Gratis Ongkir minimum Rp 250.000* Lihat detil

DIREKTORI

Belanja Berdasarkan Kategori :
Belanja Berdasarkan Kategori
DIREKTORI BELANJA
  • Promo & Highlights

  • Kebutuhan Bayi

  • Perlengkapan Bayi

  • Perawatan Pribadi

  • Supermarket

  • Rumah & Dekorasi

  • Kosmetik

  • Alat Kecantikan

  • Pakaian & Aksesoris

  • Kesehatan

  • Mainan & Media

  • Gadget & Elektronik

Keamanan Anak | Feb 16, 2018

5 Tips Memantau Sosial Media Anak

Bagikan


Di era yang serba digital seperti saat ini, media sosial menjadi sarana yang mudah dijangkau oleh anak-anak. Segala informasi ada di sana, mulai dari yang baik sampai buruk. Ini menjadi tantangan Moms untuk memantau sosial media anak agar tidak mendapatkan efek negatif.

Melansir dari Parenting, studi menemukan bahwa 22 persen remaja aktif di media sosial favoritnya sekitar 10 kali dalam sehari. 75 persennya aktif menggunakan media sosial dari ponsel pintar miliknya sendiri.

Fakta tersebut membuat anak sangat rentan mengalami cyber bullying, 'facebook depression', kurang perhatian dan percakapan seputar seksual.

Meski begitu, memantau sosial media anak bukan berarti mengekang gerak Si Kecil, Moms. Moms bisa membatasi penggunaan media sosial dalam sehari.

Langkah apa saja yang sebaiknya Moms lakukan? Berikut daftarnya.

1. Gunakan sesuai usianya

Setiap media sosial memiliki aturan untuk para pengguna, salah satunya adalah batasan usia.

Sebaiknya Moms mengikuti aturan tersebut karena penting untuk psikologis anak. Misalnya, batasan usia pengguna Facebook adalah 13 tahun. Ikuti aturan tersebut untuk kebaikan Si Kecil.

2. Periksa pengaturan privasi

Terkadang anak-anak lebih pintar daripada orang tua. Ia bisa menyembunyikan pesan atau gambar yang membahayakan.

Di sini peran Moms sebagai orang tua. Sebaiknya Moms rutin memeriksa apa saja yang anak cari di media sosial dan mengulik pengaturan privasi, karena bisa saja dia menyembunyikan sesuatu.

Baca Juga : Bolehkah Anak Memiliki Akun Media Sosial Sendiri?

3. Membuat peraturan

Jangan sampai sekolah dan kegiatan belajar menjadi terganggu karena anak keasyikan main media sosial.

Moms bisa membuat peraturan dalam penggunaan aplikasi atau gawai. Misalnya, membatasi pemakaian yang hanya satu jam dalam sehari.

4. Perhatikan kebiasaan anak

Meski media sosial memiliki efek buruk, jangan menjadikan Moms khawatir berlebihan, berhati-hati saja sudah cukup.

Misalnya, mengetahui dengan siapa dia biasa bermain di luar rumah juga secara dunia maya.

5. Posisi gawai

Sebaiknya Moms mulai mengatur penempatan gawai di rumah. Tetapkan satu area untuk anak bermain komputer maupun ponsel pintar.

(ICA)

Bagikan

Artikel Terkait



Newsletter

Dapatkan diskon dan penawaran spesial setiap hari melalui email kamu dengan berlangganan newsletter.