Gratis Ongkir minimum Rp 250.000* Lihat detil

DIREKTORI

Belanja Berdasarkan Kategori :
Belanja Berdasarkan Kategori
DIREKTORI BELANJA
  • Promo & Highlights

  • Kebutuhan Bayi

  • Perlengkapan Bayi

  • Perawatan Pribadi

  • Supermarket

  • Rumah & Dekorasi

  • Kosmetik

  • Alat Kecantikan

  • Pakaian & Aksesoris

  • Kesehatan

  • Mainan & Media

  • Gadget & Elektronik

  • Harga Terbaik
  • Brand Pilihan
  • Promo ANZ 30% Semua produk




Perilaku Anak | Jun 5, 2018

5 Cara Mengajarkan Anak Agar Cinta Lingkungan

Bagikan


Sering dibuat kesal karena melihat orang membuang sampah sembarangan, entah itu puntung rokok, kemasan makanan, ataupun sampah lainnya? Moms tak sendirian, kok. Semua orang memang seharusnya tahu bahwa perilaku seperti itu bukan hanya berdampak buruk pada bumi, tapi juga akan membuat balita tumbuh tanpa rasa cinta lingkungan.

Bila hal ini terus dibiarkan, tentu akan berbahaya untuk kelangsungan hidup umat manusia di masa depan. Apalagi keadaan bumi sekarang semakin rusak dan memprihatinkan. Bukan hanya harus meninggalkan bumi dalam keadaan yang baik untuk anak, Moms juga bisa mewariskan generasi yang cinta lingkungan sejak dini. Coba cara ini untuk membuat anak cinta lingkungan sedari kecil:

1. Ajarkan Reduce, Reuse, Recycle

mengajarkan anak mendaur ulang sampah

Foto: media.chatterblock.com

Mengenalkan konsep reduce, reuse, recycle akan membantu balita lebih cinta lingkungan. Moms bisa jelaskan secara sederhana bahwa reduce berarti sebisa mungkin setiap orang berusaha harus mengurangi sampah yang dihasilkannya, sedangkan reuse dan recycle berarti memanfaatkan kembali sampah yang masih bisa dipakai atau mendaur ulangnya.

Supaya si kecil lebih mudah mengerti, berikan contoh nyata mengenai cara mengurangi, memakai kembali, serta mendaur ulang sampah setiap hari. Sebagai contoh, Moms bisa membiasakan diri membawa tas belanja dari rumah agar tak menambah jumlah sampah plastik di rumah atau menggunakan botol plastik bekas untuk dijadikan pot bunga.

2. Buat Kegiatan Mendaur Ulang Menjadi Menyenangkan

anak membawa telur di peternakan

Foto: www.tesco-baby.com

Ingin si kecil menghabiskan waktu dengan aktivitas produktif? Moms bisa mengajaknya berkreasi sekaligus mendaur ulang, supaya si kecil tahu bahwa sampah bisa disulap menjadi permainan yang menyenangkan. Dengan begini, si kecil bisa bermain, belajar, sekaligus memanfaatkan sampah yang tak terpakai di rumah.

Buat kegiatan daur ulang sebagai waktu kreatif. Si kecil bisa membuat beragam bentuk dari berbagai macam sampah, seperti plastik, kardus, atau kertas. Siapkan saja lem, karton, gunting, crayon, dan kertas berwarna sebagai tambahan agar hasilnya semakin seru.

3. Pergi Ke Alam Bebas

anak bermain di kebun

Foto: wydethemes.com

Ajak si kecil pergi pergi ke alam bebas yang belum terpapar polusi suara dan udara, seperti daerah pegunungan atau pantai yang masih bersih. Biarkan balita Moms melihat dan menikmati alam bebas dengan udara segar serta lingkungan asri yang kaya akan flora dan fauna yang indah.

Ingatkan padanya bahwa penting sekali untuk cinta lingkungan dan menjaga kelestariannya, minimal dengan tidak membuang sampah sembarangan, supaya ia bisa terus menikmati alam bebas hingga tua nanti.

4. Hindari Pemakaian Produk Tak Ramah Lingkungan

anak memegang tempat sampah daur ulang

Foto: cdn2.gbtimes.com

Kesadaran untuk cinta lingkungan memang akan muncul dari kebiasaan yang sederhana, seperti tidak membuang sampah sembarangan serta menghindari pemakaian produk yang tak ramah lingkungan.

Baca juga: 7 Tips Memilih Mainan Bayi Ramah Lingkungan

Balita mungkin masih belum bisa mengerti apa itu efek rumah kaca, bahaya karbondioksida, dan pentingnya menggunakan produk yang ramah lingkungan. Tapi, kalau Moms secara aktif terus bercerita dan memberikan pemahaman dengan contoh nyata, balita pasti bisa mengikuti, kok. 

Nah, Moms bisa memulainya dengan menggunakan tas belanja kain yang bisa dipakai ulang, menghindari produk styrofoam saat membeli makanan atau minuman, atau sekedar membawa tumbler atau tempat minum saat bepergian.

5. Minimalisir Penggunaan Kendaraan Pribadi

anak diantar ayah ke sekolah, mengantar anak ke sekolah

Foto: i.huffpost.com

Harus diakui, banyak masyarakat Indonesia masih tergantung pada kendaraan pribadi. Terlepas dari masalah sarana dan infrastruktur, sebenarnya cukup banyak manfaat yang bisa didapatkan dari menggunakan kendaraan umum, lho.

Dengan menggunakan kendaraan umum, sebenarnya kita akan menjadi lebih sehat, karena tubuh akan lebih banyak bergerak dari biasanya. Saat menggunakan transportasi publik, Moms juga bisa memperlihatkan konsekuensi dari perilaku tidak cinta lingkungan, seperti sampah yang berserakan serta lingkungan yang kotor di angkutan umum atau di sepanjang perjalanan.

Pola pikir cinta lingkungan hanya bisa muncul dari rutinitas dan kebiasaan yang baik. Jika Moms bisa terus memberikan pemahaman serta contoh menjaga kebersihan dengan baik, si kecil pasti akan tumbuh besar dengan rasa cinta lingkungan di hatinya. Yuk coba dilihat, ada sampah apa yang bisa dikreasikan bersama si kecil di rumah?

(WA)

Bagikan

Artikel Terkait



Newsletter

Dapatkan diskon dan penawaran spesial setiap hari melalui email kamu dengan berlangganan newsletter.