Newborn

NEWBORN
7 Desember 2020

6 Penyebab Bayi Tidak Buang Air Besar, Sufor Salah Satunya!

Kurang bergerak salah satu pemicunya
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Dresyamaya
Disunting oleh Intan Aprilia

Bayi tidak bisa Buang Air Besar (BAB) atau sembelit pada bayi terjadi ketika Si Kecil memiliki tinja keras atau memiliki masalah dengan pencernaannya. Hal ini kerap terjadi saat bayi baru lahir atau saat bayi telah mengosumsi susu formula dan MPASI.

Bayi yang berusia lebih dari delapan minggu, biasanya 4-5 kali tidak buang air besar (BAB) dalam seminggu dan belum tentu bayi itu mengalami sembelit.

Bayi yang minum asi ekslusif hampir tidak pernah mengalami sembelit atau susah buang air besar.

Ini karena ASI mengandung pencahar alami dan nutrisi yang dapat dicerna oleh bayi.

Baca Juga: Bayi Sering Gumoh: Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya!

Bayi yang tidak buang air besar dalam waktu beberapa hari adalah hal yang normal. Ketika bayi masih mengomsumsi ASI, kondisi ini tidak perlu dikhawatirkan, ya Moms.

ASI adalah obat pencahar alami dan bayi yang disusui secara eksklusif yang belum memulai makanan, mereka akan buang air besar secara alami.

Mengutip dari situs Medline Plus, konstipasi atau sembelit sering terjadi pada anak-anak. Namun, saat bayi tidak buang air besar, umumnya kondisi ini berbeda setiap anak.

Sebuah penelitian yang dilakukan oleh Singapore Medical Journal, faktanya hingga 30% bayi tidak buang air besar, namun sering mengeluarkan gas dan ini hal yang sering terjadi. Biasanya saat buang air besar, tinja bayi akan lebih keras dari biasanya.

Ada beberapa penyebab bayi tidak buang air besar secara teratur. Berikut ini penjelasannya, simak ya, Moms.

Baca Juga: Ini 5 Cara yang Harus Moms Lakukan Saat Anak Susah Buang Air Besar

Penyebab Bayi Tidak Buang Air Besar

Bayi tidak buang air besar, normal kah?

Foto: Orami Photo Stock

Jika bayi telah diberikan susu formula, mereka akan buang air besar sekitar empat kali sehari atau sekali dalam beberapa hari.

Ini menjadi salah satu penyebab bayi tidak bisa buang air besar. Apabila bayi telah mengenal makanan padat atau MPASI, pencernaan bayi akan mulai beradaptasi lagi.

Pada bulan pertama, bayi cenderung buang air besar sekali sehari. Setelah itu, bayi tidak buang air besar dalam beberapa hari, bahkan seminggu.

Mereka juga akan kesulitan mengeluarkan tinja karena otot pada usus akan melemah. Mereka akan cenderung gelisah, menangis, dan wajah memerah ketika bayi tidak bisa buang air besar.

Apa yang menyebabkan bayi tidak bisa buang air besar? Berikut penjelasannya.

1. Susu Formula

Susu Formula Bayi sebabkan bayi tidak buang air besar

Saat bayi kurang bergeraka, maka otot pada usus juga tidak dapat bekerja secara optimal. Hal ini yang menyebabkan susu atau makanan padat yang bayi konsumsi susah untbuk dicerna secara alami.

Saat bayi telah mengenal susu formula, bayi tidak buang air besar lebih sering terjadi. Ini karena pencernaan bayi mulai mengenal nutrisi baru yang tak ada pada ASI eksklusif.

“Bayi yang diberi susu formula secara eksklusif, memiliki kemungkinan lebih besar untuk bayi tidak bisa buang air besar,” kata Jane Morton, profesor klinis pediatri di Stanford University School of Medicine.

Dokter Jennifer Shu, dokter anak di Atlanta, menambahkan bahwa susu formula bisa membuat kotoran anak lebih banyak dan keras, daripada ASI.

Jika bayi Moms memiliki alergi protein-susu atau intoleransi, bisa menjadi penyebab bayi mengalami sembelit atau tidak.

Formula berbasis susu dapat menyebabkan hal ini, serta susu dalam makanan ibu yang diberikan pada bayi melalui ASI. Ini juga berlaku untuk segala jenis susu yang dapat dikonsumsi bayi yang lebih lebih tua, seperti yogurt dan keju.

Baca Juga: 4 Fakta Tentang Susu Formula Bayi

2. Makanan yang Tidak Sesuai

Makanan tidak sesuai penyebab bayi tidak buang air besar

Foto: Orami Photo Stock

Ketika bayi berusia sekitar 6 bulan, dokter anak sering memberi tahu orang tua untuk menawarkan berbagai makanan bayi.

