Gratis Ongkir minimum Rp 300.000* Lihat detil

DIREKTORI

Belanja Berdasarkan Kategori :
Belanja Berdasarkan Kategori
DIREKTORI BELANJA
  • Promo & Highlights

  • Kebutuhan Bayi

  • Perlengkapan Bayi

  • Perawatan Pribadi

  • Supermarket

  • Rumah & Dekorasi

  • Kosmetik

  • Alat Kecantikan

  • Pakaian & Aksesoris

  • Kesehatan

  • Mainan & Media

  • Gadget & Elektronik

  • Harga Terbaik
  • Brand Pilihan
  • Promo ANZ 30% Semua produk




Tanya Pakar | Feb 19, 2018

3 Penyebab Timbul Flek Cokelat Saat Hamil dan Cara Mengatasinya

Bagikan


Tanya:

Sekarang saya berumur 29 tahun dan sedang hamil anak kedua. Riwayat hamil anak pertama saya tidak pernah mengalami flek. Hamil anak kedua, saya dikuret bulan November 2017 karena saya mengalami hamil kosong. Sekarang saya kembali hamil dan tanggal 11 Februari 2018 memasuki usia 7 minggu. Di kehamilan sekarang saya mengalami flek berwarna cokelat.

Flek yang pertama pada 30 Januari 2018 berwarna cokelat. Kemudian tanggal 3, 4, dan 9 Februari setiap saya bangun tidur pagi ada flek cokelat. Apakah ini normal atau pertanda tidak baik?

Jawab:

Flek saat hamil berbeda dengan pendarahan. Flek pada vagina sering terjadi pada trimester pertama kehamilan dan biasanya tidak menjadi masalah yang serius. Namun, flek atau pendarahan yang terjadi pada trimester kedua dan ketiga bisa menjadi tanda komplikasi kehamilan.

Berhubungan intim bisa menyebabkan flek. Pasalnya, daerah serviks pada wanita hamil menerima aliran darah lebih banyak. Inilah yang dinamakan ektopie atau kondisi di mana selaput lendir rahim tumbuh berlebihan sampai leher rahim.

Sifatnya mudah berdarah akibat sentuhan atau gesekan, sehingga menimbulkan flek-flek darah usai Anda berhubungan seksual. Hal tersebut normal dan biasanya tidak menimbulkan keguguran.

Berikut beberapa kemungkinan yang akan terjadi bila wanita hamil mengalami flek:

1. Keguguran

Flek di awal kehamilan bisa menjadi tanda awal keguguran. Gejalanya adalah kram atau nyeri pada perut atau panggul. Keguguran perdefinisi adalah keluarnya sebagian atau seluruh hasil konsepsi yang terjadi di awal kehamilan dan biasanya ketika janin belum berkembang. Pendarahan pun bisa semakin parah.

2. Kehamilan ektopik

Kehamilan ektopik adalah kehamilan yang terjadi di luar rahim, yaitu di tuba falopi atau bagian rongga perut lainnya. Anda perlu segera memeriksakan diri jika terjadi flek selama kehamilan, karena kehamilan ektopik membahayakan nyawa.

Umumnya, dokter akan memeriksa dengan USG transvaginal dan terapi kehamilan ektopik adalah tindakan operasi untuk melakukan pengangkatan sel telur yang telanjur berkembang di tuba falopi sebelum menimbulkan kerusakan yang lebih parah pada organ-organ reproduksi lainnya.

3. Masalah pada plasenta

Jika terjadi masalah pada plasenta, flek bisa terjadi pada trimester kedua atau ketiga. Keluarnya flek atau darah harus diwaspadai karena mungkin saja yang terjadi adalah terpisahnya plasenta dari dinding rahim.

Jika Anda hanya mengalami flek dan darah yang keluar tidak terlalu banyak, Anda tidak perlu khawatir karena hal tersebut tidak berbahaya bagi Anda dan janin. Namun, jika perdarahan menandakan keguguran atau prematur atau adanya plasenta munutupi jalan keluar dari bayi, maka Anda sebaiknya segera mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.

Cara menangangi 

Penanganan awal dari terjadinya perdarahan saat hamil muda yaitu segera berisitirahat. Langkah lain yang dapat dilakukan, yaitu:

- Berbaring dan minimalisir waktu berdiri dan berjalan. Jika perlu, minta izin tidak masuk bagi ibu hamil yang masih bekerja.

- Hindari berhubungan seks saat hamil selama perdarahan berlangsung.

- Jangan pernah menggunakan pembersih vagina.

- Hindari penggunaan tampon. Disarankan untuk memilih pembalut biasa. Manfaatkan pembalut untuk memudahkan menghitung seberapa banyak perdarahan yang terjadi.

- Perhatikan warna dari darah yang keluar, misalnya merah muda, merah kecokelatan, merah terang, dan lain-lain.

- Waspadai perdarahan jika keluar semakin deras menyerupai haid, tampak merah menyala, ataupun diiringi kram perut. Selain itu, perlu juga dicermati perdarahan yang terjadi secara terus menerus selama hamil muda

Untuk sampai kapan bedrest yang dapat anda lakukan tidak dapat di hitung seberapa lama waktunya, karena hal tersebut tergantung dari setiap individu ibu hamil yang tentunya berbeda. intinya dadlam bedrest adalah selama kehamilan ini sebisa mungkin untuk mengurangi berbagai aktivtas seperti sebelum waktu hamil, sehingga di harapkan dengan perbedaan aktivitas tersebut dapat membantu meredakan keluarnya flek saat kehamilan.

Untuk makanan, tentunya tidak ada yang secara spesifik dapat menghentikan flek tersebut. Intinya adalah konsumsi berbagai makanan dan minuman yang menyehatkan, hindari makanan cepat saji, dan sebagainya untuk kebutuhan nutrisi anda selama kehamilan.

Dijawab oleh dr. Adnan Yusuf

Sumber: meetdoctor.com

Bagikan

Artikel Terkait



Newsletter

Dapatkan diskon dan penawaran spesial setiap hari melalui email kamu dengan berlangganan newsletter.