOM, izn PIRT (Produk Industri Rumah Tangga) pun sudah cukup.

3. Cek kandungannya

Jamu seharusnya terbuat dari bahan-bahan alami. Nah, Moms sebaiknya cek dulu bahan-bahan apa saja yang terkandung dalam jamu tersebut untuk memastikan semua bahan aman untuk dikonsumsi.

Joe mengatakan, pengecekan keaslian jamu jadi sangat penting. Seperti obat dan kosmetik, jamu langsung berhubungan dengan tubuh kita. Tidak seperti baju yang jika tidak cukup bisa kita berikan kepada orang lain atau menjualnya lagi. “Karena itu, harus aman. Kan langsung berurusan dengan tubuh kita,” ujar Joe.

Nah, Moms sudah tahu kan cara cerdas untuk membeli jamu secara online. Selamat berbelanja!

(AND)

Bagikan

Artikel Terkait



Newsletter

Dapatkan diskon dan penawaran spesial setiap hari melalui email kamu dengan berlangganan newsletter.