Kesehatan

11 Agustus 2021

Benarkah Air Alkali Bermanfaat untuk Kesehatan? Ini Jawabannya!

Air Alkali benar memiliki manfaat pada kondisi tertentu, tapi ada juga efek sampingnya lho Moms
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Ria Indhryani
Disunting oleh Andra Nur Oktaviani

Jika Moms pernah mendengar sebuah produk air kemasan dengan merk Milagros, tentu saja pasti Moms juga familiar dengan air alkali. Bagaimanapun, berbagai klaim kesehatan tentang air alkali bukanlah rahasia umum.

Ada yang mengatakan air alkali dapat membantu memperlambat proses penuaan, mengatur tingkat pH tubuh, dan mencegah penyakit kronis seperti kanker. Tapi apa sebenarnya air alkali itu dan mengapa air ini menjadi hype atau tenar?

Dikutip dari Healthline, "Alkali" dalam air alkali mengacu pada tingkat pH-sebuah air. Tingkat pH adalah angka yang mengukur seberapa asam atau basa suatu zat dalam skala 0 sampai 14. Misalnya, sesuatu dengan pH 1 akan sangat asam dan sesuatu dengan pH 13 akan sangat basa.

Air alkali memiliki tingkat pH yang lebih tinggi daripada air minum biasa. Oleh karena itu, beberapa pendukung air alkali percaya air tersebut dapat menetralkan asam dalam tube.

Air minum normal atau air mineral biasa pada umumnya memiliki pH netral 7. Air alkali biasanya memiliki pH 8 atau 9. Namun, pH saja tidak cukup untuk memberikan alkalinitas substansial pada air.

Air alkali juga harus mengandung mineral alkali dan potensi reduksi oksidasi negatif (ORP). ORP adalah kemampuan air untuk bertindak sebagai pro atau antioksidan. Semakin negatif nilai ORP, maka akan semakin banyak antioksidannya.

Baca Juga: Sering Disepelekan, Ini Manfaat Luar Biasa Air Putih Untuk Ibu Hamil

Manfaat Air Alkali

air alkali

Foto: ayurtimes.com

Air alkali memang sedikit kontroversial. Banyak profesional kesehatan mengatakan tidak ada cukup penelitian untuk mendukung banyak klaim kesehatan yang dibuat oleh pengguna dan penjual air alkali. Perbedaan dalam temuan penelitian mungkin terkait dengan jenis studi air alkali.

Menurut Mayo Clinic, air biasa adalah yang terbaik bagi kebanyakan orang. Mereka menyatakan bahwa tidak ada bukti ilmiah yang sepenuhnya memverifikasi klaim yang dibuat oleh pendukung air alkali.

Namun, ada beberapa penelitian yang menunjukkan bahwa air alkali mungkin bermanfaat untuk kondisi tertentu. Misalnya, sebuah studi tahun 2012, ditemukan fakta bahwa minum air alkali sumur artesis berkarbonasi alami dengan pH 8,8 dapat membantu menonaktifkan pepsin atau enzim utama yang menyebabkan refluks asam.

Studi lain menunjukkan bahwa minum air terionisasi alkali mungkin memiliki manfaat bagi orang-orang dengan tekanan darah tinggi, diabetes, dan kolesterol tinggi.

Sebuah studi yang lebih baru yang melibatkan 100 orang menemukan perbedaan yang signifikan dalam kekentalan darah setelah mengonsumsi air dengan pH tinggi dibandingkan dengan air biasa setelah berolahraga berat.

Mereka yang mengonsumsi air dengan pH tinggi, kekentalan darahnya berkurang sebesar 6,3 persen dibandingkan dengan yang mengonsumsi air minum standar yang dimurnikan.

Ini berarti darah mengalir lebih efisien pada orang yang mengonsumsi air alkali. Hasilnya, hal ini dapat meningkatkan pengiriman oksigen ke seluruh tubuh.

Namun, penelitian lebih lanjut diperlukan di luar studi kecil tersebut. Secara khusus, penelitian diperlukan untuk menjawab klaim lain yang dibuat oleh pendukung air alkali.

Meskipun kurangnya penelitian ilmiah yang terbukti, para pendukung air alkali masih percaya pada manfaat kesehatan yang dipaparkan. Beberapa manfaat air alkali:

  • Sifat anti-penuaan (melalui antioksidan cair yang menyerap lebih cepat ke dalam tubuh manusia)
  • Sifat pembersihan usus besar
  • Dukungan sistem kekebalan tubuh
  • Hidrasi, kesehatan kulit, dan sifat detoksifikasi lainnya
  • Penurunan berat badan
  • Resistensi kanker

Baca Juga: Yuk Minum Air Hangat Setiap pagi, Ini 7 Manfaatnya

Efek Samping Air Alkali

air alkali

Foto: healthgrades.com

Meskipun air minum alkali dianggap aman, tetapi rupanya air yang diklaim menyehatkan ini juga dapat memberikan efek samping negatif. Beberapa contoh efek samping negatif air alkali adalah menurunkan keasaman lambung yang sudah normal.

Air alkali ternyata membantu membunuh bakteri dan mengusir patogen lain yang tidak diinginkan memasuki aliran darah seseorang. Selain itu, kelebihan alkalinitas secara keseluruhan dalam tubuh, juga dapat menyebabkan masalah pencernaan dan iritasi kulit.

