Gratis Ongkir minimum Rp 300.000* Lihat detil

DIREKTORI

Belanja Berdasarkan Kategori :
Belanja Berdasarkan Kategori
DIREKTORI BELANJA
  • Promo & Highlights

  • Kebutuhan Bayi

  • Perlengkapan Bayi

  • Perawatan Pribadi

  • Supermarket

  • Rumah & Dekorasi

  • Kosmetik

  • Alat Kecantikan

  • Pakaian & Aksesoris

  • Kesehatan

  • Mainan & Media

  • Gadget & Elektronik

  • Harga Terbaik
  • Brand Pilihan
  • Promo ANZ 30% Semua produk




Keamanan Anak | Apr 30, 2018

Akibat Balon, Tubuh Gadis Ini Terbakar. Seperti Apa Cara Aman Menggunakan Balon?

Bagikan


Tak jarang acara anak-anak dilengkapi dengan balon untuk menambah kemeriahannya. Namun siapa sangka, balon tersebut ternyata tak hanya dapat menciptakan momen kegembiraan namun juga dapat menghadirkan petaka.

Seperti yang terjadi di India berikut ini, dalam sebuah rekaman video dapat kita saksikan ledakan balon terjadi saat seorang gadis menyalakan lilin di kue ulang tahunnya. Balon berisi hidrogen tersebut meledak kemudian membakar tubuhnya.

Saat meledak gadis itu terlihat berlari sambil berteriak-teriak. Akhirnya ledakan tersebut membuat ia menderita luka bakar yang parah di area lengan dan tangannya.

Hidrogen memang salah satu jenis gas ringan yang mudah terbakar, sehingga sebenarnya pemakaian balon hidrogen untuk acara sudah banyak dilarang. Banyak yang masih menggunakannya karena harganya yang dianggap lebih murah.

Sayangnya, karena harga yang murah, tak jarang keselamatan menjadi urusan nomer dua. Untuk mencegah hal yang tidak diinginkan, seperti apa cara aman menggunakan balon?

Baca juga: Pertolongan Pertama Luka Melepuh Menggunakan Pasta Gigi, Bolehkah?

Bahaya Balon Bagi Anak

Anak-anak tentu suka balon dan kerap mendapatkan banyak sekali kesenangan dari bermain dengan balon. Namun, balon memiliki banyak risiko berbahaya.

Sah saja bila ingin tetap menggunakan balon, namun memang ada balon yang harus diperhatikan keamanannya. Balon berbahan lateks memang lebih direkomendasikan untuk dekorasi ketimbang digunakan bermain oleh anak-anak.

Mengapa demikian? Karena kandungan dalam lateks dapat menimbulkan risiko tersedak dan mati lemas bagi anak-anak.

Selain lateks, ada pula balon helium di mana bahaya balon helium terjadi ketika helium dihirup ke dalam paru-paru anak sehingga mencabut pasokan oksigen dan dapat berakibat fatal.

Ada juga risiko tersedak dari potongan balon yang rusak dan balon yang tidak ditiup. Oleh karena itu penting bahwa anak-anak selalu diawasi ketika balon berada di sekitar.

Baca juga: Tanda Luka yang Mau Sembuh Itu Sering Terasa Gatal

Cara Aman Menggunakan Balon Hidrogen

Cara aman menggunakan balon adalah dengan tidak memakai hidrogen untuk mengisi udara di dalam balon. Hal ini disebabkan karena hidrogen sangat mudah terbakar.

Namun, karena hidrogen lebih murah daripada helium, kebanyakan dekorator akan menggunakan hidrogen untuk membuat balon mengambang.

Jadi pastikan Moms untuk meminta petugas dekorasi tidak menggunakan hidrogen dalam mengisi gasnya. Bila tak dapat dipastikan dengan kasat mata, lebih baik menjaga dekorasi pada jarak yang aman dari area aktivitas utama, dalam hal ini, seperti area pemotongan kue.

Lakukan pengecekan pula terhadap semua koneksi, kabel listrik, dan soket di ruang pesta Moms dalam kondisi baik karena bahkan percikan kecil dapat menyebabkan ledakan balon hidrogen.

Bagi Moms yang juga memiliki alat pemadam sederhana di rumah, pastikan alat tersebut berfungsi dengan baik.

Tak hanya itu, pastikan juga rumah Moms memiliki sejumlah alat pertolongan pertama pada luka bakar. Lebih baik mempersiapkan segala hal sebelum terjadi bencana, bukan?

(MDP)

Bagikan

Artikel Terkait



Newsletter

Dapatkan diskon dan penawaran spesial setiap hari melalui email kamu dengan berlangganan newsletter.