Gratis Ongkir minimum Rp 250.000* Lihat detil

DIREKTORI

Belanja Berdasarkan Kategori :
Belanja Berdasarkan Kategori
DIREKTORI BELANJA
  • Promo & Highlights

  • Kebutuhan Bayi

  • Perlengkapan Bayi

  • Perawatan Pribadi

  • Supermarket

  • Rumah & Dekorasi

  • Kosmetik

  • Alat Kecantikan

  • Pakaian & Aksesoris

  • Kesehatan

  • Mainan & Media

  • Gadget & Elektronik

  • Harga Terbaik
  • Brand Pilihan
  • Promo ANZ 30% Semua produk




Masalah Fertilitas | Aug 23, 2018

8 Hal yang Dapat Memengaruhi Fertilitas, Apa Saja Ya?

Bagikan



Moms yang sedang melakukan program hamil pasti paham betul apa itu masa subur. Masa subur bisa diketahui dengan berbagai cara.

Salah satunya dengan bantuan aplikasi pencatat masa subur. Dari aplikasi itu, Moms bisa tahu kapan masa subur Moms tiba dan kapan masa ovulasi. Dari data tersebut, Moms bisa merencanakan kehamilan.

Tapi, tahu kah Moms bahwa seseorang tidak selalu subur saat masa subur tiba?

Ada kalanya sel telur yang dilepaskan pada masa ovulasi tidak menempel dengan sempurna atau kualitasnya tidak bagus sehingga tidak bisa dibuahi. Ini sangat berpengaruh terhadap fertilitas seseorang.

Ada beberapa faktor yang memengaruhi fertilitas seseorang. Berikut daftarnya.

1. Siklus menstruasi

Siklus menstruasi teratur menjadi salah satu tanda bahwa Moms subur. Siklus menstruasi 28 hari menjadi siklus yang paling ideal. Siklus 28 hari memberikan kesempatan pada sel telur untuk matang sempurna.

2. Ovulasi

Siklus menstruasi yang teartur juga membuat masa ovulasi, pelepasan sel telur dari ovarium bisa diprediksi. Idealnya, ovulasi terjadi dua minggu setelah hari pertama menstruasi.

3. Berat badan

Badan yang tidak terlalu kurus dan tidak telalu gemuk akan membuat kemungkinan seseorang subuh lebih besar. Body mass index (BMI) 19-24,5 jadi BMI ideal untuk hamil.

Rentang BMI 19-24,5 akan membuat kehamilan menjadi lebih sehat, persalinan lancar, dan pemulihan lebih cepat.

Baca Juga : 5 Mitos Kesuburan yang Tidak Perlu Dipercaya

4. Masalah menstruasi

Masalah menstruasi mencakup periode menstruasi yang terlalu sebentar atau terlalu lama dan nyeri yang berlebihan bisa jadi tanda adanya fibroid atau endometriosis.

Fibriod yang merupakan cikal bakal tumor bisa berdampak pada kesuburan.

5. Infeksi pada organ reproduksi

Infeksi bakteri tertentu seperti klamidia dan gonore bisa menyebar ke seluruh organ reproduksi.

Infeksi tersebut bisa menyebabkan kerusakan serius pada indung telur, tuba falopi, dan organ lainnya yang akan meningkatkan risiko infertilitas.

6. Rokok dan alkohol

Rokok dan alkohol bukan hanya tidak baik bagi kesehatan. Tapi juga bisa membahayakan sel telur dan merusak ovulasi.

Ini menjadi penyebab kehamilan berisiko dan keguguran. Ini berlaku untuk Moms dan Dads ya.

Baca Juga : Gangguan Makan Penyebab Infertilitas?

7. Olahraga

Olahraga cukup akan membuat tubuh bugar. Namun, olahraga yang berlebihan bisa berdampak pada kesuburan. Olahraga terlalu keras akan menurunkan fertilitas seseorang.

8. Tidur

Tidur cukup juga menjadi kunci kesuburan seseorang lho Moms. Tidur kurang dari 7 jam sehari bisa mengganggu leptin.

Gangguan pada leptin ini akan membuat sel telur yang diproduksi menjadi tidak berkualitas. Nah, Moms yang sedang merencanakan kehailan, sebaiknya tidur 7-8 jam sehari.

Itulah beberapa hal yang harus Moms perhatikan saat sedang melakukan persiapan kehamilan. Selamat mencoba!

(AND)

Bagikan

Artikel Terkait



Newsletter

Dapatkan diskon dan penawaran spesial setiap hari melalui email kamu dengan berlangganan newsletter.