Trimester 1

TRIMESTER 1
23 Desember 2020

5+ Penyebab Timbul Flek Cokelat Saat Hamil Muda Hingga Trimester Ketiga, Yuk Cari Tahu Moms

Apakah flek cokelat berbahaya?
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Adeline Wahyu
Disunting oleh Amelia Puteri

Baik itu Moms yang baru pertama kali menjadi seorang ibu atau sudah pernah hamil sebelumnya, bercak atau pendarahan ringan pasti bisa membuat kita merasa takut.

Tetapi pendarahan atau bercak yang sering terjadi selama kehamilan kadang-kadang benar-benar normal dan hampir sepertiga dari semua wanita hamil akan mengalaminya.

Pendarahan bisa terjadi karena beberapa alasan, bahkan terkadang tidak berhubungan dengan kehamilan.

Sebagian besar flek coklat saat hamil muda ini tidak berbahaya tetapi kadang-kadang bisa menjadi tanda beberapa komplikasi seperti keguguran, kehamilan ektopik, dan plasenta previa, dan karenanya tidak boleh diabaikan.

Tetapi bagaimana jika Moms mengalami flek coklat saat hamil muda? Berbahayakah atau merupakan flek yang normal terjadi? Yuk simak penjelasannya di bawah ini.

Baca Juga: Flek Hitam Muncul Ketika Hamil? Ini Cara Mengatasinya

Penyebab Flek Coklat Saat Hamil Muda Trimester Pertama

flek coklat saat hamil muda

Foto: Orami Photo Stock

Flek saat hamil berbeda dengan pendarahan. Flek coklat saat hamil muda pada vagina sering terjadi pada trimester pertama kehamilan dan biasanya tidak menjadi masalah yang serius.

Namun, flek atau pendarahan yang terjadi pada trimester kedua dan ketiga bisa menjadi tanda komplikasi kehamilan.

"Berhubungan intim bisa menyebabkan flek. Ini dikarenakan daerah serviks pada wanita hamil menerima aliran darah lebih banyak. Inilah yang dinamakan ektopie atau kondisi di mana selaput lendir rahim tumbuh berlebihan sampai leher rahim," jelas dr. Adnan Yusuf dari meetdoctor.com.

Sifatnya mudah berdarah akibat sentuhan atau gesekan, sehingga menimbulkan flek-flek darah usai Moms berhubungan seksual. Hal tersebut normal dan biasanya tidak menimbulkan keguguran.

Berikut beberapa kemungkinan yang akan terjadi bila wanita hamil mengalami flek coklat saat hamil muda.

1. Keguguran Dini

Flek coklat saat hamil muda bisa menjadi tanda awal keguguran. Keguguran dini terjadi selama 13 minggu pertama kehamilan.

Gejalanya adalah kram atau nyeri pada perut atau panggul. Keguguran perdefinisi adalah keluarnya sebagian atau seluruh hasil konsepsi yang terjadi di awal kehamilan dan biasanya ketika janin belum berkembang.

Pendarahan pun bisa semakin parah.

Menurut jurnal Association Between First-Trimester Vaginal Bleeding and Miscarriage, pendarahan hebat pada trimester pertama, terutama bila disertai rasa sakit, dikaitkan dengan risiko keguguran yang lebih tinggi.

Namun jika hanya bercak saja tidak, terutama jika hanya berlangsung 1–2 hari.

Moms juga mungkin mengalami nyeri punggung ringan hingga parah, kram atau kontraksi, dan gejala kehamilan yang tiba-tiba berkurang.

2. Kehamilan Ektopik

Kehamilan ektopik adalah keadaan darurat medis yang terjadi pada trimester pertama kehamilan Moms. Kehamilan ini merupakan kehamilan yang terjadi di luar rahim, yaitu di tuba falopi atau bagian rongga perut lainnya.

Moms perlu segera memeriksakan diri jika terjadi flek coklat saat hamil muda dengan kemungkinan kehamilan ektopik, karena kehamilan ektopik membahayakan nyawa.

Bersamaan dengan pendarahan dan bercak ringan, jika Moms mengalami nyeri perut atau panggul yang tajam atau tumpul, lemas, pusing, atau pingsan, segera hubungi dokter.

Umumnya, dokter akan memeriksa dengan USG transvaginal dan terapi kehamilan ektopik adalah tindakan operasi untuk melakukan pengangkatan sel telur yang telanjur berkembang di tuba falopi, sebelum menimbulkan kerusakan yang lebih parah pada organ-organ reproduksi lainnya.

Baca Juga: Ketahui 7 Masalah Kehamilan Karena Gangguan Makan

3. Masalah pada Plasenta

Jika terjadi masalah pada plasenta, flek bisa terjadi pada trimester kedua atau ketiga. Keluarnya flek atau darah harus diwaspadai karena mungkin saja yang terjadi adalah terpisahnya plasenta dari dinding rahim.

Bila Moms hanya mengalami flek dan darah yang keluar tidak terlalu banyak, tidak perlu khawatir karena hal tersebut tidak berbahaya bagi Moms dan janin.

Namun, jika perdarahan menandakan keguguran atau prematur atau adanya plasenta munutupi jalan keluar dari bayi, maka sebaiknya Moms segera mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.

4. Pendarahan implantasi

Penanaman telur di lapisan rahim terjadi sekitar 4 minggu setelah kehamilan Moms.

