Gratis Ongkir minimum Rp 250.000* Lihat detil

DIREKTORI

Belanja Berdasarkan Kategori :
Belanja Berdasarkan Kategori
DIREKTORI BELANJA
  • Promo & Highlights

  • Kebutuhan Bayi

  • Perlengkapan Bayi

  • Perawatan Pribadi

  • Supermarket

  • Rumah & Dekorasi

  • Kosmetik

  • Alat Kecantikan

  • Pakaian & Aksesoris

  • Kesehatan

  • Mainan & Media

  • Gadget & Elektronik

Sex & Relationship | Aug 11, 2018

6 Kekhawatiran yang Paling Sering Dialami Calon Ayah Baru

Bagikan


6 Kekhawatiran yang Paling Sering Dialami Calon Ayah Baru

Memiliki seorang anak jadi keinginan setiap pasangan. Namun, tidak bisa dipungkiri bahwa para calon ayah biasanya memiliki kekhawatiran tersendiri dalam menyambut kelahiran buah hati tercinta.

Nah, agar membuat suami lebih nyaman, Mom sebaiknya mengetahui hal-hal apa saja yang menjadi kekhawatiran calon ayah. Sebab beberapa ketakutan utama calon ayah sebenarnya hanyalah mitos yang mudah dihadapi. Sedangkan sisanya adalah masalah persepsi dan sikap yang membutuhkan adaptasi kecil.

Normalnya calon ayah sudah mendapatkan jawaban atas kekhawatirannya. Namun, kenyataannya masih banyak calon ayah yang memang belum siap menghadapi tantangan pasca kelahiran Si Kecil.

Berikut merupakan beberapa kekhawatiran yang paling umum dirasakan oleh calon ayah:

1. Khawatir pada kehamilan dan proses kelahiran

Pria merupakan orang pertama yang mengakui bahwa wanita adalah sebuah misteri besar. Para pria hanya tidak mengerti, wanita menghadapi proses kehamilan dan kelahiran, menghadapi rasa tidak nyaman, perubahan hormon dan resiko yang menyertainya bisa begitu besar.

Oleh karena itu, tidak sedikit calon ayah yang merasa sangat khawatir melihat Mom menghadapi masa-masa kehamilan dan proses melahirkan. 

2. Gagal menjadi ayah yang baik

Kebanyakan pria merasa khawatir dalam pengelolaan diri sendiri, apalagi di dalam mengelola kehidupan orang lain. Kebanyakan orang selalu bercanda bahwa mengurus anak-anak tidak bisa dilakukan menggunakan petunjuk manual.

Jika dalam membuat resep atau menggunakan alat elektronik misalnya, seseorang bisa melihat petunjuk yang disertakan dalam buku manual yang hasilnya bisa diprediksi, hal demikian tidak berlaku saat mengasuh dan merawat anak.

3. Hubungan dengan istri akan berubah

Kehilangan waktu serta aktivitas bersama, keintiman, perhatian dan terlalu sering berselisih dengan pasangan setelah kelahiran buah hatinya juga merupakan kekhawatiran calon ayah yang paling umum terjadi.

Bahkan, tidak sedikit calon ayah yang khawatir pasangannya tidak akan lagi memperhatikannya karena semua perhatian sudah teralihkan ke buah hati mereka yang baru lahir.

4. Kehabisan uang untuk memenuhi kebutuhan bayi

Secara historis, ayah memang merupakan pemberi nafkah bagi keluarga, meskipun sekarang ini sedikit mengalami perubahan di masyarakat. Kondisi keuangan nyatanya juga menjadi suatu kekhawatiran tersendiri bagi para calon ayah.

Mereka khawatir tidak memiliki cukup uang guna memenuhi berbagai kebutuhan. Sementara, kebutuhan bayi baru lahir tidak mungkin lagi bisa ditunda, misalnya kebutuhan popok dan susu.

5. Kesulitan dalam merawat bayi

Berbeda dengan calon ayah, calon ibu sudah bersama dengan Si Kecil di dalam kandungannya selama sembilan bulan lamanya.

Selain itu, setelah melahirkan, ibu baru berkesempatan untuk menyusui dan sering menghabiskan waktu untuk mengenal Si Kecil di masa awal kelahirannya. Sehingga calon ayah dan ayah baru harus belajar banyak dalam merawat bayi.

Bukan hanya ibu baru, ayah baru juga belajar untuk memandikan, mengganti popok, dan menenangkan bayi saat rewel. Sehingga merawat bayi juga termasuk bagian dari kekhawatiran calon ayah.

Baca Juga: 5 Cara Quality Time Ayah dan Anak

6. Kehilangan waktu untuk diri sendiri (me time)

Jika sebelumnya pasangan Mom terbiasa menghabiskan waktu di luar rumah, bertemu rekan-rekannya dua kali seminggu, pergi ke gym kapan pun dia mau, maka kebiasaannya tersebut harus mulai dikurangi.

Dengan begitu pasangan Mom tidak akan merasa khawatir berlebihan saat harus menyambut kelahiran buah hati tercinta yang akan membuatnya lebih sering berada di rumah bersama Si Kecil.

Kebalikan dari rasa khawatir adalah yakin. Menjadi seorang ayah merupakan keyakinan untuk melihat seorang anak kecil yang sangat berharga di kehidupannya.

Melihat buah hati sebagai sosok yang dicintai dan memiliki kemauan yang kuat menganggap diri seorang ayah merupakan kunci penting dalam menyingkirkan rasa khawatir sebagai calon ayah.

(RGW)

Bagikan

Artikel Terkait



Newsletter

Dapatkan diskon dan penawaran spesial setiap hari melalui email kamu dengan berlangganan newsletter.