ADVERTISEMENT

PASCAMELAHIRKAN
03 Agustus 2022

7 Hal yang Bisa Suami Lakukan untuk Menjadi Ayah ASI agar Istri Semangat Menyusui

Ada juga berbagai cara yang bisa Moms lakukan untuk membuat Dads mau menjadi ayah ASI
Artikel ditulis oleh Nurul Aulia Ahmad
Disunting oleh Aprillia

Moms tahukah betapa pentingnya ayah ASI dalam menyukseskan program menyusui?

Banyak penelitian membuktikan bahwa ayah punya peran penting dalam menyusui.

Karena itu juga, jika ingin seorang ibu sukses menyusui bayinya sang ayah harus turun tangan dan ambil bagian.

Banyak suami yang ingin membantu pasangan mereka karena ternyata menyusui tidaklah mudah.

Sayangnya, mereka kadang tidak tahu apa yang harus dilakukan untuk membantu pasangan mereka.

Baca Juga: 9 Cara Memperbanyak ASI Secara Alami serta Makanan Pelancar ASI untuk Ibu Menyusui

Hal-hal yang Bisa Dads Lakukan sebagai Ayah ASI

ADVERTISEMENT

Hal-hal yang bisa Dads lakukan untuk mendukung Moms selama masa menyusui, juga sebagai ayah ASI, yakni:

1. Menggendong Bayi

Foto: Dorong Dads untuk Membangun Hubungan dengan Si Kecil

Foto: ayah bermain dengan bayinya (Orami Photo Stock)

ADVERTISEMENT

Gendong Si Kecil dan bicaralah dengannya saat dia terbangun.

Pada waktu tidur atau tidur siang, Dads dapat menggendong dan mengayunkannya dengan lembut sampai dia tertidur kembali. Saat dia tidur, Dads bisa duduk sambil memeluknya.

2. Kontak dari Kulit ke Kulit

Kontak dari kulit ke kulit, atau menggunakan metode kanguru dapat meningkatkan hubungan antar ayah dan bayi menjadi lebih mendalam.

Saat Dads meletakkan bayi di dada telanjang dan meringkuk bersama sembari kulit bersentuhan, hal tersebut dapat merangsang pelepasan hormon oksitosin.

ADVERTISEMENT

Hormon oksitosin bertanggung jawab dalam pembentukan rasa cinta dan ikatan. Sehingga, membantu menjalin hubungan dekat antara Dads dan anak.

Baca Juga: 10 Cara Sukses ASI Eksklusif Ibu Bekerja, Yuk Semangat untuk para Working Moms!

3. Bermain Bersama Anak

Foto: Jadikan Dads sebagai Pelatih Menyusui

Foto: ayah dan anak (Orami Photo Stock)

Menhabiskan waktu bersama anak dengan bersenang-senang juga bisa meningkatkan kedekatan.

Dads dapat mencoba hal menyenangkan seperti, menyanyikan Si Kecil lagu, berbaring besama, berbicara dengan bayi dengan suara dan ekspresi yang lucu, bermain cilukba, dan hal menyenangkan lainnya.

4. Berjalan-jalan Keluar Rumah

ADVERTISEMENT

Scroll untuk melanjutkan

Ajak Si Kecil berjalan-jalan dengan menggunakan gendongan, stroller dan sejenisnya untuk menikmati udara segar guna menenangkan bayi ketika sedang rewel.

Ini juga akan memberi manfaat bagi Moms untuk beristirahat dan menghabiskan waktu menyenangkan seorang diri.

Baca Juga: Bentuk Dukungan Suami untuk Ibu Menyusui yang Dapat Diberikan dan Manfaatnya

5. Membantu Pekerjaan Rumah

Sebagai ayah ASI, Dads dapat membantu Moms dengan menyelesaikan ragam pekerjaan rumah, memasak, atau menjaga anak-anak.

Ibu yang baru melahirkan butuh ekstra energi dan istirahat yang cukup agar dapat memberi ASI berkualitas baik untuk Si Kecil.

