Trimester 1

TRIMESTER 1
18 Oktober 2020

5+ Pantangan Makanan di Awal Kehamilan, Bisa Berbahaya!

Jaga agar janin di dalam kandungan sehat
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Adeline Wahyu
Disunting oleh Dina Vionetta

Yuk, simak pantangan makanan di awal kehamilan yang bisa berbahaya ini.

Sebagian besar wanita tidak sadar bahwa mereka sedang hamil hingga mereka melewatkan periode menstruasinya. Seiring berjalannya waktu saat mulai curiga bahwa sedang hamil, melakukan tes dan positif hamil, bulan pertama kehamilan sudah hampir dilewati.

Selama kehamilan, nutrisi dan diet memainkan peranan penting dalam pertumbuhan dan perkembangan bayi yang sehat.

Diet selama awal kehamilan juga memainkan peran penting dalam mendukung kesehatan janin yang sedang berkembang. Karenanya, Moms harus mengetahui apa saja pantangan makanan di awal kehamilan yang harus dihindari.

Baca Juga: 5 Tips Mengatasi Alergi Makanan pada Ibu Hamil

Pantangan Makanan di Awal Kehamilan

Makanan selama awal kehamilan harus mencakup banyak buah dan sayuran. Berikut adalah pantangan makanan di awal kehamilan yang harus Moms perhatikan agar janin di dalam kandungan bisa tumbuh dengan optimal.

1. Seafood

pantangan makanan di awal kehamilan

Foto: weber.com

Banyak ibu hamil mungkin ingin mengonsumsi makanan laut favoritnya seperti sushi, namun sayangnya hal ini dilarang, terlebih lagi di awal kehamilan.

Sebagian besar makanan laut mengandung sejumlah kecil merkuri. Senyawa yang mengandung merkuri (methylmercury) tidak mudah terurai dalam air asin tetapi diuraikan oleh aksi materi vegetatif dalam air tawar.

Sementara tubuh orang dewasa mungkin tidak terpengaruh oleh merkuri tersebut, ynamun bisa berpengaruh pada otak bayi yang masih dalam tahap awal pengembangan di awal kehamilan.

2. Kedelai

pantangan makanan di awal kehamilan

Foto: goodhousekeeping.com

Menurut American Pregnancy Associations, pantangan makanan di awal kehamilan selanjutnya adalah kedelai. Fitoestrogen adalah senyawa yang ditemukan dalam kedelai dan tumbuhan tertentu yang digunakan untuk meningkatkan kesuburan.

Fitoestrogen berperan sebagai estrogen alami dan berikatan dengan reseptor estrogen, yang membuatnya menjadi asupan yang baik bagi wanita yang berusaha untuk hamil.

Namun, jika sedang hamil, hormon ini dapat mempengaruhi perkembangan otak, organ seksual, dan sistem kekebalan tubuh bayi kita.

Baca Juga: 6 Jenis Nutrisi yang Wajib Dikonsumsi Oleh Ibu Hamil Trimester Pertama

3. Makanan Cepat Saji

pantangan makanan di awal kehamilan

Foto: nationalgeographic.grid.id

Banyak wanita hamil ingin makan makanan cepat saji selama kehamilan. Kebanyakan orang, terlepas dari apakah sedang hamil atau tidak, mendadak mengidam makanan cepat saji bisa muncul begitu saja.

Jumlah kalori yang tinggi dalam makanan cepat saji dapat menyebabkan kadar glukosa darah ibu hamil naik dan turun dengan cepat. Keadaan ekstrem ini dapat menyebabkan iritabilitas, kelelahan, dan dalam jangka panjang, kerusakan organ vital.

4. Makanan Pedas

pantangan makanan di awal kehamilan

Foto: thrillist.com

Makanan yang pedas juga masuk dalam daftar pantangan makanan di awal kehamilan. Jenis makanan ini tidak aman untuk bayi yang sedang tumbuh.

Bahkan, selama trimester akhir kehamilan, makanan ini dapat menyebabkan mulas, gangguan pencernaan, dan ketidaknyamanan umum, jadi sebaiknya dihindari selama trimester akhir kehamilan.

Baca Juga: 3 Fakta dan Mitos Pengaruh Makanan Pedas Terhadap ASI

5. Keju Lunak

pantangan makanan di awal kehamilan

Foto: bloomberg.com

Menurut NHS UK, keju lunak seperti brie dan camembert juga harus dihindari karena dapat menyebabkan infeksi listeria, yang dapat berakibat fatal bagi ibu dan janin di dalam kandungan.

6. Daging Mentah atau Setengah Matang

pantangan makanan ibu hamil

Foto: Orami Photo Stock

Masak semua daging dan unggas secara menyeluruh hingga mengepul panas dan tidak ada noda merah jambu atau darah. Berhati-hatilah dengan unggas, babi, sosis, dan daging cincang, termasuk burger.

Jangan makan daging yang belum pernah dikonsumsi. Toksoplasmosis adalah infeksi yang disebabkan oleh parasit yang dapat ditemukan di daging, tanah, kotoran kucing, dan air yang tidak diolah. Jika Moms sedang hamil, infeksi dapat mengganggu kesehatan janin dalam kandungan, tetapi penting untuk diingat bahwa toksoplasmosis pada kehamilan sangat jarang terjadi.

Bila perlu cuci semua permukaan dan peralatan sampai bersih setelah menyiapkan daging mentah. Ingatlah juga untuk mencuci dan mengeringkan tangan setelah menyentuh atau memegang daging mentah. Ini akan membantu menghindari penyebaran serangga berbahaya seperti salmonella, campylobacter dan E. coli yang dapat menyebabkan keracunan makanan.

7. Kacang-kacangan

pantangan makanan ibu hamil

Foto: Orami Photo Stock

Jika Moms ingin makan kacang atau makanan yang mengandung kacang tanah (seperti selai kacang) selama kehamilan, Moms dapat memilih untuk melakukannya sebagai bagian dari diet sehat seimbang, kecuali jika alergi terhadapnya atau ahli kesehatan menyarankan untuk tidak melakukannya.

Pengecualian makanan tertentu (termasuk makanan yang dianggap sangat menyebabkan alergi) dari makanan ibu selama kehamilan atau menyusui tidak dianjurkan, karena tidak terbukti mencegah alergi.

8. Sushi

pantangan makanan ibu hamil

Foto: Orami Photo Stock

Jangan makan makanan laut dingin seperti tiram mentah, sashimi dan sushi, makanan laut asap siap makan, dan udang siap makan yang memiliki risiko lebih tinggi terkontaminasi listeria.

Baca Juga: Wajib Tahu, Ini 5 Fakta Jamur Enoki yang Jadi Penyebab Wabah Listeria

Cara paling aman untuk menikmati sushi adalah dengan memilih jenis yang benar-benar matang atau vegetarian, seperti:

  • makanan laut yang dimasak, misalnya belut matang (unagi) atau udang (ebi)
  • sayuran, misalnya mentimun (kappa) maki
  • alpukat - misalnya California roll
  • telur yang sudah matang

Itulah beberapa pantangan makanan di awal kehamilan yang harus Moms hindari. Diperhatikan dengan baik ya Moms.

Komentar

Yuk, ngobrol dan sharing pendapat dengan moms lainnya.

member-image

Beri Komentar...

Artikel Terkait