Gratis Ongkir minimum Rp 250.000* Lihat detil

DIREKTORI

Belanja Berdasarkan Kategori :
Belanja Berdasarkan Kategori
DIREKTORI BELANJA
  • Promo & Highlights

  • Kebutuhan Bayi

  • Perlengkapan Bayi

  • Perawatan Pribadi

  • Supermarket

  • Rumah & Dekorasi

  • Kosmetik

  • Alat Kecantikan

  • Pakaian & Aksesoris

  • Kesehatan

  • Mainan & Media

  • Gadget & Elektronik

  • Harga Terbaik
  • Brand Pilihan
  • Promo ANZ 30% Semua produk




Amankah Tetap Menjadi Vegetarian Selama Hamil?

Bagikan



Belakangan, vegetarian sepertinya sedang banyak digandrungi. Orang-orang mulai meninggalkan daging dan ikan untuk menu makan mereka.

Tapi, bagaimana jika hamil? Apakah para ibu hamil vegetarian ini juga akan bisa mendapatkan nutrisi lengkap?

Banyak vegetarian yang hamil khawatir dengan asupan makanan mereka.

Mereka khawatir kebutuhan nutrisi janin menjadi tidak tercukupi jika mereka hanya mengonsumsi menu makanan vegetarian. Apakah betul begitu?

Baca Juga : 6 Manfaat Menjadi Vegetarian Bagi Kesehatan Kita

Tetap Aman Menjadi Vegetarian Selama Hamil

Dikutip dari Fitpregnancy.com, saat hamil, para vegetarian tetap bisa mendapatkan nutrisi lengkap dari menu vegetarian yang mereka konsumsi.

Semua protein, vitamin, mineral, dan nutrisi lainnya yang dibutuhkan bisa terpenuhi oleh menu vegetarian.

Semua kebutuhan nutrisi itu akan tercukupi dengan perencanaan menu yang baik.

Dalam setiap sesi makanannya, vegetarian yang hamil harus memasukkan kombinasi sumber karbohidrat, buah, sayuran, polong-polongan, dan kacang-kacangan.

Untuk kasus tertentu, vegetarian yang hamil harus mengonsumsi suplemen untuk memenuhi kebutuhan nutrisinya.

Ini akan membantu untuk memenuhi kebutuhan janin selama masa pertumbuhan dan perkembangan.

Baca Juga : Ini Buah dan Sayuran Pantangan Ibu Hamil

Penuhi Nutrisi Selama Kehamilan Dengan Makanan-Makanan Ini

Sebagai sumber protein, Moms bisa memilih kacang-kacangan, tahu, tempe, yogurt, telur, dan produk susu lainnya.

Sebagai sumber zat besi, Moms bisa memilih sereal yang sudah terfortifikasi zat besi, roti, pasta, sayuran hijau, dan kacang-kacangan.

Untuk kebutuhan seng, Moms bisa mendapatkannya dari sereal yang sudah terfortifikasi seng, kacang-kacangan, kedelai, keju, dan gandum.

Kebutuhan kalsium bisa dipenuhi dengan mengonsumsi susu, keju, yogurt, jus buah, sereal, dan sayuran hijau.

Untuk membantu penyerapan kalsium, Moms juga akan membutuhkan vitamin D.

Vitamin D ini bisa didapatkan dari susu sapi, beberapa jenis jeruk, sereal, dan susu yang sudah terfortifikasi vitamin D. Suplemen vitamin D juga mungkin dibutuhkan.

Untuk mendukung perkembangan otak bayi, vitamin B12 sangat dibutuhkan Moms.

Cobalah untuk mengonsumsi beberapa porsi produk susu setiap harinya untuk memenuhi kebutuhan vitamin B12. Suplemen vitamin B12 juga mungkin akan dibutuhkan.

Iodium juga dibutuhkan untuk memaksimalkan perkembangan otak janin. Garam beriodium, rumput laut kering, susu sapi, dan yogurt merupakan sumber iodium yang baik.

Nah, yang tidak kalah penting adalah DHA. DHA merupakan asam lemak omega-3 yang membantu perkembangan mata dan otak janin.

DHA dapat ditemukan pada ikan, minyak ikan, dan alga. Untuk vegetarian, Moms mungkin bisa mengonsumsi suplemen DHA yang terbuat dari alga.

(AND)

Bagikan

Artikel Terkait



Newsletter

Dapatkan diskon dan penawaran spesial setiap hari melalui email kamu dengan berlangganan newsletter.