Kesehatan

6 Januari 2021

9 Larangan Saat Haid Menurut Islam dan Kesehatan, Wajib Tahu!

Bisa berakibat buruk bagi kesehatan, lho
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Dresyamaya Fiona
Disunting oleh Amelia Puteri

Menstruasi atau haid adalah hal alami yang dialami oleh tubuh wanita setiap bulannya, sebab ketika sel telur wanita tidak dibuahi, maka akan luruh dengan sendirinya lewat proses menstruasi.

Seiring dengan berjalannya proses tersebut, terjadi pula bermacam perubahan hormonal pada tubuh wanita.

Kebanyakan wanita akan mengalami mood swing, nafsu makan yang menggila, rasa nyeri di sekujur tubuh, pusing, dan bahkan nafsu untuk berhubungan badan lebih tinggi.

Hal inilah yang kemudian membuat wanita harus belajar untuk mengontrol dirinya agar tidak menuruti perubahan hormonal tersebut.

Ternyata, Moms perlu tahu larangan saat haid menurut Islam dan larangan haid menurut kedokteran. Apa saja ya? Yuk simak.

Larangan Saat Haid Menurut Islam

larangan haid menurut islam

Foto: Orami Photo Stock

Dalam Islam, wanita yang sedang mengalami haid tidak diperbolehkan untuk melakukan beberapa hal seperti berpuasa, sholat dan lain sebagainya.

Al hafidz Ibnu Hajar dalam Fathul Bari mengatakan:

"Larangan salat bagi perempuan haid adalah perkara yang telah jelas karena kesucian dipersyaratkan dalam salat dan perempuan haid tidak dalam keadaan suci. Adapun puasa tidak dipersyaratkan di dalamnya kesucian maka larangan puasa bagi perempuan haid itu sifatnya adalah ta'abudi (hal yang berkaitan dengan ibadah)"

1. Salat

Larangan saat haid pertama menurut Islam adalah tidak boleh melaksanakan salat saat sedang menstruasi.

"Apabila haid datang, tinggalkanlah salat," (HR Bukhari dan Muslim).

Suatu hari, datanglah seorang wanita dan bertanya kepada Aisyah, "Apakah salah seorang dari kami harus mengqadha salat bila telah suci dari haid?"

Kemudian istri Nabi pun bertanya, "Apakah engkau wanita Hururiyah? Kami dulunya haid di masa Nabi SAW. Beliau tidak memerintahkan kami mengganti salat." (HR. Bukhari)

Ketika dalam masa haid, berarti seorang wanita sedang dalam keadaan tidak suci atau kotor, sehingga larangan saat haid ini tidak boleh dilanggar.

2. Membaca Al-Quran

Malam Nuzulul Quran, Ini Makna dan Amalan Baiknya.jpg

Foto: Orami Photo Stock

Selain tidak melaksanakan salat, larangan saat haid kedua adalah wanita tidak boleh membaca Al-Quran ketika dalam menstruasi.

Rasulullah Saw. bersabda,

"Orang junub dan wanita haid tidak boleh membaca sedikit pun dari Alquran," (HR. Tirmidzi)

Oleh karena itu Moms bisa membacanya kembali setelah selesai masa haid dan melakukan mandi wajib dengan benar.

3. Menunda Tawaf

Ketika sedang melaksanakan haji, larangan saat haid bagi wanita adalah menunda tawaf. Sebab, ia sedang dalam tidak suci dan dilarang beribadah dalam sementara waktu.

Larangan saat haid menurut Islam dengan tidak melaksanakan tawaf ini diperbolehkan untuk wanita menstruasi.

Rasulullah SAW bersabda kepada Aisyah ketika sedang melaksanakan haji dan sedang haid,

"Kerjakanlah segala yang dikerjakan oleh orang yang sedang berhaji, tetapi jangan melakukan tawaf." (HR. Bukhari dan Muslim).

Baca Juga: Oral Seks dalam Islam, Bolehkah?

4. Berpuasa

puasa.jpg

Foto: Orami Photo Stock

Larangan saat haid menurut Islam seterusnya adalah tidak boleh berpuasa ketika menstruasi.

Sebuah hadist mengatakan,

‘"Kami dahulu juga mengalami haid, maka kami diperintahkan untuk mengqadha’ puasa dan tidak diperintahkan untuk mengqadha’ shalat’” (HR. Muslim)

Dari hadist diatas tersebut, bahwa larangan saat haid untuk berpuasa ini, dapat diganti di kemudian hari. Namun tak berlaku untuk salat.