Jika mengalami flek coklat saat hamil muda sekitar seminggu hingga 10 hari setelah pembuahan, maka hal tersebut disebabkan oleh implantasi embrio ke dalam dinding rahim.

Tidak ada yang perlu dikhawatirkan ya, Moms.

5. Akibat Hubungan Seksual

Selama trimester kedua dan ketiga, leher rahim Moms menjadi bengkak karena peningkatan suplai darah di area tersebut. Menjadi intim selama periode ini dapat menyebabkan bercak ringan.

6. Infeksi

Terkadang flek coklat saat hamil muda juga terjadi karena infeksi, yang sebagian besar ditularkan secara seksual. Dalam kasus ini, Moms perlu didiagnosis sendiri karena dapat menyebabkan komplikasi lebih lanjut.

Baca Juga: Serba-Serbi Oral Seks Saat Hamil, Moms Perlu Tahu

Penyebab Flek Coklat Saat Hamil Muda Trimester Kedua

flek coklat saat hamil muda

Foto: Orami Photo Stock

Jika Moms mengalami keluar flek coklat saat hamil muda di trimester kedua, beberapa penyebab yang bisa mendasarinya.

7. Iritasi pada Serviks

Selama trimester kedua, perdarahan ringan atau bercak umumnya terjadi karena iritasi pada serviks, biasanya disebabkan setelah berhubungan seks atau pemeriksaan serviks. Ini sangat umum dan tidak mengkhawatirkan.

8. Polip Serviks

Ini adalah alasan umum lainnya untuk pendarahan atau flek coklat saat hamil muda pada trimester kedua.

Polip serviks adalah pertumbuhan tumor kecil yang memanjang di permukaan saluran serviks. Hal ini dapat menyebabkan bercak karena peningkatan jumlah pembuluh darah di jaringan di sekitar area tersebut.

Polip serviks ini tidak berbahaya dan Moms tidak perlu mengkhawatirkannya.

9. Penyebab Lainnya

Perdarahan ringan dan bercak sering terjadi, tetapi jika Moms mengalami pendarahan vagina yang berat saat menstruasi, segera konsultasikan dengan dokter.

Pendarahan hebat dapat disebabkan oleh beberapa komplikasi seperti plasenta previa, persalinan prematur, keguguran lanjut.

Baca Juga: Cek Masa Subur Melalui 5 Jenis Lendir Serviks Berikut Ini!

Penyebab Flek Coklat Saat Hamil di Trimester Ketiga

flek coklat saat hamil muda

Foto: Orami Photo Stock

Pada trimester ketiga, perdarahan ringan atau bercak kebanyakan terjadi setelah berhubungan seks atau pemeriksaan serviks. Itu juga bisa terjadi karena "pertunjukkan berdarah," atau bisa jadi tanda nyeri persalinan.

Jika Moms mengalami pendarahan vagina yang parah selama trimester ketiga, segera cari perawatan medis darurat. Bisa juga disebabkan karena solusio plasenta. Jadi Moms harus berhati-hati dan jangan mengabaikannya ya.

Penanganan awal dari terjadinya perdarahan saat hamil muda yaitu segera berisitirahat. Langkah lain yang dapat dilakukan, yaitu:

  • Berbaring dan minimalisir waktu berdiri dan berjalan. Jika perlu, minta izin tidak masuk bagi ibu hamil yang masih bekerja.
  • Hindari berhubungan seks saat hamil selama perdarahan berlangsung.
  • Jangan pernah menggunakan pembersih vagina.
  • Hindari penggunaan tampon. Disarankan untuk memilih pembalut biasa. Manfaatkan pembalut untuk memudahkan enghitung seberapa banyak perdarahan yang terjadi.
  • Perhatikan warna dari darah yang keluar, misalnya merah muda, merah kecokelatan, merah terang, dan lain-lain.
  • Waspadai perdarahan jika keluar semakin deras menyerupai haid, tampak merah menyala, ataupun diiringi kram perut. Selain itu, perlu juga dicermati perdarahan yang terjadi secara terus menerus selama hamil muda.

Baca Juga: 17 Pekerjaan yang Tidak Boleh Dilakukan Ibu Hamil Muda, Catat!

Untuk sampai kapan bedrest yang dapat Moms lakukan tidak dapat di hitung seberapa lama waktunya, karena hal tersebut tergantung dari setiap individu ibu hamil yang tentunya berbeda.

Intinya dalam bedrest adalah selama kehamilan ini sebisa mungkin untuk mengurangi berbagai aktivtas seperti sebelum waktu hamil, sehingga di harapkan dengan perbedaan aktivitas tersebut dapat membantu meredakan keluarnya flek saat kehamilan.

"Untuk makanan, tentunya tidak ada yang secara spesifik dapat menghentikan flek tersebut. Intinya adalah konsumsi berbagai makanan dan minuman yang menyehatkan, hindari makanan cepat saji, dan sebagainya untuk kebutuhan nutrisi selama kehamilan," tutup dr. Adnan.

Itu dia Moms, penjelasan mengenai flek coklat saat hamil muda, hingga trimester kehamilan ketiga. Bila Moms memiliki pertanyaan lain, bisa langsung berkonsultasi dengan dokter kandungan, ya.

Artikel Terkait