Terlalu banyak alkalinitas juga dapat mengganggu pH normal tubuh. Ini akhirnya menyebabkan alkalosis metabolik atau suatu kondisi yang dapat menghasilkan gejala berikut:

  • Mual
  • Muntah
  • Tangan gemetar
  • Otot berkedut
  • Kesemutan di ekstremitas atau wajah
  • Kebingungan

Air alkali juga bisa menyebabkan penurunan kalsium bebas dalam tubuh, yang dapat mempengaruhi kesehatan tulang. Namun, penyebab paling umum dari hipokalsemia bukan karena minum air alkali, tetapi karena kelenjar paratiroid yang kurang aktif.

Baca Juga: Benarkah Banyak Minum Air Putih Bisa Mengurangi Berat Badan?

Air Alkali Alami atau Buatan

air alkali

Foto: purewow.com

Air yang secara alami bersifat basa terjadi ketika air melewati bebatuan seperti mata air dan mengambil mineral, yang meningkatkan tingkat alkalinitasnya. Namun, banyak orang yang minum air alkali membeli air alkali yang telah melalui proses kimia yang disebut elektrolisis.

Teknik ini menggunakan produk yang disebut ionizer untuk menaikkan pH air biasa. Pembuat ionizers mengatakan bahwa listrik digunakan untuk memisahkan molekul dalam air yang lebih asam atau lebih basa. Air asam kemudian dialirkan keluar.

Namun, beberapa dokter dan peneliti mengatakan klaim ini tidak didukung oleh penelitian yang berkualitas. Kualitas air dari sumber aslinya, sebelum ionisasi, sangat penting untuk memastikan kontaminan tidak ada dalam air minum.

Beberapa ilmuwan menyarankan menggunakan reverse-osmosis untuk memurnikan air secara memadai sebelum menghubungkan ionizer alkali, yang dapat meningkatkan pH dan menambahkan mineral.

Sebuah studi yang diterbitkan oleh World Health Organization memperingatkan resiko dari konsumsi air minum dengan kandungan mineral rendah, yang dibuat dengan osmosis balik, distilasi, dan metode lain (tanpa mineralisasi tambahan) secara teratur.

Baca Juga: Pentingnya Minum Air untuk Menghindari Batu Ginjal

Milagros Minuman Sehat Air Alkali

air alkali

Foto: tokopedia.com

Salah satu produk air alkali yang bisa Moms dapatkan di pasaran adalah Milagros. Milagros merupakan air minum alami dalam kemasan yang memiliki kandungan alkali dengan kadar pH 9.8, kandungan antioksidan, serta energi skalar yang kuat.

Dikutip dari iPrice, air minum Milagros bukan hanya untuk melepas dahaga saja, tetapi dipercaya pula untuk mengatasi berbagai penyakit. Manfaat Milagros sebagai air minum dengan alkali ini sangat beragam, mulai dari menjaga keseimbangan pH tubuh, hingga untuk menambah stamina.

Harga Milagros juga bervariasi, sesuai dengan ukuran kemasan dan paket dalam satu set pembelian. Untuk harga Milagros yang lebih murah ada pada varian ukuran 612mL, sementara harga Milagros yang lebih mahal ada di varian kemasan paket seperti dus.

Sebagai air yang kaya akan alkali, Milagros sebaiknya disimpan dalam suhu ruang. Air dalam suhu ruang juga akan lebih mudah diserap oleh tubuh.

Ada ikatan partikel dalam air yang dikenal dengan sebutan hidrogen bond, dimana ikatannya akan hancur atau memuai saat dipanaskan. Hal ini berlawanan ketika air dimasukkan dalam kulkas atau freezer.

Hidrogen bond akan begitu kuat, sehingga ketika mengonsumsi air tersebut, akan susah diserap oleh tubuh. Maka dari itu sangat direkomendasikan untuk menyimpan Milagros dalam suhu ruang atau dipanaskan sebelum dikonsumsi.

Baca Juga: Yuk Minum Air Hangat Setiap pagi, Ini 7 Manfaatnya

Itulah beberapa hal penting tentang air alkali dan salah satu produk yang tersedia, yaitu Milagros. Tidak ada cukup bukti ilmiah untuk mendukung penggunaan air alkali sebagai pengobatan untuk kondisi kesehatan apa pun.

Pakar medis memperingatkan agar tidak mempercayai semua klaim pemasaran. Minum air alkali alami umumnya dianggap aman, karena mengandung mineral alami.

Namun, Moms juga tetap harus berhati-hati dengan air alkali buatan, yang kemungkinan mengandung lebih sedikit mineral baik daripada pH tinggi yang Moms yakini, dan mungkin mengandung kontaminan. Juga perlu diingat, minum terlalu banyak air alkali dapat membuat Moms kekurangan mineral.

  • https://www.healthline.com/health/food-nutrition/alkaline-water-benefits-risks#_noHeaderPrefixedContent
  • https://www.mayoclinic.org/healthy-lifestyle/nutrition-and-healthy-eating/expert-answers/alkaline-water/faq-20058029
  • https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/22844861/
  • http://en.cnki.com.cn/Article_en/CJFDTOTAL-SHYI200112005.htm
  • https://jissn.biomedcentral.com/articles/10.1186/s12970-016-0153-8
  • https://www.who.int/water_sanitation_health/dwq/nutrientschap12.pdf

Produk Rekomendasi

TOOLS PARENTING

Komentar

Yuk, ngobrol dan sharing pendapat dengan moms lainnya.

member-image

Beri Komentar...

Artikel Terkait