Parenting Islami

14 Januari 2022

5 Amalan Isra Miraj untuk Dilakukan, Salah Satunya Doa Pagi dan Sore!

Pahalanya luar biasa lho, Moms!
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Fia Afifah R
Disunting oleh Andra Nur Oktaviani

Sebagai salah satu peristiwa penting dalam sejarah Islam, banyak yang menjalankan amalan Isra Miraj yang dipercaya sebagai bagian dari bentuk syukur adanya kejadian tersebut.

Banyak juga yang menganggap tradisi tersebut sebagai peristiwa yang akan meningkatkan pahala jika melakukan ibadah saat itu.

Meski begitu, terdapat perbedaan pendapat tentang perayaannya meski semua ibadah yang secara umum dilakukan sebagai amalan ibadah tetap boleh dilakukan.

Baca Juga: Ibu Hamil Potong Rambut, Bagaimana Hukumnya dalam Islam?

Sejarah Isra Miraj

Isra Mi'raj -1.jpg

Foto: Orami Photo Stock

Peristiwa Isra Miraj sebenarnya adalah dua kejadian berbeda. Isra' adalah perjalanan pada malam hari yang dilakukan oleh Nabi Muhammad SAW dari Masjidil Haram di Makkah menuju Masjid al Aqsha di kota Syam.

Sedangkan Miraj ialah perjalanan Nabi Muhammad SAW sesudah Isra', untuk menuju ke Sidrat Al-Muntaha yang merupakan langit tertinggi untuk menerima wahyu dari Allah SWT terkait kewajiban salat.

Dikutip Diglib UIN Sunan Ampel Surabaya, para ulama memiliki perbedaan pendapat tentang perjalanan tersebut.

Pendapat pertama mengatakan bahwa Isra Miraj dilakukan oleh Nabi Muhammad SAW dalam keadaan sadar, yakni dengan jasad dan ruhnya. Pendapat kedua menyatakan bahawa perjalanan tersebut dilakukan dalam keadaan tidak sadar atau mimpi.

Sedangkan pendapat ketiga menyatakan bahawa perjalanan Isra dilakukan dalam keadaan sadar sedangkan perjalanan Miraj dilakukan dalam keadaan tidak sadar.

Baca Juga: Hukum Adopsi Boneka Arwah atau Spirit Doll dalam Islam, Umat Muslim Wajib Tahu!

Selain terkait kondisi nabi, ada juga perbedaan pendapat ulama tentang tanggal terjadinya Isra Miraj. Menurut Syaikh Shafiyurrahman Al-Mubarakfuri, ada sekitar 6 pendapat ulama terkait hal tersebut, yakni:

  • Isra Miraj terjadi di tahun pertama ketika Muhammad diangkat sebagai Nabi, menurut At-Thabari.
  • Isra Miraj terjadi lima tahun setelah beliau diutus sebagai Nabi, menurut Imam An-Nawawi dan Al-Qurthubi.
  • Isra Miraj terjadi di malam 27 Rajab, tahun 10 setelah kenabian atau sepuluh tahun setelah beliau diutus menjadi Nabi, menurut Al-Manshurfuri.
  • Isra Miraj terjadi 16 bulan sebelum hijrah ke Madinah, tepatnya di bulan Ramadan tahun 12 setelah kenabian.
  • Isra Miraj terjadi setahun dua bulan sebelum hijrah, atau tepatnya di bulan Muharram tahun 13 setelah kenabian.
  • Isra Miraj terjadi satu tahun sebelum hijrah ke Madinah, tepatnya di bulan Rabi’ul Awal tahun 13 setelah kenabian.

Sekembalinya Nabi Muhammad SAW dari Isra Miraj, beliau membawa syariah salat lima waktu. Sementara para ahli sejarah menegaskan bahwa Khadijah meninggal di bulan Ramadan tahun kesepuluh setelah kenabian.

Padahal sampai Khadijah meninggal belum ada kewajiban salat lima waktu. Ini membuat beberapa pendapat tertolak.

Adapun tiga pendapat terakhir, Al-Mubarakfuri memberi komentar, “Untuk tiga pendapat sisanya, saya belum mendapatkan keterangan yang menguatkan salah satu pendapat tersebut. Hanya saja, konteks surat Al-Isra’ menunjukkan bahwa peristiwa ini terjadi di waktu-waktu terakhir di Mekah.”

