Gratis Ongkir minimum Rp 250.000* Lihat detil

DIREKTORI

Belanja Berdasarkan Kategori :
Belanja Berdasarkan Kategori
DIREKTORI BELANJA
  • Promo & Highlights

  • Kebutuhan Bayi

  • Perlengkapan Bayi

  • Perawatan Pribadi

  • Supermarket

  • Rumah & Dekorasi

  • Kosmetik

  • Alat Kecantikan

  • Pakaian & Aksesoris

  • Kesehatan

  • Mainan & Media

  • Gadget & Elektronik

  • Harga Terbaik
  • Brand Pilihan
  • Promo ANZ 30% Semua produk




Rupa-rupa | Oct 10, 2018

7 Alasan Mengapa Ibu Rumah Tangga dan Ibu Bekerja Sama-sama Rentan Stres Berkepanjangan

Bagikan



Pernahkan ibu bekerja berpikir bahwa jadi ibu rumah tangga itu lebih enak karena tidak perlu bekerja mencari uang?

Pernahkah ibu rumah tangga berpikir bahwa jadi ibu bekerja itu lebih enak karena kehidupan tidak melulu di rumah?

Jadi ibu rumah tangga maupun jadi ibu bekerja sama-sama ada enak dan tidak enaknya karena pada dasarnya menjadi ibu bukanlah hal mudah.

Banyak hal yang harus ditinggalkan dan ditanggalkan oleh seorang perempuan ketika mereka jadi ibu.

Berikut ini alasan mengapa ibu rumah tangga dan ibu bekerja sama-sama rentan mengalami stres berkepanjangan.

Baca Juga : Dari Wanita Karir ke Ibu Rumah Tangga

1. Ibu bekerja punya beban stres ganda

ibu bekerja

Sebagai ibu bekerja, ibu punya tanggung jawab pekerjaan di kantor dan di rumah

Pekerjaan di kantor harus diselesaikan tepat waktu. Begitu juga dengan pekerjaan di rumah yang tidak bisa diabaikan begitu saja. Keduanya harus seimbang dan seiring sejalan.

2. Ibu rumah tangga stres karena punya tanggung jawab besar mengurus rumah tangga

ibu rumah tangga

Ibu rumah tangga yang sehari semalam tinggal di rumah punya tanggung jawab yang juga besar.

Mereka harus memastikan rumah rapi, makanan tersedia, cucian bersih, serta anak-anak dan suami aman dan nyaman.

Jangan dikira pekerjaan ibu rumah tangga akan bisa diselesaikan sekejap. Pekerjaan ibu rumah tangga bisa dibilang tidak pernah berhenti.

3. Ibu bekerja stres karena hanya punya sedikit waktu bersama anak

ibu bekerja

Semua ibu selalu ingin berada dekat anaknya. Ketika ibu harus pergi bekerja di pagi hari dan baru kembali di sore hari, waktu untuk bersama si buah hati menjadi terbatas.

4. Ibu rumah tangga stres karena seluruh waktunya untuk rumah dan anak sehingga tidak punya waktu untuk bergaul

ibu rumah tangga

Ibu rumah tangga menghabiskan hampir seluruh waktunya di rumah.

Mulai dari membersihkan rumah, merapikan kamar, mencuci, menyetrika, memasak, menyuapi anak, memandikan anak, mengajak anak bermain dan belajar, dan yang lainnya.

Mereka tidak punya lagi waktu untuk bergaul. Ini akan membuat mereka mudah sekali stres.

Baca Juga : Work-At-Home Mom, Kenali Kelebihan dan Kekurangan Ibu Bekerja di Rumah

5. Ibu rumah tangga dan ibu bekerja sama-sama harus mengurus anak dan suami selama 24 jam

ibu bekerja pulang

Ibu bisa jadi pekerjaan paling berat sekaligus paling mulia yang ada di dunia ini.

Ibu, baik ibu bekerja maupun ibu rumah tangga, harus stand by 24 jam untuk memastikan semua kebutuhan suami dan anak terpenuhi tanpa memikirkan kebutuhannya.

6. Ibu rumah tangga dan ibu bekerja sama-sama kurang waktu istirahat dan rileks

ibu rumah tangga kerepotan

Pekerjaan yang tiada henti membuat para ibu ini sama-sama kurang waktu untuk beristirahat. Hal ini yang membuat mereka jadi sangat mudah terserang stres.

7. Ibu rumah tangga dan ibu bekerja kehilangan privasi dan personal space

ibu rumah tangga kerepotan mengurus anak
Dengan kegiatan dan pekerjaan yang banyak, para ibu juga kehilangan privasi dan personal space mereka. Padahal, privasi dan personal space penting untuk menjaga agar mereka tidak stres.

Ibu bekerja dan ibu rumah tangga sama-sama rentan mengalami stres berkepanjangan. Karena itu, peran pasangan jadi sangat sentral. Pasangan yang punya inisiatif dan keinginan untuk membantu akan sangat mengurangi beban ibu.

Pasangan juga bisa membantu mengurangi beban istri dengan memberinya waktu untuk sendiri atau “me time” sementara anak-anak bisa bersama ayahnya. Hal ini juga berkorelasi langsung dengan tingkat stres yang dirasakan oleh ibu.

Di sisi lain, sesama ibu, baik ibu bekerja atau ibu rumah tangga, sebaiknya tidak saling meremehkan peran ya Moms. Baik ibu bekerja maupun ibu rumah tangga punya tantangan tersendiri.

(AND)

Bagikan

Artikel Terkait



Newsletter

Dapatkan diskon dan penawaran spesial setiap hari melalui email kamu dengan berlangganan newsletter.