3-5 tahun

3-5 TAHUN
22 Oktober 2020

6 Aktivitas Pendukung Perkembangan Anak Usia Dini Semasa Pandemi, Yuk Ikuti!

Di usia dini, anak berkembang secara fisik, mental, dan emosional dengan lebih pesat.
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Dina Vionetta
Disunting oleh Ikhda Rizky Nurbayu

Ada banyak aktivitas anak usia dini yang sebelum pandemi bisa kita lakukan dengan bebas, tapi kini harus beralih pada kegiatan lain. Contohnya adalah bermain di alam bebas.

Kita memang mesti hati-hati, Moms. Namun, jangan biarkan hal tersebut menghalangi Moms melakukan kegiatan yang bisa mendukung perkembangan buah hati Moms. Sebab, di masa-masa yang juga disebut golden age ini, anak berkembang secara fisik, mental, dan emosional.

Kegiatan Pendukung Perkembangan Anak Usia Dini

Oleh karena itu, simak kegiatan yang bisa mengoptimalkan perkembangan anak usia dini berikut ini, yuk, Moms!

Baca Juga: Ternyata, Ini Pentingnya Mengenalkan Musik Sejak Anak Usia Dini

1. Membacakan Buku

Perkembangan Anak Usia Dini - Membaca Buku

Foto: Orami Photo Stock

Dengan membacakan buku, Moms melatih perkembangan kognitif buah hati yang masih berada di rentang anak usia dini. Walau anak belum bisa membaca, Moms bisa mulai membacakan buku kepada sang buah hati untuk melatih kemampuan berbahasa Si Kecil.

Sebab, semakin cepat buah hati mendengar kata-kata yang Moms bacakan dari buku edukasional, ia akan semakin cepat mengenal kata hingga berkembang kecerdasannya. Si Kecil juga bisa mengembangkan minat membacanya di kala dewasa nanti.

2. Memasak Bersama Anak

Perkembangan Anak Usia Dini - Memasak

Foto: Orami Photo Stock

Moms bisa mengajari buah hati alat-alat memasak dengan membelikan peralatan masak-masakan. Aktivitas role-playing atau berpura-pura melakukan sesuatu ini bisa mengasah kemampuan pra-literasi dan mengabstraksi anak. Tentunya juga bisa mengembangkan kemampuan motoriknya.

Jika anak Moms sudah di atas umur 4 tahun, Moms juga bisa mengajari anak membuat hidangan mudah seperti sandwich atau salad dengan bahan yang sudah disiapkan dan dipotong. Hal ini juga menyenangkan dan dapat melatih sifat bertanggung jawab si buah hati tercinta, lho, Moms.

3. Mendengarkan Musik

Perkembangan Anak Usia Dini - Musik

Foto: Orami Photo Stock

Sebuah penelitian diUniversity of Southern California menyatakan bahwa mengekspos anak usia dini ke berbagai jenis musik bisa mendukung perkembangan otaknya.

Musik bisa mempengaruhi kemampuan motorik, kognitif, sosial, dan bahasa anak. Bahkan, musik juga bisa mempengaruhi minat anak untuk belajar.

Sebab, tidak hanya bagi orang dewasa, musik juga bisa menurunkan level stres anak-anak sejak usia dini, lho.

Jika Moms melihat minat anak yang tinggi di musik, coba saja beri anak alat musik sederhana seperti set drum kecil, atau bahkan marakas dari botol yang diisi dengan beras. Siapa tahu, anak memiliki bakat di sana.

Baca Juga: 4 Manfaat Istimewa Musik Untuk Perkembangan Anak

4. Bermain Tekstur

Perkembangan Anak Usia Dini - Permainan Tekstur

Foto: Orami Photo Stocks

Untuk mendukung kemampuan sensorik anak, coba Moms mengajak anak melakukan permainan tekstur. Moms bisa menggunakan alat peraga berupa spidol gelap untuk menjiplak huruf-huruf atau angka ke kertas berukuran A3.

Kemudian, minta buah hati untuk menghias huruf dengan benda bertekstur seperti pasir berwarna, biji-bijian, bola kapas, pasta berukuran kecil seperti macaroni atau fusilli, hingga potongan kertas berwarna.

Menyentuh huruf memberi anak kesempatan untuk merasakan bagaimana sebuah huruf terbentuk. Untuk si kecil yang sedang belajar menulis, jari-jarinya bisa bereksperimen dengan bentuk huruf sebelum memegang alat tulis.

5. Mengajak Anak Membereskan Rumah

Perkembangan Anak Usia Dini - Membereskan Rumah

Foto: Orami Photo Stock

Kedengaran menyenangkan untuk Moms, bukan? Namun, Moms mesti bersabar karena pada kenyataannya, mengajak anak membereskan rumah justru bisa agak memperlambat Moms. Tidak apa, ya?

Menurut Bridge A. Barnes dan Stephen M. York, penulis Common Sense Parenting of Toddlers and Preschoolers, tugas merapikan rumah ini bisa mengajari anak-anak Moms tentang tanggung jawab, pentingnya membantu orang lain, dan bagaimana caranya berkontribusi jadi bagian dari sesuatu yang lebih besar, contohnya keluarga.

Baca Juga: Mendadak Ada Tamu? Ini Cara Merapikan Rumah dalam Sekejap!

6. Mendorong Perkembangan Anak Lewat Gizi Baik

Foto: Orami.co.id

Agar tumbuh kembang anak usia dini lebih optimal, Moms bisa memberikan buah hati gizi penunjang selain dari makanan seimbang. Bebelac 4 merupakan susu bubuk untuk anak usia prasekolah yang dilengkapi dengan HiQ-EQ.

Bebelac 4 mengandung minyak ikan 0,24%, asam a-linolenat (Omega 3) 107 mg/saji, dan asam linoleat (Omega 6) 1073 mg/saji yang membantu pertumbuhan otaknya. Sebagai susu yang mengandung FOS:GOS 1:9, Bebelac 4 membantu pembentukan mikrobiota saluran cerna yang sehat untuk merangsang perkembangan imun dan sistem metabolik buah hati.

Tidak kalah pentingnya, Bebelac 4 juga mengandung 13 vitamin dan 9 mineral dengan kandungan zat besi, zinc, vitamin A dan kalsium untuk pertumbuhan yang optimal.

Ayo, Moms, beri buah hati gizi yang baik demi mendukung perkembangan anak usia dini yang lebih optimal.

(ADV)

Komentar

Yuk, ngobrol dan sharing pendapat dengan moms lainnya.

member-image

Beri Komentar...

Artikel Terkait