Kesehatan

KESEHATAN
5 Maret 2021

Cari Tahu Manfaat, Dosis dan Harga Amoxilin

Amoxilin merupakan antibiotik yang digunakan untuk mengobati infeksi karena berbagai jenis bakteri.
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Istihanah
Disunting oleh Adeline Wahyu

Moms mungkin tidak asing dengan amoxilin. Obat yang satu ini merupakan antibiotik yang digunakan untuk mengobati infeksi karena berbagai jenis bakteri.

Jurnal StatPearls menjelaskan amoxilin adalah salah satu antibiotik yang paling umum digunakan di perawatan primer.

Amoxilin biasanya dikemas menjadi tablet IR, ER, atau tablet kunyah. Tablet kunyah dan tablet IR hanya tersedia sebagai obat generik. Tablet ER hanya tersedia sebagai obat bermerek Moxatag.

Amoksisilin juga hadir sebagai kapsul dan suspensi. Semua jenis obat ini harus dikonsumsi langsung tidak dapat diberikan dalam bentuk lain.

Baca juga: Resistensi Antibiotik, Risiko Jika Tidak Menghabiskan Obat Antibiotik

Dosis Amoxilin

Amoxilin merupakan Jenis Antiobiotik

Foto : Orami Photo Stock

Dosis obat ini akan berbeda untuk setiap pasien. Moms harus mengikuti perintah dokter atau petunjuk pada label.

Informasi ini berikut hanya mencakup dosis rata-rata yang dianjurkan saat mengonsumsinya secara umum. Jika dosis yang diberikan pada Moms berbeda, jangan ubah kecuali jika dokter menyuruh melakukannya.

Jumlah amoxilin yang diminum tergantung dari kekuatan obatnya.

Selain itu, jumlah dosis untuk minum setiap hari, waktu yang diperbolehkan antara dosis, dan lamanya konsumsi tergantung pada masalah medis yang Moms gunakan untuk obat tersebut.

Selain kondisi medis, umur dan juga berat badan mempengaruhi dosis yang akan diberikan oleh dokter.

1.Dosis Untuk Mengobati Infeksi Bakteri

Dewasa, remaja, dan anak-anak dengan berat 40 kilogram (kg) atau lebih, dosis yang disarankan adalah 250 hingga 500 miligram (mg) setiap 8 jam, atau 500 hingga 875 mg setiap 12 jam.

Anak-anak dan bayi yang berusia lebih dari 3 bulan dengan berat kurang dari 40 kg, biasanya dosis yang diberikan 20 sampai 40 miligram (mg) per kilogram (kg) berat badan per hari, dibagi dan diberikan setiap 8 jam, atau 25 sampai 45 mg per kg berat badan per hari, dibagi dan diberikan setiap 12 jam.

Bayi berusia 3 bulan ke bawah, dosis yang disarankan biasanya adalah 30 mg per kg berat badan per hari.

Cara konsumsinya dibagi dan diberikan setiap 12 jam.

2. Dosis untuk Pengobatan Penyakit Seksual (Gonorea)

Amoxilin juga digunakan untuk pengobatan penyakit seksual. Dosis yang dianjurkan juga ditentukan oleh berat badan juga umur pasien.

Dewasa, remaja, dan anak-anak dengan berat 40 kilogram (kg) atau lebih — 3-gram (g) dikonsumsi sebagai dosis tunggal.

Anak-anak berusia 2 tahun ke atas dengan berat kurang dari 40 kg. Dosis yang diberikan biasanya adalah 50 miligram (mg) per kilogram (kg) berat badan per hari, dikombinasikan dengan 25 mg per kg probenesid, diambil sebagai dosis tunggal.

Sementara untuk anak-anak di bawah usia 2 tahun penggunaan tidak disarankan.

Obat yang satu ini merupakan antibiotic yang digunakan untuk mengobati infeksi karena berbagai jenis bakteri.

Baca juga: Balita Sakit Flu, Perlukah Minum Antibiotik?