Baca Juga: Hukum Aborsi dalam Islam, Umat Muslim Wajib Tahu!

Amalan Isra Miraj

Macam Macam Dzikir -2.jpg

Foto: Orami Photo Stock

Saat peristiwa Isra Miraj, Nabi Muhammad SAW diajak oleh Malaikat Jibril menaiki sebuah tangga yang sangat indah menuju surga.

Setelah itu, beliau ditemani oleh Malaikat Jibril, hingga akhirnya bertemu dengan Allah SWT untuk mendapatkan wahyu secara langsung.

Amalan Isra Miraj sebenarnya adalah tradisi yang tidak memiliki dalil shahih menurut beberapa ulama. Akan tetapi, umat Islam dapat melakukan ibadah yang sebenarnya bisa dilakukan di waktu yang lain dan tetap bernilai ibadah.

Beberapa amalan Isra Miraj tersebut di antaranya yakni:

1. Berpuasa

Salah satu amalan yang dapat dikerjakan selama Rajab menjelang Isra Miraj adalah berpuasa. Sebagian ulama menyebutkan puasa Rajab ini sebagai puasa sunnah.

Hal ini berdasarkan hadits dari Iman Baihaqi dari Anas bin Malik, bahwa Rasulullah SAW bersabda:

إن في الجنة نهرا يقال له رجب أشد بياضا من اللبن و أحلى من العسل من صام من رجب يوما سقاه الله من ذلك النهر

Artinya: “Sesungguhnya di Surga ada suatu sungai bernama ‘rajab’, warnanya lebih putih dari susu, rasanya lebih manis dari madu. Barang siapa berpuasa sehari dalam bulan Rajab, maka akan diberi minum oleh Allah dari sungai itu.” (HR Bukhari Muslim)

Tidak hanya puasa Rajab, umat muslim juga dapat mengerjakan puasa sunnah lainnya, misalnya puasa Senin-Kamis, puasa Ayyamul Bidh, dan sebagainya.

Baca Juga: Hukum Nasab dalam Islam, Sistem Penentuan Perwalian dan Hak Waris

2. Memperbanyak Istigfar

Amalan Isra Miraj yang bisa dilakukan selanjutnya adalah memperbanyak istigfar. Bulan Rajab sering juga disebut bulan istghfar menjadi waktu yang pas untuk sering mengingat Allah SWT.

Salah satunya dengan sayyidul istighfar. Berikut ini bacaannya:

اللَّهُمَّ أَنْتَ رَبِّي لَا إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ خَلَقْتَنِي وَأَنَا عَبْدُكَ وَأَنَا عَلَى عَهْدِكَ وَوَعْدِكَ مَا اسْتَطَعْتُ أَعُوذُ بِكَ مِنْ شَرِّ مَا صَنَعْتُ وَأَبُوءُ لَكَ بِنِعْمَتِكَ عَلَيَّ وَأَعْتَرِفُ بِذُنُوبِي فَاغْفِرْ لِي ذُنُوبِي إِنَّهُ لَا يَغْفِرُ الذُّنُوبَ إِلَّا أَنْتَ

Artinya: “Ya Allah, Engkaulah Tuhanku. Tidak ada Tuhan selain Engkau. Engkau sudah menciptakanku, dan aku adalah hamba-Mu. Aku akan berusaha selalu ta’at kepada-Mu, sekuat tenagaku Yaa Allah. Aku berlindung kepada-Mu, dari keburukan yg kuperbuat.

Kuakui segala nikmat yang Engkau berikan padaku, dan kuakui pula keburukan-keburukan dan dosa-dosaku. Maka ampunilah aku ya Allah. Sesungguhnya tidak ada yg bisa mengampuni dosa kecuali Engkau."

3. Membaca Doa Pagi dan Doa Sore

Sering dibaca sebagai zikir, doa pagi dan sore ini bisa juga dilakukan di hari-hari biasa. Berasal dari salah satu ayat Alquran, doa ini dibacakan agar terhindar dari siksa api neraka.

