Gratis Ongkir minimum Rp 250.000* Lihat detil

DIREKTORI

Belanja Berdasarkan Kategori :
Belanja Berdasarkan Kategori
DIREKTORI BELANJA
  • Promo & Highlights

  • Kebutuhan Bayi

  • Perlengkapan Bayi

  • Perawatan Pribadi

  • Supermarket

  • Rumah & Dekorasi

  • Kosmetik

  • Alat Kecantikan

  • Pakaian & Aksesoris

  • Kesehatan

  • Mainan & Media

  • Gadget & Elektronik

Rupa-rupa | Nov 13, 2018

5 Fakta Kartu Nikah, Apa Bedanya Dengan Buku Nikah?

Bagikan



Kementerian Agama (Kemenag) akan segera meluncurkan Kartu Nikah. Lalu apa bedanya dengan Buku Nikah?

Berikut ini beberapa fakta mengenai Kartu Nikah yang perlu kita ketahui, dikutip dari Kemenag.go.id.

Baca Juga : 5 Kebiasaan yang Harus Dihilangkan Setelah Menikah

Berukuran Sebesar KTP

Dari foto yang diunggah Kemenag, Kartu Nikah akan dibuat sebesar dan setipis ukuran KTP agar bisa disimpan di dompet.

Kartu Nikah tersebut berbentuk persegi panjang dengan tulisan Kementerian Agama dan 'Kartu Nikah' di atasnya.

Kartu nikah tersebut berlatar warna hijau dengan banyak logo Kemenag yang dibuat transparan. Kemudian di bagian tengah ada foto suami dan istri dan di bawah terdapat kode QR.

Berlaku Untuk Pasangan yang Menikah Setelah 8 November 2018

Direktur Bina KUA dan Keluarga Sakinah Kemenag Mohsen menuturkan, Kartu Nikah akan diberikan kepada pasangan yang menikah setelah aplikasi Sistem Informasi Manajemen Nikah (SIMKAH) diluncurkan pada 8 November 2018.

“Jadi, pengantin akan mendapatkan buku nikah dan Kartu Nikah sekaligus," tutur Mohsen.

Adapun untuk pasangan yang sudah menikah, nantinya akan memperoleh Kartu Nikah secara bertahap.

Baca Juga : Ini 5 Cara Cepat Hamil Setelah Menikah

Dilengkapi dengan QR Code

Buku Nikah dan Kartu Nikah yang akan diberikan kepada pasangan nikah diberi kode QR yang dapat dibaca dengan menggunakan barcode/QR scanner yang tersambung dengan aplikasi SIMKAH untuk mengatasi maraknya pemalsuan buku nikah.

Kartu nikah berisi tentang informasi pernikahan yang bersangkutan seperti nama, nomor akta nikah, nomor perforasi buku nikah, dan tempat dan tanggal nikah.

“Inovasi ini diharapkan outputnya langsung dapat dirasakan masyarakat . Masyarakat kini tidak perlu repot lagi untuk membawa buku nikah, cukup Kartu Nikah saja,” kata Mohsen.

Mulai Diterbitkan di Kota Besar

Sebagai tahap awal, pada 2018, Kartu Nikah akan diperuntukkan bagi pasangan menikah di 67 kota besar di Indonesia.

“Selanjutnya, pada tahun 2019 direncanakan akan diterbitkan 2,5 juta Kartu Nikah,” jelas Mohsen.

Nantinya, Kartu Nikah benar-benar menggantikan peran buku nikah yang akan 'pensiun' pada 2020.

Terintegrasi dengan Data Kependudukan

Menurut Mohsen, SIMKAH juga terhubung dengan aplikasi data Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) yang dikelola oleh Kementerian Dalam Negeri.

“Jadi bila seseorang dicatatkan pernikahannya di aplikasi SIMKAH, otomatis status perkawinan di data Dukcapilnya pun akan berubah,” jelas Mohsen.

Itulah beberapa fakta mengenai Kartu Nikah yang akan segera menggantikan fungsi buku nikah. Jadi lebih praktis ya Moms?

(AND)

Foto: Kemenag.go.id

Bagikan

Artikel Terkait



Newsletter

Dapatkan diskon dan penawaran spesial setiap hari melalui email kamu dengan berlangganan newsletter.