3. Dosis untuk Pengobatan Infeksi Helycobater Pylori

Dewasa yang menjalani terapi ganda disarankan untuk konsumsi 1000 miligram (mg) amoksisilin dan 30 mg lansoprazole, masing-masing diberikan tiga kali sehari (setiap 8 jam) selama 14 hari.

Sementara untuk yang menjalani terapi rangkap tiga, dosis yang disarankan adalah 1000 mg amoksisilin, 500 mg klaritromisin, dan 30 mg lansoprazole, semuanya diberikan dua kali sehari (setiap 12 jam) selama 14 hari.

Untuk anak-anak penggunaan dan dosis harus ditentukan oleh dokter. Jangan asal memberikan ya Moms.

4. Dosis untuk Orang Lanjut Usia

Ginjal orang lanjut usia mungkin tidak bekerja sebaik dulu. Hal ini dapat menyebabkan tubuh memproses obat lebih lambat.

Akibatnya, lebih banyak obat bertahan di tubuh dalam waktu yang lebih lama. Sehingga risiko efek samping akan meningkat dalam tubuh.

Biasanya dokter akan memberikan dosis amoxilin yang lebih rendah dengan jadwal yang berbeda.

Cara ini dianggap dapat membantu kadar obat dalam tubuh agar tidak menumpuk terlalu banyak di tubuh.

Baca juga: 6 Fakta Seputar Antibiotik, Sudah Tahu?

Manfaat Amoxilin

manfaat amoxilin

Foto: Orami Photo Stock

Amoxilin merupakan antibiotik yang digunakan untuk mengobati berbagai jenis infeksi bakteri. Manfaat yang paling utama adalah mengobati pneumonia, abses pada gigi dan infeksi saluran kemih (ISK)

Manfaat amoxilin juga dapat dirasakan oleh anak-anak. Biasanya dokter akan memberikan amoxilin saat anak Moms mengalami infeksi di telinga atau di bagian dada.

Untuk mendapatkan manfaat amoxilin , Moms harus berkonsultasi terlebih dahulu ke dokter. Karena obat ini hanya dapat dibeli dengan resep dokter, baik untuk jenis kapsul, tablet atau sirup. Sementara amoxilin yang diinjeksi hanya bnisa dilakukan di rumah sakit.

Baca juga: Pemberian Antibiotik Sebelum Anak Berumur 2 Tahun Berisiko Meningkatkan Obesitas?

Efek Samping Amoxilin

efek samping amoxilin

Foto : Orami Photo Stock

Amoxilin juga memiliki efek samping sama seperti obat-obatan lainnya. Namun, tidak semua orang dapat merasakan efek samping dari obat antibiotik ini. Namun, Moms perlu berhati-hati dan segera temui dokter untuk mendapatkan penanganan lebih baik.

Menurut European Journal of Case Report in Internal Medicine salah satu efek samping dari amoxilin adalah kristaluria, tetapi kondisi ini sangat jarang terjadi dan mungkin asimtomatik atau memiliki implikasi pada ginjal yang parah.

1.Efek Samping Paling Umum

Efek samping yang umum ini terjadi hanya pada 1 dari 10 orang. Moms bisa terus mengkonsumsi obatnya, tetapi konsultasikan dulu dengan dokter atau apoteker. Jika efek samping ini disertai dengan mual, muntah, diare, ruam dan infeksi jamur pada vagina, sebaiknya Moms segera berkonsultasi pada dokter sehingga dapat ditangangi dengan baik.

2. Efek Samping Serius

Efek samping yang serius sebenarnya jarang terjadi, tetapi Moms tetap harus hubungi dokter jika mengalami gejala berikut:

  • Diare mungkin disertai kram perut yang mengandung darah atau lendir. Jika mengalami diare parah selama lebih dari 4 hari Moms juga harus berbicara dengan dokter.
  • Kotoran pucat dengan warna urin gelap, kulit menguning atau bagian putih mata Moms pucat (tanda peringatan masalah hati atau kandung empedu)
  • Memar atau perubahan warna kulit
  • Nyeri sendi atau otot yang muncul setelah 2 hari minum obat
  • Ruam kulit dengan bercak merah melingkar

Beberapa dari efek samping yang serius ini dapat terjadi hingga 2 bulan setelah mengkonsumsi amoxicillin.

