Gratis Ongkir minimum Rp 250.000* Lihat detil

DIREKTORI

Belanja Berdasarkan Kategori :
Belanja Berdasarkan Kategori
DIREKTORI BELANJA
  • Promo & Highlights

  • Kebutuhan Bayi

  • Perlengkapan Bayi

  • Perawatan Pribadi

  • Supermarket

  • Rumah & Dekorasi

  • Kosmetik

  • Alat Kecantikan

  • Pakaian & Aksesoris

  • Kesehatan

  • Mainan & Media

  • Gadget & Elektronik

Keamanan Anak | Jan 24, 2019

4 Cara Mengajarkan Anak Aman Berinternet

Bagikan


Mengajarkan keamanan berinternet pada anak bukan lagi sebuah pilihan, tapi wajib dilakukan oleh setiap orang tua.

Internet memang bisa menjadi sarana untuk mencari ilmu, berkomunikasi dengan teman dan keluarga, serta bermain game untuk hiburan.

Namun tidak boleh dilupakan juga kalau ada hal negatif dan berbahaya di internet, seperti cyberbullying, konten yang tidak pantas untuk anak, berita bohong dan spam, serta predator anak yang menyamar.

Baca Juga : Bolehkah Anak Punya Akun Media Sosial Sendiri?

Walaupun Moms bisa selalu menggunakan berbagai aplikasi parental control dan menerapkan aturan ketat tentang penggunaan internet di rumah, menanamkan kebiasaan berinternet dengan bijak pada anak juga tidak kalah penting.

Lagipula, tidak mungkin kan Moms terus mengatur penggunaan internetnya hingga dia remaja dan dewasa nanti?

Nah, untuk menanamkan kebiasaan berinternet yang bijak serta melindungi anak dari bahaya, Moms bisa mulai dengan beberapa aturan dasar keamanan berinternet bagi anak berikut :

1. Tidak Memposting Informasi Pribadi

Smarthomesage.com

Menurut National Center for Missing and Exploited Children, ini adalah aturan paling mendasar dalam mengajarkan keamanan berinternet pada anak.

Untuk mulai mengajarkan keamanan berinternet pada anak, berikan pemahaman bahwa ada informasi pribadi yang tidak boleh diunggah atau dituliskannya di forum publik internet, yaitu:

  • Nama lengkap dan nama orang tua.
  • Nama dan alamat sekolah.
  • Alamat dan nomor telepon anak serta orang tua.
  • Alamat email anak atau orang tua.
  • Nomor kartu kredit orang tua.

Jangan lupa ingatkan bahwa dia harus selalu meminta izin Moms atau Dads sebelum memberikan informasi pribadi kepada orang lain di internet.

2. Berhati-Hati Saat Membuka Situs dan Email

Rd.com

Saat mendampingi anak berinternet, beritahukan bahwa situs yang dia buka bisa saja mengandung iklan.

Nah, seringkali iklan tersebut akan membawa anak ke situs lain, yang beresiko mengandung virus, phishing, atau konten tidak pantas.

Moms bisa ajarkan bahwa cara terbaik untuk menghindari semua hal negatif tadi adalah dengan tidak mengklik elemen apapun yang ada di sebuah situs, selain dari isi utamanya.

Hal yang sama juga bisa terjadi pada email, jadi ajarkan anak untuk tidak membuka email yang berasal dari kontak tidak dikenal atau dengan subjek yang bernada iklan.

Beritahukan juga bahwa dia harus melaporkan pada Moms jika tidak sengaja melihat konten yang tidak pantas atau membuatnya tidak nyaman.

Baca Juga : Mengajarkan Dampak Positif dan Negatif Internet pada Anak

3. Waspada Saat Berinteraksi Dengan Orang Asing di Internet

Theblaze.com

Dalam mengajarkan keamanan berinternet pada anak, Moms juga perlu memberikan pengertian bahwa di internet semua orang bisa berpura-pura menjadi siapapun yang mereka inginkan.

Jadi ajarkan anak untuk hanya berbincang secara online dengan orang yang sudah dia kenal dan percaya di dunia nyata.

Beritahukan juga untuk segera memberitahu Moms atau Dads bila dalam percakapan online ada yang membuatnya merasa tidak nyaman, meminta informasi pribadi, atau memintanya untuk melakukan pembicaraan rahasia.

4. Selalu Bijak Saat Menuliskan Apapun Secara Online

Nischint.com

Santun dalam berinteraksi online juga menjadi bagian tidak terpisahkan dalam mengajarkan keamanan berinternet pada anak ya, Moms.

Berikan pemahaman bahwa apapun yang dituliskan dan diunggahnya di internet akan tetap berada disana untuk selamanya, bahkan hingga dia dewasa dan bekerja nanti.

Jadi ada beberapa aturan yang perlu diikuti, seperti:

  • Tidak mengatakan hal apapun yang tidak akan dikatakannya secara tatap muka. Ingatkan anak untuk menerapkan sopan santun yang sama dengan dunia nyata, baik itu di blog maupun dalam status dan kolom komentar di media sosial.
  • Tidak menyebarkan kabar atau berita yang belum dipastikan kebenarannya.
  • Tidak berkata kasar atau menyerang orang lain dan menjadi pelaku cyberbullying.
  • Tidak berbagi kata sandi dan informasi pribadi lainnya dengan orang lain di internet.

Yang tidak kalah penting, Moms juga perlu membuka kesempatan bagi si kecil untuk berdiskusi tentang aktivitas onlinenya tanpa langsung menghakimi atau memarahi.

Bagaimana menurut Moms, apalagi yang harus diajarkan pada anak agar dia aman berinternet?

(WA)

Bagikan

Artikel Terkait



Newsletter

Dapatkan diskon dan penawaran spesial setiap hari melalui email kamu dengan berlangganan newsletter.