Kesehatan

21 April 2019

5 Manfaat Keju Untuk Kesehatan, Mengusir Penyakit Jantung dan Penyakit Kronis Lainnya

Ada segudang alasan kenapa keju baik untuk dikonsumsi.
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Dina Vionetta
Disunting oleh Dina Vionetta

Siapa yang tak suka keju? Mulai dari bayi hingga orang dewasa, hampir semua suka keju.

Rasanya yang gurih, membuat keju tak pernah gagal disandingkan dengan makanan jenis apapun, baik manis maupun asin.

Tapi, yang penting Moms ketahui, bukan itu alasan sebenarnya kenapa keju baik untuk dikonsumsi.

Terbuat dari susu, keju adalah sumber kalsium, lemak, dan protein.

Keju juga mengandung vitamin A dan vitamin B12 dalam jumlah tinggi, serta mineral, seng, dan fosfor.

Menurut Natalie Butler, RD, LD, nutrisionis bersertifikat pemilik Nutrition By Natalie, keju dan produk susu lainnya dapat mencegah gigi berlubang.

Dalam sebuah penelitian di Denmark di tahun 2015, anak-anak usia 3 tahun dengan asupan susu di atas rata-rata lebih jarang mengalami gigi berlubang dibandingkan anak sebaya yang asupan susunya di bawah rata-rata.

Moms mau tahu manfaat keju lainnya untuk kesehatan? Simak faktanya di bawah ini, ya:

1. Menurunkan Risiko Penyakit Jantung

5 alasan keju baik untuk dikonsumsi 1

Foto: eatingwell.com

Beberapa peneliti mengaitkan manfaat konsumsi keju dengan Paradox Prancis - bahwa orang Prancis memiliki tingkat penyakit jantung yang rendah terlepas dari kesukaan mereka terhadap keju dan makanan tinggi lemak jenuh lainnya, seperti mentega dan daging bebek. 

Hal ini terkait dengan laporan hasil penelitian tahun 2016 yang menganalisis hasil dari 31 studi kohort prospektif (yang mengamati orang sepanjang hidup mereka), yang membandingkan hubungan jumlah orang yang makan keju dengan risiko penyakit kardiovaskular.

Temuannya menunjukkan, orang yang mengonsumsi 200 gram keju setiap hari memiliki 18 persen risiko lebih rendah terkena penyakit jantung.

Menurut laporan yang tertulis di British Journal of Nutrition, diduga hal ini berkat kandungan mineral seperti kalsium, kalium, dan magnesium, serta vitamin seperti riboflavin dan B12.

Temuan lainnya juga mengungkap bahwa konsumsi 50 g keju sehari dapat mengurangi risiko stroke hingga 13 persen.

Baca Juga: Tekanan Darah Rendah Saat Hamil, Bagaimana Cara Mengatasinya?

2. Menangkal Diabetes

5 alasan keju baik untuk dikonsumsi 2

Foto: pixabay.com

Konsumsi 175 g keju sehari dapat menurunkan risiko terkena diabetes tipe 2 hingga 8 persen, demikian menurut analisis studi yang tertulis dalam American Journal of Clinical Nutrition. 

Studi lain di Swedia menemukan bahwa wanita yang makan kurang dari 200 g keju ternyata juga menurunkan risiko diabetes tipe 2 mereka.

Lemak jenuh rantai pendek dalam keju dikaitkan dengan turunnya risiko diabetes tipe 2.

Ditambah, kalsium — yang meningkatkan sekresi insulin dan dapat mengurangi resistensi insulin — dapat menangkis penyakit ini.

Baca Juga: 7 Makanan Ini Bisa Menurunkan Tekanan Darah Tinggi Dengan Cepat

3. Membantu Menurunkan Tekanan Darah

5 alasan keju baik untuk dikonsumsi 3

Foto: pixabay.com

Menurut sebuah studi tahun 2016 di European Journal of Clinical Nutrition yang diikuti 960 pria Prancis selama hampir 15 tahun, konsumsi 200 g keju sehari memiliki efek dalam menurunkan tekanan darah.

Lagi-lagi, hal ini berkat peran kalsium yang mengekang penyerapan lemak di dalam usus.

4. Memperbaiki Kadar Kolesterol

5 alasan keju baik untuk dikonsumsi 4

Foto: pixabay.com

Keju juga dapat memperbaiki kadar kolesterol Moms yang selama ini mungkin terlalu tinggi. 

Mengonsumsi keju memungkinkan Moms untuk memiliki kadar kolesterol total dan LDL yang lebih rendah.

Perubahan kadar kolesterol ini bisa jadi karena kemampuan kalsium untuk mengangkut lemak melalui usus, sehingga tubuh tidak menyerap lemak dan kalori dari makanan.

Baca Juga: Daging Ayam vs Daging Bebek, Mana yang Lebih Sehat?

5. Membuat Moms Lebih Kuat

5 alasan keju baik untuk dikonsumsi 5

Foto: pixabay.com

Konsumsi hampir secangkir keju ricotta sehari selama 12 minggu akan meningkatkan massa otot dan meningkatkan keseimbangan pada orang dewasa yang sehat berusia di atas 60 tahun. 

Hasil penelitian yang diterbitkan pada tahun 2014 di Clinical Interventions in Aging ini mengatakan bahwa protein susu kasein dan whey diduga penyebabnya.

Sekarang, setelah tahu 5 manfaat keju saat dikonsumsi untuk menangkal penyakit kronis, Moms tak perlu takut lagi mengonsumsi keju, ya.

(VAN)

Produk Rekomendasi

TOOLS PARENTING

Komentar

Yuk, ngobrol dan sharing pendapat dengan moms lainnya.

member-image

Beri Komentar...

Artikel Terkait