Beragam tekstur makanan mulai dikonsumsi bayi atau biasa yang kita kenal sebagai MPASI.

“Apa yang bayi kita makan akan sangat menentukan jenis kotoran yang Si Kecil,” kata Dr. Jennifer Shu. Banyaknya jenis makanan yang dikonsumsi, dapat menyebabkan bayi tidak buang air besar.

Cobalah pertimbangkan makanan yang akan Moms berikan pada anak, seperti saus apel, pisang, atau sereal.

Terlalu banyak jenis makanan ini, terutama sereal beras, dapat membuat bayi tidak buang air besar. Jadi pilih makanan anak dengan cermat ya Moms.

3. Terlalu Banyak Konsumsi Cairan

Terlalu banyak air putih penyebab bayi tidak buang air besar

Foto: Orami Photo Stock

Dehidrasi pada bayi bisa menjadi penyebab bayi tidak buang air besar. Namun saat mereka terlalu konsumsi cairan pada tubuh, ini juga bisa menjadi penyebab bayi tidak buang air besar.

Pemberian cairan atau air berlebihan pada bayi dapat mengakibatkan gangguan elektrolit yang dapat berakibat serius dan terkadang berakibat fatal.

ASI dan susu formula mengandung jumlah natrium, klorida, kalium, dan elektrolit lain yang telah sesuai porsinya.

Saat Moms mencoba memberikan minum air putih, kandungan pada air dapat menghancurkan sumber elektrolit pada tubuh.

Menurut studi yang dilakukan oleh Childrens MD MomDocs, bayi yang terlalu banyak mengonsumsi cairan selain menjadi penyebab tidak buang air besar, fungsi ginjal juga akan terganggu.

Sedangkan untuk anak berusia 3 bulan yang minum susu ekslusif tanpa cairan lain, dan mengalami tidak buang air besar, misalnya hingga 18 hari, ini adalah hal normal selama tidak ada gangguan kesehatan lain.

Baca Juga: Pentingnya Membiasakan Anak Minum Air Putih

4. Riwayat Keluarga

Saat bayi tidak buang air besar dalam beberapa kurun waktu, mungkin ini disebabkan riwayat keluarga yang juga mengalami sembelit. Bayi tidak buang air besar juga dipengaruhi dari apa yang dikonsumsi ibunya.

Saat ibu terlalu banyak mengonsumsi produk susu seperti keju dan susu sapi, ini akan menyebabkan bayi tidak buang air besar.

Menurut Mayo Clinic, ketika anak mengalami perubahan rutinitas seperti sedang travelling, perubahan cuaca, ini juga memengaruhi fungsi usus. Bayi tidak buang air besar akan lebih sering terjadi pada proses adaptasi ini.

5. Bayi Kurang Bergerak

Bayi kurang bergerak sebabkan bayi tidak buang air besar.jpg

Foto: Orami Photo Stock

Menurut Seattle Children, bayi yang kurang bergerak dan terlalu banyak di tempat tidur menjadi salah satu penyebab bayi tidak buang air besar. Maka dari itu Moms perlu mengajak anak bermain dan membuat ia bergerak.

Saat bayi kurang bergerak, maka otot pada usus juga tidak dapat bekerja secara optimal. Hal ini yang menyebabkan susu atau makanan padat yang bayi konsumsi susah untuk dicerna secara alami.

Bayi kurang bergerak saat usia satu tahun atau kurang. Ini menjadi penyebab bayi tidak bisa buang air besar.

Baca Juga: Redakan Diare dan Muntah pada Bayi dengan Makanan Ini

6. Gangguan Kesehatan

Penyakit tertentu dapat menyebabkan bayi tidak buang air besar. Saat bayi menangis atau tidak terlihat nyaman saat buang air besar, hal ini mungkin terjadi gangguan pada pencernaannya.

Biasanya, mengejan adalah hal normal saat bayi tidak buang air besar dan biasanya hanya mengeluarkan gas. Namun saat gas berbau tidak sedap, perut terasa keras, maka perlu dicurigai ia mengalami gangguan kesehatan.

Menurut Pregnancy Birth Baby, saat bayi berusia kurang dari 8 minggu tidak buang air besar selama 2-3 hari atau berat badan tidak bertambah, perlu pemeriksaan segera ke dokter untuk mendapatkan perawatan.

Baca Juga: Kenali Frekuensi BAB Bayi, Apakah Normal atau Diare?

Bayi tidak buang air besar dapat dibantu dengan memijat bagian perut bayi secara perlahan. Ini dapat merangsang bayi buang air besar. Mandi dengan air hangat juga akan merileksan otot-otot bayi.

Itu dia beberapa hal yang bisa menyebabkan bayi tidak buang air besar. Apakah bayi Moms juga mengalaminya?

Artikel Terkait