Bukan hanya diharamkan untuk berpuasa ramadhan, puasa-puasa sunnah pun dilarang tentunya ketika wanita dalam masa haid dan nifas.

5. Berhungan Seksual

Berdasarkan QS Al Baqarah : 222, saat wanita sedang haid atau menstruasi, maka ia diharamkan untuk melakukan hubungan suami istri atau berjima dengan suaminya. Dalam sebuah hadist pun disampaikan bahwa,

Barangsiapa yang menyetubuhi wanita haid atau menyetubuhi wanita di duburnya, maka ia telah kufur terhadap apa yang diturunkan kepada Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam.” (HR. Tirmidzi dan Ibnu Majah)

Selain itu sebuah hadist turut mengatakan,

Lakukanlah segala sesuatu (terhadap wanita haid) selain jima’" (HR. Muslim)

Dalam hadits disebutkan bahwa berhubungan seksual dengan wanita haid tidak masalah selagi tidak terjadi pada vagina.

Baca Juga: Cara Marah pada Suami Sesuai Tuntunan Islam

Larangan Haid Menurut Medis

larangan saat haid-6

Foto: Orami Photo Stock

Setelah mengetahui larangan haid menurut Islam, ternyata ada beberapa hal yang perlu Moms tahu larangan saat haid dari sisi medis.

Larangan saat haid menurut kedokteran ini perlu Moms ketahui untuk mengetahui infeksi yang bisa ditimbulkan saat haid.

Apa saja ya? Yuk simak.

6. Mengonsumsi Alkohol

Alkohol dapat menimbulkan sejumlah efek negatif pada tubuh ketika sedang haid. Larangan saat haid untuk tidak mengonsumsi alkohol dapat memperburuk gejala menstruasi.

Misalnya, alkohol dapat membuat dehidrasi, yang dapat memperburuk sakit kepala dan menyebabkan kembung. Ini juga dapat menyebabkan masalah pencernaan, seperti diare dan mual.

Selain itu, minum alkohol saat menstruasi dapat menyebabkan beberapa gejala termasuk:

  • Sakit kepala
  • Mual
  • Muntah
  • Diare
  • Kelelahan

7. Malas Mengganti Pembalut

Sering Memakai Pembalut Membuat Wanita Tidak Subur? 3

Foto: Orami Photo Stock

Saat menstruasi, larangan saat haid menurut medis selanjutnya adalah jangan malas untuk mengganti pembalut.

MenurutCleveland Clinic, pembalut yang jarang diganti dapat menyebabkan infeksi dan ruam di daerah kemaluan.

Pembalut merupakan hal yang sering dipakai wanita ketika haid, selain menstrual cup dan tampon.

Jangan malas untuk menggantinya terutama jika darah yang keluar sedang banyak-banyaknya. Alasan utamanya adalah untuk mencegah adanya dari infeksi vagina.

8. Makanan Mengandung Garam

Meskipun mungkin sangat ingin makan kentang goreng, atau mengunyah beberapa camilan asin, justru larangan saat haid menurut medis adalah mengurangi makanan mengandung garam berlebih.

"Makanan asin berkontribusi pada kembung / retensi air yang dirasakan wanita sekitar waktu menstruasi mereka," kata Dr. Angela Jones, obygn melansir Bustle.

Makan makanan asin juga bisa memperparah kram saat menstruasi.

Baca Juga: Darah Menstruasi Sedikit, Aman atau Tidak?

9. Jangan Kerja Terlalu Keras

larangan saat haid-9

Foto: Orami Photo Stock

Saat menstruasi, Moms sebaiknya tidak bekerja terlalu keras dan tetap berolahaga. Larangan saat haid untuk tidak melakukan kerja terlalu keras dapat memperparah rasa nyeri.

Sebab rasa nyeri yang muncul saat menstruasi dan dipadukan dengan kerja yang keras akan membuat rasa nyeri tersebut semakin memburuk.

Untuk meredakan hal itu Moms bisa berolahraga ringan untuk meringankan nyeri seperti yoga, lari atau meditasi.

Bagaimana Moms, mudah bukan untuk menghindari larangan saat haid untuk menjaga kesehatan diri? Apakah Moms pernah melakukan hal-hal yang disebutkan diatas saat menstruasi?

Produk Rekomendasi

TOOLS PARENTING

Komentar

Yuk, ngobrol dan sharing pendapat dengan moms lainnya.

member-image

Beri Komentar...

Artikel Terkait