Gratis Ongkir minimum Rp 250.000* Lihat detil

DIREKTORI

Belanja Berdasarkan Kategori :
Belanja Berdasarkan Kategori
DIREKTORI BELANJA
  • Promo & Highlights

  • Kebutuhan Bayi

  • Perlengkapan Bayi

  • Perawatan Pribadi

  • Supermarket

  • Rumah & Dekorasi

  • Kosmetik

  • Alat Kecantikan

  • Pakaian & Aksesoris

  • Kesehatan

  • Mainan & Media

  • Gadget & Elektronik

  • Harga Terbaik
  • Brand Pilihan
  • Promo ANZ 30% Semua produk




Health | Aug 10, 2018

7 Perubahan Warna Kuku Ini Ternyata Dapat Memberi Tahu Kondisi Kesehatan Kita

Bagikan



Penampilan dan warna kuku ternyata dapat mendeteksi segudang informasi mengenai kesehatan tubuh Moms.

Terkadang, Moms berpikir bahwa sejumlah perubahan pada penampilan kuku menandakan adanya infeksi bakteri atau cedera. Namun nyatanya, sejumlah tanda lainnya dapat merujuk kepada penyakit tertentu yang lebih serius.

Berikut perubahan pada kuku yang harus Moms waspadai:

Kuku hitam

Kuku berwarna hitam memang kemungkinan besar disebabkan karena perdarahan atau memar di bawah kuku yang terluka. Hal tersebut menyebabkan penampilan hitam atau keunguan.

Pada kondisi ini, Moms sebaiknya mengeluarkan darah dari bawah kuku. Meski akan hilang setelah luka sembuh, namun dibutuhkan waktu yang cukup lama.

Kuku Biru

Kuku yang berubah warna menjadi cenderung biru, dapat terjadi sebagai efek samping dari obat.

Kuku biru juga dapat disebabkan oleh kurangnya jumlah oksigen dalam darah, seperti asma, anemia berat, paparan dingin, terpapar ketinggian, penyakit arteri perifer, maupun syok.

Baca Juga : Cek! 5 Kondisi Kuku yang Menunjukkan Ada Penyakit di Tubuh

Kuku Kuning

Kuku juga bisa menjadi kuning dapat disebabkan dari rokok atau menggunakan beberapa cat kuku, terutama cat merah.

Jika kuku jari Moms tebal, rapuh, dan berwarna kekuningan, penyebab utamanya adalah infeksi jamur.

Namun selain itu, hal ini juga dapat disebabkan oleh masalah medis seperti penyakit paru-paru kronis atau kanker.

Kuku Putih

Jika permukaan kuku Moms berwarna putih dan bukan diakibatkan oleh kuku yang terlepas dari alasnya, kemungkinan kondisi ini disebabkan oleh infeksi jamur atau tanda dari kurangnya asupan darah ke ujung-ujung jari, alias Terry’s nails.

Dimana hal ini adalah adalah kondisi kuku yang berwarna putih susu dengan ujung berwarna kemerahan atau gelap, sebagai akibat dari sirosis hati, gagal jantung, hati, atau ginjal, diabetes, anemia tipe defisiensi zat besi, reaksi kemoterapi, hipertiroidisme, atau malnutrisi.

Kuku Putih Serta Kecokelatan

Kuku yang berwarna setengah putih dan setengah cokelat pada ujung jari, dapat menjadi tanda dari gagal ginjal.

Hal ini karena salah satu teorinya, gagal ginjal menyebabkan perubahan kimiawi dalam darah yang mendorong melanin dilepaskan ke dasar kuku.

Ada pula kemungkinan lain bahwa gagal ginjal menyebabkan peningkatan jumlah pembuluh darah kecil di kuku.

Kuku kering, Pecah-pecah dan Rapuh

Tak hanya warnanya saja namun kondisi kuku juga dapat dideteksi sebagai sebuah penyakit. Kuku lembek dan rapuh merupakan efek dari lempeng kuku yang kering akibat berenang, penggunaan aseton yang rutin, atau berada di lingkungan yang kering.

Kuku rapuh juga mungkin diakibatkan oleh kekurangan asupan vitamin A, B, dan C. Kuku adalah organ tubuh yang amat mudah menyerap cairan, layaknya kulit.

Bila keadaan ini berlangsung lama, segera konsultasikan dengan dokter.Terkadang, kuku kering dan mudah rapuh adalah salah satu efek samping dari hipotiroidisme.

Bercak Putih

Terakhir, bila terdapat bercak atau noda putih yang timbul di permukaan kuku umumnya merupakan reaksi trauma ringan, bukan karena defisiensi kalsium.

Hal Ini bukanlah suatu kondisi yang mengkhawatirkan dan akan hilang dengan sendirinya. Namun jika bercak putih tidak kunjung hilang, mungkin disebabkan oleh infeksi jamur.

(MDP)

Bagikan

Artikel Terkait



Newsletter

Dapatkan diskon dan penawaran spesial setiap hari melalui email kamu dengan berlangganan newsletter.