Kesehatan

KESEHATAN
6 Desember 2020

4+ Cara Mengatasi Diare dengan Bahan Alami

Hindari makanan tinggi gula saat diare!
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Amelia Puteri
Disunting oleh Dina Vionetta

Yuk, tengok cara mengatasi diare dengan bahan alami ini.

Diare adalah salah satu penyakit paling umum yang bisa terjadi pada semua kelompok umur. Karena itu, penting mengetahui bagaimana cara mengatasi diare dengan bahan alami.

Diare bisa terjadi secara tiba-tiba, di mana buang air besar menjadi berair, lunak, perut bisa kembung atau tidak, dan kram.

John P. Cunha, DO, FACOEP, Dokter Kedokteran Darurat bersertifikat AS mengatakan apa yang menjadi penyebab dasar seseorang mengalami diare.

"Penyebab diare termasuk infeksi virus dan bakteri, serta parasit, gangguan usus atau penyakit (seperti sindrom iritasi usus besar), reaksi terhadap obat-obatan, dan intoleransi makanan," jelasnya dalam situs E-Medicine Health.

Baca Juga: Diare Pada Ibu Hamil, Bagaimana Mengatasinya?

Cara Mengatasi Diare Secara Alami

Gejala utama diare adalah tinja berair dan cair.

Selain itu, gejala diare lainnya termasuk kram perut, demam, kembung, urgensi buang air besar, dan dehidrasi.

Berikut ini cara mengatasi diare alami yang bisa dilakukan.

1. Minum Banyak Air Putih

Minum banyak air putih sangat penting ketika mengalami diare. Dehidrasi akibat diare dapat berakibat fatal pada anak kecil dan dewasa. Gunakan cairan hidrasi oral tanpa resep seperti Oralit untuk menjaga tubuh tetap terhidrasi.

Studi dari Journal of Parenteral and Enteral Nutrition menunjukkan bahwa untuk orang dewasa dengan gejala diare ringan, minuman elektrolit juga efektif sebagai cara mengatasi diare alami.

2. Konsumsi Probiotik

cara mengatasi diare-cokelat

Foto: Stock Photos

Probiotik adalah sumber bakteri "baik" yang bekerja di saluran usus untuk menciptakan lingkungan usus yang sehat. Pada dasarnya, probiotik adalah mikroorganisme hidup yang ada dalam makanan tertentu, seperti:

Bakteri baik yang hidup di dalam usus diperlukan untuk fungsi normal sistem pencernaan. Mereka memainkan peran penting dalam melindungi usus terhadap infeksi.

Konsumsi probiotik dapat membantu mengatasi diare dengan mengembalikan keseimbangan bakteri dalam usus.

Studi 2010 dalam jurnal Cochrane Library yang meninjau terhadap 63 studi tentang probiotik dengan lebih dari 8.000 peserta, menemukan bahwa probiotik dapat mempersingkat durasi pemulihan diare. Probiotik juga aman dikonsumsi, tanpa efek samping utama.

Baca Juga: Ternyata Banyak Jenisnya! Ini 5 Macam Diare yang Dapat Menyerang Tubuh

3. Makan Makanan yang Memulihkan Diare

Saat mengalami diare, disarankan untuk mengonsumsi makanan dalam porsi yang kecil tetapi sering.

Orang dewasa, bayi, balita, dan anak-anak yang mengalami diare harus mengikuti pola makan "BRAT" yaitu pisang (banana), nasi (rice), saus apel (apple sauce), dan roti bakar (toast).

"Diet BRAT (diet diare) adalah kombinasi makanan yang dikonsumsi untuk mengobati diare. Jika diare disertai mual, isap es batu sampai mual berhenti sebagai cara mengatasi diare," jelas Dr. John.

Namun, penting untuk dicatat bahwa diet BRAT sangat ketat dan tidak memberikan nutrisi seimbang. Moms bisa mengikuti diet ini sampai merasa lebih baik dan dilakukan tidak lebih dari 2 hari.

Baca Juga: Cara Mengatasi Diare Pada Balita

4. Menghindari Makanan Tertentu

cara mengatasi diare-hindari makanan manis

Foto: Orami Stock Photos

Seseorang yang mengalami kondisi diare harus menghindari makan makanan berminyak. Ini karena makanan berminyak dapat mengiritasi atau menekan saluran pencernaan.

Beberapa makanan yang sebaiknya dihindari untuk dikonsumsi saat diare yaitu:

  • Makanan tinggi lemak
  • Makanan berminyak
  • Makanan pedas
  • Makanan yang mengandung pemanis buatan
  • Makanan dengan tingkat fruktosa tinggi

Beberapa dokter merekomendasikan untuk menghindari produk susu, karena dapat memperburuk diare pada beberapa orang, terutama mereka dengan kondisi intoleransi laktosa.

