Gratis Ongkir minimum Rp 200.000* Lihat detil

DIREKTORI

Belanja Berdasarkan Kategori :
Belanja Berdasarkan Kategori
DIREKTORI BELANJA
  • Promo & Highlights

  • Kebutuhan Bayi

  • Perlengkapan Bayi

  • Perawatan Pribadi

  • Supermarket

  • Rumah & Dekorasi

  • Kosmetik

  • Alat Kecantikan

  • Pakaian & Aksesoris

  • Kesehatan

  • Mainan & Media

  • Gadget & Elektronik

  • Harga Terbaik
  • Brand Pilihan
  • Promo ANZ 30% Semua produk




Health | Mar 25, 2018

4 Cara Nyaman Santap Hidangan Bersantan Tanpa Takut Kolesterol Tinggi

Bagikan



Gulai dan Kare adalah makanan khas Indonesia yang banyak disukai. Tapi tahukah Moms? Di balik rasanya yang gurih dan menggoyang lidah, kandungan santannya dapat menaikkan kadar kolesterol dalam darah dan menurunkan kesehatan tubuh.

Untuk dapat menikmati hidangan bersantan ini, pintar-pintar mengontrol diri dengan cara-cara berikut ini :

Meningkatkan Asupan Serat

Makanan seperti biji-bijian, buah-buahan, sayuran, dan kacang-kacangan mengandung serat dan kaya lemak tak jenuh, direkomendasikan oleh situs Livestrong untuk menurunkan total kolesterol dalam darah.

Kurangi konsumsi makanan tinggi karbohidrat dan lemak, serta tingkatkan asupan sayuran maupun buah-buahan.

Hindari Santan Terlalu Kental

Tidak seperti kebanyakan makanan nabati lainnya, santan sangat tinggi lemak jenuh sehingga memiliki efek pada kadar kolesterol darah.

Mengonsumsi ½ cangkir santan dapat menyediakan 24 gram lemak jenuh, melebihi dari kebutuhan harian yang direkomendasikan per 2000 kalori, seperti yang dimuat oleh situs Livestrong, yang memberikan informasi tentang kesehatan, nutrisi, dan olahraga.

Hal ini juga ditekankan oleh Dietary Guidelines for Americans 2010 bahwa kurang dari 10% dari kalori yang dikonsumsi diperbolehkan berasal dari lemak jenuh. Untuk menghindarinya, batasi konsumsi hidangan bersantan, atau masak hidangan tersebut dengan menggunakan santan encer.

Baca Juga : Kolesterol Tinggi? Ini Makanan yang Perlu Dikonsumsi dan Dihindari

Mengganti Lemak Jenuh

Tidak semua lemak buruk untuk kadar kolesterol. Lemak tak jenuh ditemukan pada ikan dan minyak zaitun, yang dapat menurunkan kolesterol jahat sekaligus meningkatkan kolesterol baik.

Ganti makanan tinggi lemak jenuh, seperti daging merah dengan ikan. Tapi situs Livestrong juga menyarankan untuk membatasi konsumsi makanan lemak tak jenuh, karena biasanya mengandung tinggi kalori dan berisiko menyebabkan obesitas

Rutin Berolahraga

Kurangnya aktivitas fisik merupakan salah satu faktor risiko utama untuk penyakit jantung dan stroke. Manfaat olahraga tergantung pada durasi, frekuensi, dan intensitas.

Semakin banyak dan intens berolahraga, semakin mudah menurunkan berat badan dan kadar kolesterol dalam darah, seperti yang diterangkan situs Livestrong.

Namun jangan berlebihan ya, hal terbaik adalah melakukannya secara perlahan untuk membangun rutinitas, misalnya jalan cepat, joging, atau bersepeda.

Foto : Shutterstock

Bagikan

Artikel Terkait



Newsletter

Dapatkan diskon dan penawaran spesial setiap hari melalui email kamu dengan berlangganan newsletter.