Gratis Ongkir minimum Rp 250.000* Lihat detil

DIREKTORI

Belanja Berdasarkan Kategori :
Belanja Berdasarkan Kategori
DIREKTORI BELANJA
  • Promo & Highlights

  • Kebutuhan Bayi

  • Perlengkapan Bayi

  • Perawatan Pribadi

  • Supermarket

  • Rumah & Dekorasi

  • Kosmetik

  • Alat Kecantikan

  • Pakaian & Aksesoris

  • Kesehatan

  • Mainan & Media

  • Gadget & Elektronik

  • Harga Terbaik
  • Brand Pilihan
  • Promo ANZ 30% Semua produk




Perilaku Balita | Sep 16, 2018

5 Kesalahan Yang Tanpa Sadar Dilakukan Orangtua Terhadap Balita

Bagikan


Hampir setiap orangtua memang menjadi role model bagi anaknya. Jadi jika Moms  atau Ayah melakukan kesalahan, bisa jadi anak akan mencontoh kesalahan tersebut.

Sayangnya, terkadang kita sebagai orangtua tidak menyadari kesalahan-kesalahan yang dilakukan kepada Si Kecil. Beberapa hal di bawah ini adalah contohnya:

Melarang Tanpa Alasan

Seringkali Moms menegur Si Kecil agar tidak melakukan hal begini atau begitu. Namun Moms tidak menjelaskan pada balita kenapa Moms melarangnya melakukan hal tersebut.

Akibatnya anak tidak tahu apa yang dilakukan itu benar atau salah serta dampak apa yang diperoleh baik bagi dirinya atau orang lain.

Seringkali yang keluar dari mulut kita hanyalah, “Pokoknya tidak boleh”. Inilah yang menyebabkan balita atau anak anda terus mencoba hal yang baru. Apalagi jika hal-hal baru yang dilakukan selalu salah dihadapan Moms.

Ketidaktahuan Si Kecil ini membuat dia berbalik untuk melakukan hal-hal yang tidak disukai oleh orangtuanya. Hal ini sebagai bentuk “protes” dan ungkapan kekesalan Si Kecil terhadap tindakannya yang dianggap selalu salah.

Campur Tangan Pihak Lain

Dalam mendidik balita diperlukan kerjasama dari orangtua. Kekompakan dan satu suara menjadi hal penting dalam mendidiknya. Namun, bagaimana jika ada pihak ketiga yang mencoba ikut campur dan cenderung membela Si Kecil?

Tentu hal ini akan berdampak pada perilaku anak yang lebih mencoba berlindung pada orang yang membelanya. Akibatnya anak akan melawan orang tuanya. Pihak lain disini bisa dari keluarga dekat seperti kakek, nenek, kakak, om, tante, atau kerabat lainnya.

Sibuk Sosial Media

Saat Moms menemani balita bermain pasti menemukan segala hal yang lucu atau tingkah lakunya yang menggemaskan. Hal ini terkadang membuat Moms mengabadikannya dalam bentuk foto dan posting di media sosial.

Akhirnya Moms akan terlau asyik dengan sosial media dengan segala komentar yang masuk dan Si Kecil pun menjadi terlantarkan.

Moms seolah sibuk dengar jari-jari tangan yang bergerak cepat membalas setiap komen yang masuk tanpa memperhatikan lagi kondisi balita anda. Merasa tidak diperhatikan membuat anak sering rewel untuk mendapat perhatian Moms.

Namun jika Moms tetap bersikap cuek dan hanya sibuk dengan sosial media saja tentu akan membuat anak akan bersikap demikian ke depannya. Sikap cuek dan masa bodoh dari anak tentu akan dialami disaat Moms membutuhkannya.

Tertawa Tidak Sesuai Kondisi

Tingkah laku lucu balita sering membuat orang-orang yang memperhatikannya menjadi tertawa. Namun, tidaklah tepat jika bahan tertawaan itu adalah anak Moms sendiri. Apalagi jika Si Kecil menyadari bahwa dialah yang menjadi sumber pembicaraan. Akibatnya anak merasa tidak dihargai.

Intonasi Keras

Seringkali Moms tidak sadar berbicara keras di depan balita padahal bermaksud untuk mendidiknya. Namun, seperti diketahui bahwa banyak hal yang anak belum pahami.

Jika hal ini Moms lakukan pada anak, bisa jadi malah menjatuhkan mentalnya.  Bila dilakukan secara berulang dan dalam jangka waktu lama akan berpengaruh pada psikis anak.

Sesuai paparan di atas, apakah Moms pernah melakukan kesalahan-kesalahan di atas? Jika iya, segeralah evaluasi diri untuk memperbaiki segala kesalahan yang ada. Berikan nasehat lembut dan bisa dimengerti olehnya.

(PIA)

Bagikan

Artikel Terkait



Newsletter

Dapatkan diskon dan penawaran spesial setiap hari melalui email kamu dengan berlangganan newsletter.