Gratis Ongkir minimum Rp 300.000* Lihat detil

DIREKTORI

Belanja Berdasarkan Kategori :
Belanja Berdasarkan Kategori
DIREKTORI BELANJA
  • Promo & Highlights

  • Kebutuhan Bayi

  • Perlengkapan Bayi

  • Perawatan Pribadi

  • Supermarket

  • Rumah & Dekorasi

  • Kosmetik

  • Alat Kecantikan

  • Pakaian & Aksesoris

  • Kesehatan

  • Mainan & Media

  • Gadget & Elektronik

  • Harga Terbaik
  • Brand Pilihan
  • Promo ANZ 30% Semua produk




Sex & Relationship | May 27, 2018

4 Tips Bercinta Saat Anak Tidur Sekamar dengan Orangtua

Bagikan


 

Urusan mesra-mesraan dengan pasangan tak lagi semudah dulu ketika Moms sudah memiliki anak. Bercinta dengan pasangan saat anak  tidur sekamar dengan orangtua memang membutuhkan strategi khusus. Terlebih bila Si Kecil masih sering terbangun saat tengah malam. Meski begitu, bukan berarti seks tak lagi menjadi prioritas. Semua ada siasatnya, kok. 

1. Find Another Spot

Banyak orangtua memilih tidur satu ranjang dengan anaknya. Awalnya mungkin bertujuan supaya Moms mudah menyusuinya di malam hari ketika Si Kecil masih bayi, dan kemudian berlanjut sampai anak beranjak balita.

Tapi masalahnya, space  untuk bercinta pun menjadi terbatas. Moms juga jadi was-was kalau gerakan dan bunyi-bunyian yang ditimbulkan selama bercinta bakal membangunkan anak.

Solusinya, cari area lain di dalam kamar untuk bercinta. Bercinta tak harus selalu dilakukan di tempat tidur, kan, Moms? Moms bisa menambahkan sebuah sofa bed kecil di samping tempat tidur untuk area bercinta, atau beraksi di atas karpet.

2. Letakkan Partisi

Meski anak tampak terlelap dalam tidurnya, pasti Moms kerap merasa risih bercinta dengan pasangan. Terlebih, ada kekhawatiran kalau-kalau anak terbangun dan memergoki sesi bercinta ini.

Coba atasi dengan membuat ‘sedikit ruang’ untuk melakukan aktivitas suami-istri di dalam kamar. Gunakan semacam partisi di sudut kamar yang jika Moms berada di baliknya, Si Kecil yang berada di tempat tidur tidak akan bisa melihatnya.

3. Pindah ke Ruangan Lain

Ya, bercinta memang idealnya dilakukan di kamar tidur. Tapi, kalau kamar tidur tidak memungkinkan menjadi lokasi bercinta, kenapa tidak mencoba memindahkan lokasi bercinta ke ruangan lain di dalam rumah? Misalnya, di kamar mandi. Sediakan saja kaos, daster, atau jubah kamar sebagai ‘penutup’ saat Anda berjalan keluar kamar.

4. The Art of Quickie

Menjadi orangtua, berarti Moms harus cerdik menemukan cara untuk membuat acara bercinta tetap menyenangkan di sela-sela keterbatasan. Salah satunya dengan quickie atau bercinta kilat.

Sebenarnya quickie sendiri tak harus merupakan hubungan seksual. Misalnya, berciuman, berpelukan, atau mandi berdua di pagi hari saat anak-anak belum bangun.

Beberapa penelitian menemukan bahwa sentuhan fisik yang positif akan merangsang keluarnya hormon oksitosin, yang juga dikeluarkan saat seseorang terangsang secara seksual dan orgasme. 

Bisa nyaman bercinta dengan pasangan meskipun anak tidur sekamar dengan orangtua memang membutuhkan kerjasama antara Moms dan pasangan. Dengan kreativitas berdua, sesi bercinta akan tetap bisa berjalan lancar dan menambah kehangatan rumah tangga Moms.

(VAN)

 

 

Bagikan

Artikel Terkait



Newsletter

Dapatkan diskon dan penawaran spesial setiap hari melalui email kamu dengan berlangganan newsletter.