Untuk itu, beritahu Moms untuk selalu beristirahat dan mengonsumsi makanan yang sehat, lalu mengambil alih pekerjaan rumah.

Dengan begitu, proses menyusui Si Kecil dapat berjalan dengan baik. Bila Dads terlalu sibuk dengan pekerjaan di kantor, maka bisa mempekerjakan ART atau meminta bantuan dari kerabat dekat.

6. Ungkapkan Perasaan Cinta pada Pasangan

ADVERTISEMENT

Foto: Ungkapkan Perasaan Cinta pada Pasangan (pexels.com)

Foto: pasangan bahagia (Orami Photo Stock)

Menjadi ibu baru itu tentu tidak mudah, mereka rentan mengalami masalah emosional yang dapat berpengaruh bagi kesehatannya dan juga bayi.

Sebagai seorang suami, selalu beritahu istri bahwa Dads mencitainya. Beri dia banyak kasih sayang dan perhatian, serta bersabarlah jika dia tampaknya tidak tertarik untuk berhubungan intim untuk sementara waktu.

Beri dia waktu yang dia butuhkan untuk pulih dan terbiasa dengan tanggung jawab barunya.

Baca Juga: Pentingnya Support System Ibu Hamil agar Moms Nyaman Selama Mengandung hingga Melahirkan

7. Peduli pada Istri saat Menyusui

Saat telah memasuki waktu menyusui, Dads dapat menunjukkan kepedulian yang bisa membuat Moms merasa nyaman.

Ambillah bantal menyusui dan bantu Moms dan Si Kecil berada dalam posisi yang nyaman selama menyusui.

ADVERTISEMENT

Letakkan segelas air dan makanan ringan di sebelah pasangan dan tanyakan apakah ada hal lain yang dapat Dads lakukan.

Ketika dia merasa nyaman dan santai, itu akan membantu ASI lebih lancar untuk dikonsumsi bayi.

Jika Dads tinggal untuk menemani istri, maka dapat melakukan percakapan yang menyenangkan dengannya sambil membantu menjaga bayi tetap terjaga untuk menyusu.

Dads juga bisa bantu Moms lebih rileks dengan memberikan pijat oksitosin untuk Moms.

Cara Membuat Suami Jadi Ayah ASI

Moms bisa kok membantu Dads untuk menjadi ayah ASI dan ikut menyukseskan pemberian ASI eksklusif untuk Si Kecil

Cari tahu yuk cara membuat pasangan jadi ayah ASI!

ADVERTISEMENT

1. Beri Tahu Pentingnya Menyusui

Foto: Beri Tahu Pentingnya Menyusui

Foto: ibu menyusui (Orami Photo Stock)

Kebanyakan ayah hanya tahu bahwa menyusui dilakukan untuk membuat Si Kecil kenyang dan tidak lagi merengek. Padahal, Moms tahu sendiri, menyusui lebih dari itu.

Nah, Moms bisa menjelaskan kepada Dads apa saja keuntungan menyusui untuk Si Kecil dan untuk Moms juga.

Ketika dia tahu bahwa menyusui punya peran yang sangat penting untuk Si Kecil ketika dia dewasa nanti, Dads pasti akan termotivasi untuk membantu Moms menyukseskan ASI eksklusif.

Beberapa manfaat dari menyusui dapat dirasakan ibu dan bayi, seperti:

  • Menyusui dapat membantu melindungi bayi dari beberapa penyakit, seperti asma, obesitas, diabetes tipe 1, dan sindrom kematian bayi mendadak (SIDS), infeksi telinga, dan penyakit perut.
  • Menyusui dapat mengurangi risiko ibu terkena kanker payudara dan ovarium, diabetes tipe 2, dan tekanan darah tinggi.
  • Menurunkan berat badan lebih cepat setelah melahirkan, membakar sekitar 500 kalori ekstra sehari untuk meningkatkan dan mempertahankan pasokan susu.
  • Merangsang rahim untuk berkontraksi dan kembali ke ukuran normal.
  • Perdarahan pascapersalinan berkurang.
  • Mengurangi risiko depresi pascamelahirkan dan suasana hati yang lebih positif.

