Parenting

PARENTING
30 Desember 2019

3 Prinsip Peaceful Parenting, Mengasuh Anak Tanpa Marah-marah

Moms, yuk, tambah wawasan dengan menyimak tentang pola pengasuhan anak peaceful parenting.
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Orami
Disunting oleh Dina Vionetta

Yuk, tengok konsep peaceful parenting yang meminimalisir kemarahan pada anak. Mengasuh anak tanpa marah-marah? Sepertinya mustahil ya, Moms. Bagaimana pun juga, perilaku anak yang bermacam-macam kadang memang bisa bikin orang tua naik pitam.

Lalu, kira-kira seperti apa pengasuhan ala peaceful parenting yang dipopulerkan oleh Laura Markham Ph.D., psikolog klinis dan penulis buku Peaceful Parent, Happy Kids: How to Stop Yelling and Start Connecting?

Pendekatan peaceful parenting yang diajukan oleh dokter Markham mendorong orang tua untuk lebih mengendalikan diri dan emosi dalam mengasuh anak, serta fokus pada kebutuhan dan keadaan anak pada saat ini.

Kadang, orang tua menjadi emosional saat anak tidak menuruti perkataan orang tua. Reaksi yang kemudian muncul biasanya orang tua berteriak, marah-marah, atau mungkin menghukum anak.

Dokter Markham percaya, respons yang lembut, tenang, penuh perhatian, dan berempati pada anak jauh lebih baik daripada bersikap keras.

Moms dan Dads yang tertarik untuk mencoba pendekatan peaceful parenting dapat mengikuti tiga prinsip utamanya berikut.

Baca Juga: 6 Tips Memutus Lingkaran Toxic Parenting dan Bina Hubungan Sehat dengan Anak

Prinsip Peaceful Parenting

1. Mengendalikan Emosi

3 Prinsip Peaceful Parenting, Mengasuh Anak Tanpa Marah-marah 01.jpg

Foto: verilymag.com

Saat melihat si Kecil melakukan tindakan yang tidak sesuai dengan harapan atau preferensi orang tua, Moms dan Dads biasanya langsung ingin marah-marah.

Hal ini sebenarnya dapat dimengerti. Tetapi, dokter Markham menyarankan orang tua untuk tidak langsung menindaklanjuti dorongan untuk marah-marah itu dan ambil waktu sejenak untuk menarik napas panjang sambil mencoba mencerna situasi.

Kira-kira kenapa si Kecil tidak menuruti ucapan Moms? Kenapa ia memilih untuk bermain di ruang kerja Moms daripada di kamarnya sendiri atau di ruangan lain?

Meski hanya beberapa detik, namun, langkah tersebut ternyata efektif meredam emosi Moms yang tadinya memuncak.

Moms pun dapat mendekati si Kecil dan mempertanyakan tindakannya bermain di ruang kerja Moms dengan tenang.

Menurut dokter Markham, cara orang tua mengendalikan emosi akan dicontoh anak. Bila Moms memperlihatkan perilaku yang tenang dan terkendali, si Kecil pun akan mengikuti kebiasaan tersebut.

2. Lebih Dekat dengan Anak

3 Prinsip Peaceful Parenting, Mengasuh Anak Tanpa Marah-marah 02.png

Foto: pexels.com

Ini adalah prinsip peaceful parenting yang kedua. Dokter Markham mendorong orang tua untuk secara sadar melakukan langkah-langkah rutin yang dapat mendekatkan hubungan emosional mereka dengan anak.

Ini akan berpengaruh positif bagi perkembangan karakter maupun kepribadian anak; ia jadi lebih nyaman, mandiri, dan percaya diri.

Agar lebih dekat dengan anak, orang tua dapat secara sadar melakukan tindakan-tindakan ini setiap hari:

  • menyisihkan waktu bermain bersama anak
  • menyisihkan waktu untuk mengobrol dengan anak
  • menyisihkan waktu untuk makan malam bersama
  • menyempatkan memeluk anak
  • menemani anak sampai tertidur

Baca Juga: 3 Selebriti Indonesia yang Terapkan Pola Asuh Anti Mainstream, Tertarik Mencoba?

3. Mendidik, Bukan Mengatur

3 Prinsip Peaceful Parenting, Mengasuh Anak Tanpa Marah-marah 03.jpg

Foto: familylawsolutionsmn.com

Banyak orang tua menganggap anak harus diatur agar bisa menurut. Tetapi, menurut dokter Markham, dalam peaceful parenting, kepatuhan dan perilaku positif justru bisa muncul setelah orang tua tidak lagi banyak mengatur, marah-marah, berteriak, atau memberi hukuman.

Mendidik di sini artinya orang tua melatih anak untuk memahami emosi dan perasaan mereka. Anak jadi tahu apa yang ia suka dan tidak suka, baik dan buruk, konsekuensi dari masing-masing, apa yang orang tua suka dan tidak suka, dan pada akhirnya belajar memutuskan apa yang akan ia lakukan.

Dengan memiliki kemampuan untuk menentukan pilihan dan sikap, si Kecil akan mempunyai kecerdasan emosi yang bagus.

Nah, itulah 3 prinsip peaceful parenting. Moms sudah menerapkannya?

Baca Juga: Buku Parenting yang Wajib Dibaca oleh Orang Tua Baru

(AN)

Komentar

Yuk, ngobrol dan sharing pendapat dengan moms lainnya.

member-image

Beri Komentar...

Artikel Terkait