Kesehatan

3 Desember 2020

Inilah Gejala yang Terjadi Akibat Kekurangan Vitamin E

Apa saja akibat kekurangan vitamin E? Cari tahu yuk Moms
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Istihanah
Disunting oleh Ikhda Rizky Nurbayu

Vitamin E merupakan nutrisi yang banyak ditemukan di makanan. Di dalam tubuh, vitamin E bertindak sebagai antioksidan yang membantu melindungi sel dari kerusakaan akibat radikal bebas. Vitamin E banyak terdapat di liver sebelum dilepaskan ke seluruh tubuh melalui darah.

Tubuh memerlukan vitamin E untuk meningkatkan sistem kekebalan. Selain itu, vitamin E juga berguna untuk mencegah terjadinya penggumpalan darah. Vitamin E juga digunalan sel untuk berinteraksi satu sama lain.

Sama seperti kebanyakan nutrisi lain, jumlah dosis vitamin E yang dibutuhkan juga beragam sesuai dengan usia. Moms harus takaran vitamin E yang dikonsumsi sudah benar. Dosis vitamin E yang normal untuk tubuh, biasanya berkisar antara 5,5–17 miligram per liter (mg / L). jumlah ini mungkin berbeda untuk bayi prematur dan anak di bawah 17 tahun.

Walaupun sudah ada takaran dosis yang dianjurkan, tetapi tidak sedikit orang yang kekurangan vitamin E. Lalu, apa akibat kekurangan vitamin E? Simak artikel berikut ini ya Moms.

Baca Juga: Vitamin Apa Saja yang Bisa Membuat Cepat Hamil?

Gejala Akibat Kekurangan Vitamin E

Akibat Kekurangan Vitamin E

Foto: freepik.com

Kekurangan vitamin E akan menyebabkan beberapa masalah pada tubuh. Ketika orang dewasa mengalami kekurangan vitamin E, kemungkinan besar disebabkan oleh penyakit kronis atau kondisi genetik.

Biasanya akan ada gejala yang ditimbulkan saat tubuh kekurangan vitamin E. Jika gejala tersebut tidak segera diobati, kondisi tubuh Moms akan semakin memburuk seiring waktu. Bahkan, ini dapat menyebabkan komplikasi tambahan dan dapat memengaruhi kualitas hidup Moms secara keseluruhan.

Berikut gejala yang ditimbulkan tubuh akibat kekurangan Vitamin E Moms!

1. Lemah Otot

Vitamin E sangat penting untuk sistem saraf pusat. Ini adalah salah satu antioksidan utama tubuh, dan kekurangannya menyebabkan stres oksidatif, yang dapat menyebabkan kelemahan otot. Gejala ini merupakan gejala neurologis yang mengindikasikan kerusakan pada sistem saraf pusat.

2. Kesulitan Koordinasi dan Berjalan

Moms mungkin pernah merasa sulit untuk berkoordinasi dalam sebuah kesempatan. Hal ini mungkin akibat kekurangan vitamin E di dalam tubuh.

Karena kurangnya vitamin E dapat menyebabkan salah satu bagian saraf pusat kesulitan mengirimkan sinyal. Hal ini mungkin mengindikasikan kerusakan pada saraf pusat dan perifer.

Sistem perifer adalah jaringan saraf yang terletak di luar otak dan sumsum tulang belakang. Neuron ini menyampaikan pesan ke seluruh tubuh. Sistem saraf pusat berkomunikasi antara otak dan sumsum tulang belakang.

3. Mati rasa dan Kesemutan

Mati rasa dan kesemutan juga merupakan salah satu akibat kekurangan vitamin E. Sensasi ini sering disebut neuropati perifer, dimana terjadi kerusakan pada serabut saraf dapat mencegah saraf mengirimkan sinyal dengan benar.

4. Kerusakan Penglihatan

Gejala lain yang ditimbulkan akibat kekurangan vitamin E adalah kerusakan penglihatan. Selain vitamin A, vitamin E ternyatamerupakan nutrisi penting untuk penglihatan Moms. Kekurangan vitamin E dapat melemahkan reseptor cahaya di retina dan sel lain di mata. Hal ini dapat menyebabkan hilangnya penglihatan seiring waktu.

5. Masalah Kekebalan Tubuh

Vitamin E merupakan salah satu nutrisi penting untuk sistem kekebalan tubuh. Beberapa penelitian menunjukan bahwa kekurangan vitamin E dapat menghambal sel kekebalan tubuh. Jurnal Aging and Disease menjelaskan bahwa, kondisi seperti ini lebih rentan terhadap orang dewasa dan juga lanjut usia.

6. Penyebab Kekurangan Vitamin E

Kekurangan vitamin E bisa disebabkan oleh kondisi yang mendasarinya. Banyak kondisi yang membuat tubuh Moms tidak mampu menyerap lemak secara memadai, termasuk nutrisi yang larut dalam lemak seperti vitamin E.

