Gratis Ongkir minimum Rp 250.000* Lihat detil

DIREKTORI

Belanja Berdasarkan Kategori :
Belanja Berdasarkan Kategori
DIREKTORI BELANJA
  • Promo & Highlights

  • Kebutuhan Bayi

  • Perlengkapan Bayi

  • Perawatan Pribadi

  • Supermarket

  • Rumah & Dekorasi

  • Kosmetik

  • Alat Kecantikan

  • Pakaian & Aksesoris

  • Kesehatan

  • Mainan & Media

  • Gadget & Elektronik

  • Harga Terbaik
  • Brand Pilihan
  • Promo ANZ 30% Semua produk




Masalah Fertilitas | Jun 20, 2018

6 Cara Agar Cepat Hamil Setelah Lepas Alat KB, Apa Saja?

Bagikan


6 Cara Agar Cepat Hamil Setelah Lepas Alat KB, Apa Saja?

Kehadiran seorang anak pastinya adalah hal yang dinanti-nantikan oleh tiap pasangan. Namun, hamil bukan hal yang mudah bagi beberapa pasangan. Ada pasangan yang cukup sabar menunggu, tapi ada juga yang ingin segera hamil karena berbagai alasan.

Hamil memang membutuhkan waktu, Moms. Sebuah penelitian menunjukkan bahwa 68 persen pasangan berhasil hamil dalam 3 bulan pertama ketika mencoba untuk hamil.

Penelitian lain menunjukkan bahwa 92 persen pasangan berhasil hamil setelah mencoba lebih dari setahun. Jadi, kehamilan memang bukan hal yang mudah untuk direncanakan. 

Baca Juga: Apa Perbedaan Kehamilan Pada Usia 20, 30, dan 40 Tahun?

Nah, untuk Moms yang sangat ingin hamil, yuk coba beberapa tips berikut.

1. Berikan Jeda Waktu Setelah Lepas KB

Jika Moms termasuk pengguna alat KB, seperti pil dan hormon, ada kemungkinan program hamil akan tertunda beberapa saat.

“Setelah berhenti menggunakan alat KB, tubuh Anda akan membutuhkan beberapa periode menstruasi sampai proses ovulasi kembali normal dan siap untuk hamil,” jelas Christopher Williams MD, dokter spesialis endokrin reproduksi di Virginia, Amerika Serikat, seperti dikutip dari Parents.com.

Tapi, bukan berarti hal ini terjadi pada tiap pasangan, ya. Tetap ada kemungkinan langsung hamil segera setelah melepas alat KB.

Baca Juga : 10 Mitos dan Fakta Tentang Pil KB

2. Cari Tahu Masa Subur

Walaupun sering berhubungan intim, Moms akan sulit hamil jika melewatkan masa subur. “Kesalahan terbesar banyak pasien saya adalah tidak tahu kapan waktu ovulasi mereka,” jelas Christopher.

Saat ini ada banyak cara untuk mengetahui ovulasi, misalnya dengan menggunakan alat tes kesuburan. Cara kerja alat ini adalah dengan mengukur luteinizing hormone (LH) dalam urin. LH biasanya muncul sekitar 36-48 jam sebelum ovulasi.

Baca Juga: 8 Ciri-ciri Wanita Subur dan Gampang Hamil

3. Seks Sebelum Ovulasi

Sperma dapat bertahan dalam rahim dan saluran tuba falopi selama 2-3 hari, tapi sel telur hanya bertahan 12-24 jam saat ovulasi. Dengan kata lain, berhubungan intim sebelum ovulasi dapat meningkatkan kesempatan hamil, karena kemungkinan besar masih ada sperma yang bertemu sel telur.

Untuk Moms yang memiliki siklus teratur, atau sekitar 28 hari, ini waktu-waktu penting yang perlu diketahui:

  • Segera bermesraan dengan suami beberapa kali dalam seminggu, setelah selesai menstruasi. Waktu ini juga cocok untuk Moms yang siklusnya berubah-ubah.
  • Mulai berhubungan intim 2 hari sekali mulai hari ke-10.
  • Ketika alat tes kesuburan sudah menunjukkan waktu ovulasi (sekitar hari ke-12), berhubungan intim pada hari itu dan 2 hari setelahnya.

4. Posisi dan Waktu yang Tepat

Tidak ada posisi yang tepat untuk berhasil hamil, tapi beberapa ahli menyarankan posisi dimana Moms berbaring.

“Secara struktur, vagina mengarah ke bawah, sehingga berbaring beberapa saat setelah berhubungan intim memberikan waktu bagi sperma untuk berenang menuju ke telur.”

Baca Juga: 6 Cara Meningkatkan Kualitas Sperma

5. Hindari Pelumas

Pendapat bahwa pelumas dapat membantu sperma berenang lebih cepat adalah pendapat yang salah ya, Moms. Kandungan beberapa pelumas justru berisiko mengganggu kesimbangan Ph vagina dan dapat menurunkan mobilitas sperma.

Baca Juga : Buat Calon Ayah, Ini 10 Tips Untuk Menyukseskan Program Hamil

6. Mitos Orgasme dan Celana Pria

Orgasme tidak berpengaruh pada keberhasilan untuk hamil. Jadi jangan menjadikan hal yang satu itu sebagai beban ya, Moms. Mitos lain adalah tentang penggunaan boxer atau celana dalam.

Ada mitos yang menyebutkan bahwa menggunakan celana dalam dapat memengaruhi  produksi sperma. Belum ada bukti yang cukup untuk mendukung pendapat ini, jadi tidak perlu mengganti semua pakaian dalam suami, Moms. 

Jika sudah melakukan tips tersebut, berumur lebih dari 35 tahun, atau sudah mencoba lebih dari setahun dan belum berhasil hamil, segera cek ke dokter kandungan ya, Moms. Beberapa kasus sulit hamil dapat menjadi lebih buruk jika tidak segera ditangani.

Baca Juga : Masalah Reproduksi Ini Penyebab Infertilitas Pria!

Semakin cepat berobat, semakin baik bukan? Semoga cepat hamil, ya!

(HIL)

Bagikan

Artikel Terkait



Newsletter

Dapatkan diskon dan penawaran spesial setiap hari melalui email kamu dengan berlangganan newsletter.