Baca Juga: Pekan ASI Sedunia: Ciptakan Dunia yang Mendukung Ibu Menyusui Memberikan ASI Eksklusif

2. Diskusikan Tujuan Menyusui

Foto: Diskusikan Tujuan Menyusui

Foto: ayah dan bayi (Orami Photo Stock)

World Health Organization (WHO) telah merekomendasikan pemberian ASI hingga Si Kecil berusia 2 tahun.

Sebab, 2 tahun pertama kehidupan seorang anak sangat penting, karena nutrisi yang optimal selama periode ini menurunkan morbiditas dan mortalitas, mengurangi risiko penyakit kronis dan mendorong perkembangan yang lebih baik secara keseluruhan.

Diskusikan dengan suami berapa lama waktu yang Moms butuhkan untuk menyusui Si Kecil dalam mencapai tujuan, yaitu bayi yang sehat.

Tujuan ini perlu Moms diskusikan dengan suami. Moms juga perlu mendiskusikan tantangan yang mungkin akan dihadapi nantinya.

Moms dan Dads juga bisa tukar pikiran mengenai strategi yang perlu dijalankan untuk mencapai tujuan tersebut.

Baca Juga: Botol ASI: Cara Membersihkan, Sterilisasi, Menyimpan, dan Rekomendasi Produknya

3. Jadikan Dads sebagai Pelatih Menyusui

Moms bisa meminta tolong Dads untuk menonton video mengenai menyusui yang benar. Di rumah, Moms bisa meminta Dads untuk memeragakannya pada Moms dan Si Kecil.

Ini akan sangat membantu karena Moms tidak perlu menghabiskan banyak waktu menonton video sambil repot mengurus Si Kecil.

Moms juga bisa meminta Dads untuk mengikuti seminar-seminar untuk ayah ASI. Belakangan ini, seminar-seminar seperti itu cukup populer.

4. Beri Tahu Dads Bahwa Bantuan Darinya Akan Sangat Menolong

Foto: Beri Tahu Dads Bahwa Bantuan Darinya Akan Sangat Menolong

Foto: suami istri (Orami Photo Stock)

Jelaskan pada suami bahwa bantuan darinya akan sangat menolong kegiatan Moms sehari-hari.

Mulai dari Membawa Si Kecil ke pangkuan Moms untuk disusui, mencuci botol susu, mencuci pompa ASI menyiapkan camilan dan minuman saat Moms menyusui atau memompa ASI, membantu Si Kecil bersendawa, mengganti popok Si Kecil, dan meninabobokan Si Kecil akan sangat meringankan Moms.

Hargai setiap usaha yang ia berikan dalam membantu Moms selama menyusui.

Baca Juga: Manfaat Daun Katuk untuk ASI dan Kesehatan, Ketahui Cara Mengolahnya Juga, Moms!

5. Ajarkan Dads Menyusui Si Kecil dengan Botol

Foto: Ajarkan Dads Menyusui Si Kecil dengan Botol (gettyimages.com)

Foto: ayah memberi susu pada bayi (Orami Photo Stock)

Agar Dads menjadi ayah ASI yang baik, libatkan ia dengan mengajarkannya menyusui Si Kecil dengan botol susu.

Ini akan mendekatkan Si Kecil dengan ayahnya sekaligus meringankan tugas Moms jika Moms sedang butuh istirahat.

Namun terlebih dulu siapkan ASI perah dengan memompanya untuk diberikan pada Si Kecil nantinya.

6. Dorong Dads untuk Membangun Hubungan dengan Si Kecil

Moms perlu mendorong Dads untuk menjalin hubungan dengan Si Kecil. Menggendong Si Kecil hingga tertidur, skin-to-skin di dada, atau hal lain yang bisa membuat Dads makin dekat dengan Si Kecil.

