Balita dan Anak

30 April 2020

5 Tips Jitu Mendidik Anak dengan Gangguan ODD

Harus menerapkan aturan yang jelas
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Adeline Wahyu
Disunting oleh Ikhda Rizky Nurbayu

Pernahkan Moms dan Dads mendengar istilah oppositional defiant disorder (ODD)? Jika belum, ini merupakan suatu kondisi atau gangguan perilaku pada anak yang menyebabkan Si Kecil selalu diikuti dengan suasana hati yang mudah marah atau mudah ngambek, sering membantah atau menentang, hingga berperilaku kasar pada orang tua sekalipun.

Jika Moms dan Dads memiliki anak dengan gangguan ini. mau tidak mau harus mengakui bahwa memiliki anak dengan kondisi ini tidak lah mudah ketika berbicara mengenai cara mendidiknya. Berbagai cata tentu harus dicoba untuk mengajari Si Kecil.

Baca Juga: 7 Cara Membesarkan Anak dengan Gangguan Kecemasan

Kesulitan yang dialami terutama karena anak dengan gangguan ODD selalu melakukan kenakalan tersebut secara terus-menerus dan sifat ini kadangkala diikuti dengan sifat merusak barangnta.

Bagaimana cara mengajari anak dengan gangguan ODD? Berikut tips yang bisa para orang tua coba.

Apakah Oppositional Defiant Disorder Bisa Disembuhkan?

gangguan ODD

Foto: Orami Photo Stock

Tidak ada pengobatan yang bisa langsung menyembuhkan gangguan ODD. Dokter mungkin akan tetap meresepkan obat tertentu, tapi itu biasanya ditujukan untuk meredakan gejala lain yang menyertai ODD, seperti rasa cemas yang berlebihan dan attention-deficit/hyperactivity disorder (ADHD).

Saat anak terindikasi gangguan ODD, beberapa perawatan yang bisa dilakukan, antara lain:

  • Parent management training: untuk membantu orangtua dan orang-orang di sekitarnya untuk memahami perilaku anak dengan ODD ini.
  • Psikoterapi individu: untuk mengontrol rasa marah dalam diri anak.
  • Psikoterapi keluarga: untuk meningkatkan komunikasi dan saling pengertian antara anak ODD dengan anggota keluarga lain.
  • Cognitive problem-solving skills training and therapies: untuk mengurangi pikiran-pikiran negatif yang dialami oleh anak.
  • Social skills training: untuk meningkatkan skill sosial anak serta mengurangi rasa cemasnya.

Bukan hanya menjalani terapi, anak dengan ODD juga perlu mendapat pola asuh yang baik dari orangtuanya. Bahkan, orangtua memegang peran penting agar anak ODD tidak tumbuh menjadi remaja dengan kelainan perilaku.

Baca Juga: 6 Gangguan Perilaku Pada Anak yang Tak Boleh Diabaikan

Cara Mendidik Anak dengan ODD?

gangguan ODD

Foto: Orami Photo Stock

Mendidik anak dengan ODD adalah tantangan besar. Pasalnya, anak dengan ODD akan terlihat seperti anak nakal yang tak henti-hentinya menolak dan melawan perintah orang tua, bahkan merasa senang jika Anda terlihat kesusahan dalam mengasuhnya.

Meskipun demikian, anak dengan penyimpangan perilaku seperti ODD ini bisa jadi menyimpan potensi sebagai anak pintar, kreatif, dan penyayang. Jika Moms bisa menemukan cara mengatasi anak nakal yang ada dalam dirinya, perilaku anak bisa ‘melunak’ seiring dengan berjalannya waktu.

Berikut beberapa cara mendidik anak dan cara mengatasi anak nakal dengan ODD.

1. Memberi Perhatian Positif

Singkirkan pekerjaan kita dan fokuskan perhatian kepada anak. Ajak ia bermain di lapangan terbuka setidaknya 15 menit setiap hari. Memberi perhatian yang positif terhadap anak akan mengurangi kesempatannya untuk berusaha berbuat onar.

2. Ciptakan Aturan yang Tegas

Anak dengan ODD suka sekali mencari celah dari aturan yang ada. Oleh karenanya, buat aturan yang singkat, jelas, dan tegas. Sertakan aturan dasar, seperti kapan ia harus mengerjakan pekerjaan rumah, tidur, dan makan bersama keluarga.

Jadi, ketika anak berkata “saya tidak mau tidur” maka tunjukkan aturan tertulis sambil berkata “berdasarkan aturan, kamu harus tidur jam 9 malam.” Lakukan ini secara tegas dan konsisten agar anak tidak memiliki celah untuk beradu argumen dengan kita.

3. Hukuman dan Hadiah

Komunikasikan kepada anak bahwa ia akan mendapat konsekuensi jika sering marah atau membantah perintah. Sebaliknya, berikan ia hadiah jika menjadi anak yang penurut.

Salah satu cara mengatasi anak nakal dengan ODD adalah mengenalkannya pada sistem token. Jadi, saat anak berperilaku positif, ia akan mendapat token. Sebaliknya, jika ia nakal, kita bisa mengambil token yang sudah dimilikinya.

Di penghujung minggu, anak bisa menukarkan tokennya menjadi hadiah tertentu. Cara mendidik anak ini terbukti efektif membuat anak dengan ODD lebih disiplin.

Baca Juga: Agar Tak Terkena Dampak Negatif, Terapkan Aturan Main Game untuk Anak

4. Konsisten

Anak dengan ODD memang harus dihukum jika perilaku negatifnya tengah kambuh, namun lakukan hukuman tanpa kekerasan fisik.

Jika sekali saja orang tua menolerir perilaku nakalnya, maka anak akan terus melakukan hal yang sama dan tidak belajar bahwa sikapnya adalah salah.

5. Hindari Perdebatan

Anak dengan ODD sangat pintar memancing emosi orang tua, tapi Moms tidak boleh terpancing. Selain tidak memecahkan masalah, perdebatan juga tidak membuat anak produktif.

Saat ia menolak membereskan kamar, misalnya, Moms cukup memberinya perintah yang tegas. Jangan lupa ingatkan ia akan adanya konsekuensi jika tidak melakukannya.

Munculnya rasa frustrasi saat mendidik anak dengan ODD adalah hal yang lumrah. Kita pun sebaiknya mencari komunitas atau forum berisi orangtua dengan anak yang juga menderita ODD untuk sekedar melepas unek-unek maupun sharing tips cara mendidik anak dengan ODD.

Komentar

Yuk, ngobrol dan sharing pendapat dengan moms lainnya.

member-image

Beri Komentar...

Artikel Terkait