3. Reaksi Alergi yang Serius

Amoxilin juga bisa mengakibatkan reaksi alergi. Namun, hanya sekitar 1 dari 15 orang yang dapat mengalami reaksi alergi terhadap amoxilin.

Dalam kebanyakan kasus, reaksi alerginya ringan dan dapat berupa, ruam kulit yang timbul dan gatal, batuk dan napas berbunyi.

Reaksi alergi ringan biasanya berhasil diobati dengan menggunakan antihistamin. Dalam kasus yang jarang terjadi, amoxilin dapat menyebabkan reaksi alergi yang serius atau anafilaksis.

Selain yang disebutkan di atas, masih ada lagi reaksi amoxilin terhadap tubuh. Biasanya peringatan ini akan tertulis dalam kemasan obat tersebut.

Baca juga: Orang Tua Wajib Tahu Kapan Anak Butuh Antibiotik

Cara Mengatasi Efek Samping Amoxilin

cara konsumsi obat

Foto : Orami Photo Stock

Efek samping amoxilin dapat diatasi dengan cara yang berbeda, tergantung dari keluhan yang Moms rasakan.

Jika efek samping amoxilin menyebabkan rasa mual, Moms sebaiknya konsumsi makanan yang sehat. Hindari makanan berminyak atau pedas. Selain itu, Moms juga disarankan untuk konsumsi amoxilin satu jam setelah makan.

Namun, jika Moms mengalami diare sebaiknya konsumsi makanan yang mengandung banyak cairan seperti air atau labu untuk menghindari dehidrasi. Tanda-tanda dehidrasi antara lain buang air kecil lebih sedikit dari biasanya atau kencing berbau tajam. Jangan minum obat lain untuk mengobati diare tanpa berbicara dengan apoteker atau dokter.

Harga Amoxilin

harga amoxilin

Foto : Orami Photo Stock

Amoxilin dijual dengan berbagai jenis merek dagang. Antibiotik ini juga ada yang dimasukan dalam obat generik dan juga obat paten, tergantung dari keluhan ya dirasakan oleh Moms.

Harga amoxilin dijual muali dari Rp.2700 hingga Rp.15.400 tergantung dari merek dagangnya. Tapi Moms perlu ingat, obat ini tidak bisa dibeli tanpa adanya resep dokter ya.

Baca juga: Ruam Amoxicillin pada Bayi, Kondisi Ruam karena Antibiotik

Amoxilin Harus Dihabiskan

habiskan obat

Foto : Orami Photo Stock

Saat mengkonsumsi amoxilin, Moms harus menghabiskannya. Karena jika obat ini tidak diminum sampai habis bisa jadi bakteri yang ada di tubuh Moms tidak hilang dengan sepenuhnya.

Pastikan saat mengkonsumsi amoxilin juga sesuai dengan jadwalnya. Agar obat ini dapat bekerja dengan baik di dalam tubuh Moms. Jika Moms merasa kondisi tubuh membaik setelah amoxilin, sebaiknya tetap lanjutkan untuk mengkonsumsinya.

Karena jika Moms tidak menghabiskan amoxilin dalam beberapa waktu bisan jadi tubuh resisten dan obat ini tidak dapat lagi bekerja di tubuh Moms. Tapi ingat ya Moms, hanya konsumsi sesuai yang dianjurkan oleh dokter.

Baca juga: Minum Antibiotik Saat Menyusui, Berdampakkah Pada Si Kecil?

Moms demikian penjelasan tentang manfaat, dosis, efek samping dan harga amoxilin. Semoga bermanfaat ya!

Komentar

Yuk, ngobrol dan sharing pendapat dengan moms lainnya.

member-image

Beri Komentar...

Artikel Terkait