رَبَّنَا اصْرِفْ عَنَّا عَذَابَ جَهَنَّمَ إِنَّ عَذَابَهَا كَانَ غَرَاماً. إِنَّهَا سَاءتْ مُسْتَقَرّاً وَمُقَاماً

(… Rabbanaṣrif 'annā 'ażāba jahannama inna 'ażābahā kāna garāmā * Innahā sā`at mustaqarraw wa muqāmā)

Artinya: "Ya Tuhan kami, semoga Engkau berkenan men jauhkan kami dari azab (siksa) api neraka jahannam, karena azabnya itu sungguh membinasakan dan seburuk-buruk tempat menetap dan tempat kediaman. (QS Al-Furqan: 65-66)

Baca Juga: Hukum dan Bahaya Ujub dalam Islam, Waspada!

4. Memperbanyak Berdoa

Amalan Isra Miraj selanjutnya adalah memperbanyak doa. Tidak ada doa khusus yang dibacakan, umat Islam dapat berdoa apapun yang diinginkan.

Sebab, Allah SWT sangat menyukai hamba-Nya yang berdoa. Sebagaimana disebutkan hadits:

عَنْ أَبِى هُرَيْرَةَ رضى الله عنه عَنِ النَّبِىِّ -صلى الله عليه وسلم- قَالَ « لَيْسَ شَىْءٌ أَكْرَمَ عَلَى اللَّهِ تَعَالَى مِنَ الدُّعَاءِ

Artinya: “Abu Hurairah RA berkata, Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: ‘Tidak ada sesuatu yang paling mulia di sisi Allah dibandingkan doa.” (HR At Tirmidzi)

5. Zikir Menjelang Isra Miraj

Menjelang Isra Mi'raj, ada bacaan zikir yang pernah diajarkan oleh Nabi Ibrahim AS untuk Nabi Muhammad SAW yang diberikan saat kedua bertemu pada peristiwa Isra Miraj. Bacaannya yakni:

لاَ حَوْلَ وَلاَ قُوَّةَ إِلاَّ بِاللَّ

(Laa haula walaa quwwata illa billah)

Artinya: "Tidak ada daya dalam menjauhi maksiat dan tidak ada upaya menjalankan ketaatan melainkan dengan pertolongan Allah."

Zikir tersebut terdapat dalam hadits yang diriwayatkan oleh Abu Ayyub Al Anshari RA:

أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- لَيْلَةَ أُسْرِىَ بِهِ مَرَّ عَلَى إِبْرَاهِيمَ فَقَالَ مَنْ مَعَكَ يَا جِبْرِيلُ قَالَ هَذَا مُحَمَّدٌ.فَقَالَ لَهُ إِبْرَاهِيمُ مُرْ أُمَّتَكَ فَلْيُكْثِرُوا مِنْ غِرَاسِ الْجَنَّةِ فَإِنَّ تُرْبَتَهَا طَيِّبَةٌ وَأَرْضَهَا وَاسِعَةٌ. قَالَ « وَمَا غِرَاسُ الْجَنَّةِ ». قَالَ لاَ حَوْلَ وَلاَ قُوَّةَ إِلاَّ بِاللَّهِ

Artinya: “Rasulullah SAW pada malam Isra pernah melewati Nabi Ibrahim AS. Nabi Ibrahim ketika itu bertanya pada malaikat Jibril, “Siapa yang bersamamu wahai Jibril?” Ia menjawab, “Muhammad.”

Ibrahim pun mengatakan pada Muhammad, “Perintahkanlah pada umatmu untuk membiasakan memperbanyak (bacaan zikir) yang nantinya akan menjadi tanaman surga, tanahnya begitu subur, juga lahannya begitu luas.”

Itulah Amalan Isra Miraj yang dapat dilakukan oleh umat Islam dan dapat dilanjutkan sebagai kebiasaan baik di hari-hari berikutnya, yang akan mengundang pahala.

  • http://digilib.uinsby.ac.id/1889/
  • http://smpbptahfidzattaubah.sch.id/read/74/amalan-yang-dapat-dilakukan-pada-hari-peringatan-isra-miraj-1442-h-nabi-muhammad-saw
  • https://konsultasisyariah.com/5373-peringatan-isra-mi%E2%80%99raj.html
  • https://muslim.or.id/8979-jangan-malas-untuk-berdoa.html
  • https://worldquran.com/
Produk Rekomendasi

TOOLS PARENTING

Komentar

Yuk, ngobrol dan sharing pendapat dengan moms lainnya.

member-image

Beri Komentar...

Artikel Terkait