7. Genetik

Kekurangan vitamin E sering terjadi dalam keluarga. Mempelajari tentang riwayat keluarga dapat membuat diagnosis penyakit langka tertentu yang diturunkan menjadi lebih mudah.

Dalam beberapa kasus, kekurangan vitamin E diakibatkan oleh kondisi genetic yang dikenal sebagai ataksia. Kondisi ini berdasarkan neurologis dan mempengaruhi kontrol dan koordinasi otot. Dalam GeneReviews dijelaskan bahwa kondisi ini banyak terjadi pada anak-anak antara usia 15 dan 15 tahun.

8. Kondisi Medis Tertentu

Kekurangan vitamin E juga bisa disebabkan oleh penyakit yang sangat mengurangi penyerapan lemak. Misalnya, penyakit pankreas kronis, penyakit celiac, penyakit hati kolestatik dan fibrosis kistik.

9. Terjadi Pada Bayi Prematur

Selain itu, kekurangan vitamin E sering terjadi pada bayi yang baru lahir, khususnya bayi prematur yang memiliki berat badan lahir lebih rendah dan lemaknya sedikit.

Bayi prematur memiliki risiko khusus karena saluran pencernaan yang belum matang dapat mengganggu penyerapan lemak dan vitamin E. Kekurangan vitamin E pada bayi ini juga dapat menyebabkan anemia hemolitik yang menghancurkan sel darah merah.

Baca Juga: Perlukah Bayi Diberi Suplemen Vitamin?

Cara Mengatasi Kekurangan Vitamin E

Akibat Kekurangan Vitamin E

Foto: freepik.com

Kekurangan vitamin E dapat diatasi dengan berbagai cara. Namun, banyak ahli menjelaskan bahwa, cara terbaik dengan konsumsi makanan yang kaya akan kandungan vitamin E di dalamnya. Berikut makanan yang dapat Moms konsumsi untuk menambah asupan vitamin E di dalam tubuh.

1. Kacang-kacangan

Moms bisa mendapatkan vitamin E alami dengan mengkonsumsi kacang-kacangan atau biji-bijian, seperti almond, biji bunga matahari dan kacang tanah. Selain yang berbentuk utuh, Moms juga bisa mendapat asupan vitamin E dari selai kacang.

2. Minyak Nabati

Minyak zaitun dan canola atau minyak bunga matahari juga merupakan salah satu sumber vitamin E untuk tubuh. Moms dapat mengganti dressing salad dengan minyak zaitun atau mengganti minyak goreng dengan minyak bunga matahari.

3. Sayuran Hijau

Sayurang hijau merupakan salah satu sumber vitamin E yang baik untuk tubuh. Selain itu, konsumsi sayuran hijau juga dapat membantu melancarkan pencernaan Moms.

4. Telur

Moms juga bisa mendapatkan tambahan vitamin E dengan konsumsi telur. Cara terbaik untuk mendapatkan semua manfaat telur adalah dengan konsumsi secara mentah atau direbus.

5. Sereal

Sereal juga salah satu makanan yang bisa menambah asupan vitamin E ke dalam tubuh. Makanan yang satu ini biasanya sangat disukai oleh anak-anak Moms. Bisa jadi pilihan untuk sarapan si kecil.

6. Mangga dan Kiwi

Buah-buahan merupakan makanan yang mengandung banyak nutrisi, termasuk vitamin E. Kiwi dan Mangga merupakan buah yang paling banyak mengandung vitamin E dan dapat Moms konsumsi setiap hari.

Baca Juga: Resep MPASI yang Bagus untuk Vitamin Mata

Seseorang sebaiknya tidak mengonsumsi terlalu banyak suplemen vitamin yang larut dalam lemak, termasuk vitamin A, D, E, dan K. Kadar vitamin E yang berlebihan dapat menyebabkan perdarahan abnormal, nyeri otot, diare, dan muntah. Pendarahan tersebut dapat meningkatkan risiko stroke dan kematian dini.

Terlalu banyak vitamin E juga dapat berinteraksi dengan pengencer darah, seperti warfarin, dan obat kemoterapi. Moms tetapi harus memberitahu dokter tentang semua suplemen dan vitamin yang dikonsumsi secara teratur.

Karena vitamin yang melebihi dosis dapat memberikan efek negatif terhadap tubuh. Sebaiknya Moms konsultasi dengan dokter saat ingin mengkonsumsi vitamin E tambahan. Karena ada akibat kekurangan vitamin E dan kelebihan vitamin E yang berdampak pada tubuh Moms.

Produk Rekomendasi

TOOLS PARENTING

Komentar

Yuk, ngobrol dan sharing pendapat dengan moms lainnya.

member-image

Beri Komentar...

Artikel Terkait