Gratis Ongkir minimum Rp 250.000* Lihat detil

DIREKTORI

Belanja Berdasarkan Kategori :
Belanja Berdasarkan Kategori
DIREKTORI BELANJA
  • Promo & Highlights

  • Kebutuhan Bayi

  • Perlengkapan Bayi

  • Perawatan Pribadi

  • Supermarket

  • Rumah & Dekorasi

  • Kosmetik

  • Alat Kecantikan

  • Pakaian & Aksesoris

  • Kesehatan

  • Mainan & Media

  • Gadget & Elektronik

  • Harga Terbaik
  • Brand Pilihan
  • Promo ANZ 30% Semua produk




Kesehatan Anak | Sep 20, 2018

Amankah Anak Makan Makanan Kaleng?

Bagikan



Pernahkah Moms berpikir untuk memberikan makanan kaleng kepada anak?

Beberapa dari Moms malah mungkin sengaja menghindari pemberian makanan kaleng untuk anak karena konon makanan kaleng berbahaya untuk kesehatan Si Kecil.

Dikutip dari Parents.com, orang tua yang menghindari pemberian makanan kaleng kepada anak mungkin cukup paham dengan potensi bahaya yang bisa ditimbulkan oleh jumlah MSG dan pengawet dalam makanan kaleng.

Baca Juga : Bolehkah Anak Makan Telur Setiap Hari?

Memang benar, makanan kaleng seperti kornet, sarden, kacang-kacangan, buah, sayur, dan sup mengandung MSG yang cukup tinggi.

Hal ini tentu sangat tidak disarankan untuk dikonsumsi oleh anak-anak.

Namun, beberapa studi menemukan bahwa konsumen juga bisa mengurangi kadar MSG dalam makanan tersebut dengan mengeringkan lalu membilasnya.

Berdasarkan studi tersebut, kandungan MSG dalam makanan kaleng bisa berkurang sebanyak 9-23 persen dengan cara tersebut.

Namun, di sisi lain, mengeringkan dan membilasnya juga akan membuat nutrisi dalam makanan tersebut juga jadi hilang. Jangan salah, makanan kaleng juga punya nutrisi di dalamnya lho Moms.

makanan kaleng, amankah makanan kaleng untuk anak

Berdasarkan riset yang dilakukan Academy of Nutrition and Dietetics, makanan kaleng dan makanan beku juga punya nutrisi yang sama dengan makanan segar.

Sebuah studi yang dilakukan American Journal of Lifestyle Medicine menemukan bahwa kandungan nutrisi pada sayuran dan buah segar dan makanan dikemas dalam kaleng atau dibekukan sama-sama punya kandungan nutrisi yang bisa memenuhi kebutuhan nutrisi harian.

Dengan kandungan tersebut, Moms sebetulnya masih bisa memberikan makanan kaleng kepada Si Kecil.

Namun, tentu jumlahnya tidak boleh lebih banyak dari makanan segar. Moms bisa mengombinasikan makanan kaleng dengan makanan segar dalam hidangan.

Dalam memilih makanan kaleng untuk Si Kecil, Moms sebagaiknya teliti dulu komposisinya. Pilih makanan kaleng yang rendah MSG dan gula atau bahkan non-MSG dan gula.

Moms juga bisa memilih makanan kaleng yang dikemas dalam kaleng berlogo BPA-free untuk lebih menjamin kesehatannya.

Jadi, sesekali, tidak masalah kok memberikan Si Kecil makanan kaleng. Tapi jangan banyak-banyak ya Moms. Kombinasikan juga dengan makanan segar. Selamat mencoba!

(AND)

Bagikan

Artikel Terkait



Newsletter

Dapatkan diskon dan penawaran spesial setiap hari melalui email kamu dengan berlangganan newsletter.