Saat Dads semakin dekat dengan Si Kecil, dia akan semakin termotivasi untuk mendukung Moms menyusui Si Kecil dengan baik.

Bentuk dukungan ini akan membuat Moms sangat terbantu dan termotivasi untuk menyusui dengan keras kepala dan tidak mudah menyerah.

7. Temukan Cara untuk Menghabiskan Waktu Bersama

Foto: Temukan Cara untuk Menghabiskan Waktu Bersama (elitedaily.com)

Foto: pasangan sedang bersantai (Orami Photo Stock)

Ketika menyusui berlangsung selama satu tahun atau lebih, tantangan umum yang terjadi adalah bahwa para Dads biasanya akan merasa ditinggalkan.

Untuk itu, Moms dapat mengingatkan pasangan dengan lembut bahwa menyusui adalah hal terbaik dan sangat penting bagi Moms dan Dads, agar Si kecil dapat tumbuh dengan baik, sehingga membutuhkan sikap tidak mementingkan diri dari kedua belah pihak.

Moms dapat membuat waktu yang khusus dihabiskan bersama pasangan, setelah Si Kecil tertidur, agar Moms dan Dads dapat terhubung kembali dan mengisi ulang energi bersama.

Moms juga bisa mendorong pasangan untuk meningkatkan bonding dengan Si kecil dengan cara seperti bertanggung jawab atas waktu memandikan bayi atau menidurkannya setiap malam, dapat membantu memastikan bahwa dinamika keluarga seimbang, agar rumah tangga tetap harmonis.

Baca Juga: 8 Barang Kebutuhan Ibu Menyusui yang Pasti Moms Perlukan, dari Nursing Dress hingga Pompa ASI

Selain dibantu untuk menjadi ayah ASI dari Moms, Dads juga bisa mendapatkan bantuan untuk menjadi ayah ASI yang mendukung proses menyusui pasangan melalui tenaga kesehatan.

Berdasarkan penelitian di Primary Health Care Research & Development pasangan dari ibu menyusui memainkan peran penting dalam mempromosikan dan mendukung wanita menyusui.

Sehingga, penting bagi tenaga kesehatan untuk memberikan informasi dan dukungan yang memadai kepada mereka juga.

Kunjungan antara tenaga kesehatan, seperti bidan dengan wanita pada periode antenatal dan postnatal harus mencakup pasangan mereka bila memungkinkan.

Diskusi seputar menyusui selama kontak ini dapat meningkatkan pengetahuan, kepercayaan diri dan harapan pasangan, serta memungkinkan mereka untuk mendukung pasangannya dengan cara yang tepat.

Nah, itulah beberapa cara yang bisa Moms lakukan untuk membuat Dads sukses jadi ayah ASI. Selamat mencoba!

  • https://www.cdc.gov/nccdphp/dnpao/features/breastfeeding-benefits/index.html
  • https://my.clevelandclinic.org/health/articles/15274-the-benefits-of-breastfeeding-for-baby--for-mom
  • https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/infant-and-young-child-feeding
  • https://www.medela.us/breastfeeding/articles/you-and-your-partner-helping-them-understand-your-breastfeeding-journey
  • https://www.verywellfamily.com/a-guide-to-breastfeeding-for-dads-4155912
  • https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC8569909/

Sebelumnya

11 Penyebab ASI Seret dan Cara Memperbanyak ASI yang Perlu Diketahui Ibu Menyusui
Nurul Aulia Ahmad • 03 Agt 2022

Selanjutnya

14 Jenis Vitamin untuk Ibu Menyusui dan Rekomendasi Produk Terbaiknya
Nurul Aulia Ahmad • 04 Agt 2022

Komentar

Yuk, ngobrol dan sharing pendapat dengan moms lainnya.

Artikel Terkait
Artikel Pilihan Editor

ADVERTISEMENT