5. Makan Pisang Hijau

Secara tradisional, pisang hijau telah digunakan untuk mengobati berbagai gangguan pencernaan. Studi dalam U.S. National Library of Medicine menunjukkan bahwa pisang hijau dapat digunakan untuk pengobatan diare klinis dan di rumah.

Lebih banyak penelitian dapat membantu memahami peran pisang hijau dalam mengobati diare dan membangun kemanjurannya.

6. Coba Asupan Cuka Apel

cara mengatasi diare

Foto: Orami Photo Stock

Cuka apel memiliki sifat antibakteri yang dapat membantu mengatasi diare yang disebabkan oleh bakteri. Namun, ini adalah pengobatan anekdot yang efeknya belum ditetapkan oleh studi klinis.

Cara menggunakanny, encerkan 1 sendok teh cuka sari apel ke dalam segelas air dan konsumsi dua kali sehari sampai kondisinya teratasi.

Baca Juga: Ketahui Manfaat Cuka Apel untuk Jerawat dan Kesehatan Lainnya!

7. Hindari Olahraga

Olahraga Moms, terutama yang berat, bisa membuat kita semakin mengalami dehidrasi.

“Ini bukan waktu untuk memulai berolahraga,” kata Sean Drake, seorang internis umum di Henry Ford Health System di Sterling Heights, Michigan.

Menurutnya tubuh kita butuh istirahat. Moms akan bisa melakukan aktivitas sehari-hari, tetapi jangan mengeluarkan banyak kalori ekstra yang bisa menambah dehidrasi.

Ada yang namanya "diare pelari", diare yang terjadi selama atau setelah lari, tetapi ini biasanya hanya terjadi pada orang yang lari jarak jauh. Tidak ada yang tahu pasti apa penyebab diare pelari, meskipun itu mungkin ada hubungannya dengan darah yang dialihkan dari usus atau bahkan dengan organ dalam yang terguncang oleh hentakan kaki kita.

Sebaiknya hindari makanan berserat tinggi yang menghasilkan gas seperti kacang-kacangan dan buah-buahan sebelum lari dan minum banyak cairan selama lari jika Moms rentan terkena diare.

8. Minum Teh

cara mengatasi diare

Foto: Orami Photo Stock

Beberapa orang mengatakan teh kamomil sebagai obat sederhana untuk diare, tetapi buktinya tidak terlalu jelas. Orang menemukan bahwa kombinasi ekstrak bunga chamomile, myrrh (getah pohon), dan arang kopi membantu mengatasi diare akut.

Teh serai, di sisi lain, mungkin memang bermanfaat untuk penyakit perut. Bahan ini bisa menenangkan naluri. Itu tidak selalu mempengaruhi diare, tapi bisa membantu mengatasi kram perut.

9. Coba Makan Jahe

Orang-orang telah beralih ke jahe selama ribuan tahun sebagai obat untuk semua jenis masalah perut, tetapi mungkin lebih efektif dalam mengobati daripada diare. Ini biasanya digunakan dalam bentuk makanan, teh, dan suplemen untuk meringankan mabuk perjalanan, mual terkait kehamilan, dan mual setelah operasi atau kemoterapi.

Jahe adalah obat yang baik jika kita sakit perut, tetapi mungkin tidak akan banyak membantu diare.

Beberapa orang menemukan bahwa jahe sebenarnya dapat menyebabkan diare dan masalah pencernaan lainnya seperti gas atau mulas. Tanyakan kepada dokter tentang penggunaan jahe jika Moms menggunakan pengencer darah. Wanita hamil harus selalu berkonsultasi dengan penyedia layanan kesehatan sebelum minum obat atau suplemen baru.

Baca Juga: 21+ Penyebab Sakit Perut Sebelah Kanan, Jangan Dianggap Sepele ya!

10. Asupan Larutan Rehidrasi Oral

cara mengatasi diare

Foto: Orami Photo Stock

Minum larutan rehidrasi oral dapat membantu meredakan diare Larutan rehidrasi oral (ORS) adalah campuran garam, air, dan glukosa yang membantu menyeimbangkan kembali kadar natrium dan air tubuh, sehingga meningkatkan fungsi pencernaan.

Cara menggunakan: campur ½ sendok teh garam dan 6 sendok teh gula dalam 1 L air dan konsumsi.

Itu dia, empat cara mengatasi diare yang mudah dilakukan. Jika diare masih berlangsung lebih dari dua hari, segera periksakan ke dokter ya, Moms.

Artikel Terkait