Gratis Ongkir minimum Rp 250.000* Lihat detil

DIREKTORI

Belanja Berdasarkan Kategori :
Belanja Berdasarkan Kategori
DIREKTORI BELANJA
  • Promo & Highlights

  • Kebutuhan Bayi

  • Perlengkapan Bayi

  • Perawatan Pribadi

  • Supermarket

  • Rumah & Dekorasi

  • Kosmetik

  • Alat Kecantikan

  • Pakaian & Aksesoris

  • Kesehatan

  • Mainan & Media

  • Gadget & Elektronik

Jalan-jalan | Dec 27, 2018

5 Persiapan Sebelum Traveling Bersama Anak dengan Autisme

Bagikan


Liburan di tempat-tempat baru yang jauh dari rumah dapat menyebabkan ketidaknyamanan dan mengganggu rutinitas anak autis.

Namun, dengan perencanaan dan pengorganisasian yang tepat, Moms dapat membantu anak menyesuaikan diri sehingga setiap orang dalam keluarga dapat melakukan perjalanan bersama.

Inilah beberapa persiapan yang dapat Moms lakukan untuk traveling bersama anak dengan autisme:

Pilih Tujuan Terbaik untuk Anak

Liburan adalah sebuah transisi dan anak-anak dengan autisme mungkin menemukan kesulitan.

Moms harus mengenal Si Kecil dan memiliki pemahaman yang mendalam tentang kebutuhannya.

Anak-anak dengan autisme cenderung tidak intuitif secara sosial, dan pengalaman baru dapat menyebabkan mereka terganggu.

Dengan kata lain, merencanakan apa yang dapat dilakukan dan dinikmati oleh anak adalah keharusan.

Di mana pun Moms bepergian, harus selalu mengingat kegiatan yang akan dinikmati anak.

Persiapkan dengan Matang

Hubungi maskapai penerbangan, hotel, restoran, dan taman hiburan dan jelaskan bahwa Moms bepergian dengan seorang anak yang memiliki autisme.

Kemudian diskusikan kebutuhan dan minta lah akomodasi tertentu.

Banyak maskapai besar, taman hiburan, hotel, dan restoran seringkali cocok dengan kebutuhan anak-anak penyandang autisme.

Baca Juga: Si Kecil Sulit Berinteraksi dengan Temannya, Kenali 7 Tanda Sindrom Asperger pada Balita

Pastikan Si Kecil Memiliki Benda dengan Kontak Moms

Memiliki anak dengan autisme berarti meningkatkan tingkat pengawasan orang tua.

Banyak anak-anak yang cenderung lari dari pengawasan orang dewasa.

Lari dari pengawasan merupakan penyebab utama kematian di antara anak-anak dengan autisme.

Bahkan yang lebih berbahaya adalah anak nonverbal yang pergi dan tidak dapat memberikan informasi apa pun.

Pastikan ada sebuah benda yang menempel seperti gelang yang bertuliskan kontak Moms atau suami melekat pada mereka.

Bawa Barang Kesukaannya

Pastikan bahwa Moms tidak meninggalkan apa pun yang akan dibutuhkan Si Kecil.

Anak-anak pada spektrum autisme sering membutuhkan bantuan dan kenyamanan.

Sehingga jangan sampai lupa membawa perlengkapan yang akan membantunya seperti boneka atau tablet kesayangannya.

Pikirkan rutinitas harian anak dan bawalah kebutuhan tambahan yang dapat membantu seperti makanan ringan, mainan, buku, popok atau alat bantu komunikasi.

Baca Juga: Menyambut Kelahiran Bayi Dengan Down Syndrome

Berlatih Skenario Liburan

Biarkan anak Moms tahu apa yang dia harapkan untuk lakukan atau lihat saat liburan.

Memainkan peran apa yang mungkin terjadi selama perjalanan dapat meringankan kemungkinan mereka untuk merasa tidak nyaman.

Membuat cerita bergambar berurutan tentang apa yang akan terjadi adalah cara yang efektif untuk mempersiapkan anak Moms melakukan perjalanan.

Para ahli mengatakan bahwa jenis skenario kata atau gambar ini dapat membantu menghilangkan stres dan mengurangi perilaku bermasalah pada anak autis.

Memang tak mudah mengajak anak dengan autisme untuk berlibur, namun demikian bukan berarti tak bisa. Moms hanya perlu mengetahui trik sederhana untuk membuatnya nyaman selama perjalanan.

(MDP)

Bagikan

Artikel Terkait



Newsletter

Dapatkan diskon dan penawaran spesial setiap hari melalui email kamu dengan berlangganan newsletter.