ADVERTISEMENT

TRIMESTER 2
04 Juni 2022

Baby Moon, Ini 6 Hal yang Bisa Moms Lakukan bersama Pasangan

Menikmati liburan terakhir sebelum jadi ibu
Artikel ditulis oleh Orami
Disunting oleh Adeline Wahyu

Baby moon bisa diibaratkan sebagai honeymoon kedua yang dilakukan ketika Moms sedang hamil, sebelum si kecil lahir.

Ini adalah masa di mana Moms dan Dads bisa menikmati waktu bersama sebelum berubah status menjadi orangtua dan kekurangan waktu tidur untuk mengurus bayi yang baru lahir.

Bulan-bulan setelah kelahiran bayi baru adalah roller coaster bagi para orang tua. Inti dari baby moon adalah menikmati liburan atau petualangan terakhir sebelum melahirkan.

Sama halnya seperti bulan madu, destinasi baby moon bisa ke mana saja, tergantung pada keputusan Moms dan Dads.

Tapi, Sally Peck, seorang family travel dalam artikelnya, mengungkapkan bahwa masalahnya bukan sekadar destinasi, tapi apa yang bisa Moms dan Dads lakukan selama baby moon.

Sally sendiri merekomendasikan bersantai, jalan-jalan di kota, dan menikmati kuliner, sebagai beberapa aktivitas pilihan yang bisa dilakukan saat baby moon.

Baca Juga: 10 Rekomendasi Hotel di Jogja, Cocok untuk Honeymoon hingga Babymoon!

ADVERTISEMENT

Hindari melakukan aktivitas berat seperti hiking, watersport, atau berkemah.

Nah, buat Moms yang sedang merencanakan perjalanan baby moon dalam waktu dekat, berikut inspirasi apa saja yang bisa Moms lakukan bersama Dads selama baby moon.

Tapi sebelumnya, cari tahu dulu yuk, kapan waktu yang tepat untuk baby moon.

ADVERTISEMENT

Kapan Sebaiknya Melakukan Baby Moon?

Foto: trimester kedua

Foto: Orami Photo Stock

Tidak ada aturan yang tegas dan cepat mengenai kapan harus baby moon. Sejujurnya, Moms dan Dads dapat merencanakan perjalanan atau waktu ini kapan pun yang diinginkan, bahkan di trimester ketiga sekalipun.

Namun, Moms juga ingin menikmati baby moon ini, jadi dalam beberapa hal, waktu adalah segalanya.

Untuk pengalaman yang paling berkesan, cobalah rencanakan baby moon saat Moms berada pada kondisi paling baik, yang bagi banyak wanita adalah di trimester kedua.

Morning sickness bisa menjadi hal yang buruk selama trimester pertama, dan hal terakhir yang Moms inginkan adalah menghabiskan liburan dengan sakit.

Sebaiknya rencanakan baby moon sebelum trimester ketiga, saat Moms cenderung merasa lebih lelah dan tidak nyaman.

Selain itu, selalu ada risiko melahirkan lebih awal atau perjalanan yang terbatas, yang dapat mengganggu rencana baby moon di trimester ketiga mana pun.

Jadi, coba pilih trimester kedua untuk baby moon ya, Moms.

Tempat untuk Baby Moon yang Cocok

ADVERTISEMENT

Scroll untuk melanjutkan

Foto: babymoon

Foto: Orami Photo Stock

Hal yang baik tentang baby moon adalah perjalanannya bisa sederhana atau rumit.

Mungkin Moms dan pasangan selalu membicarakan tentang pergi ke Eropa.

Bagi sebagian besar calon orang tua, tidak apa-apa mengunjungi negara lain saat hamil, bersiaplah dan pastikan Moms juga berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu untuk mendapatkan nasihat tentang cara tetap sehat selama perjalanan.

Bergantung pada kesehatan Moms dan apakah kita mengalami kehamilan berisiko tinggi, dokter mungkin merekomendasikan untuk tinggal lebih dekat dengan rumah supaya aman.

Jika Moms ingin melakukan perjalanan internasional, tanyakan kepada dokter tentang cara mempersiapkan penerbangan panjang dan apakah aman untuk bepergian, sebelum membuat reservasi.

ADVERTISEMENT

Baca Juga: Ingin Program Hamil? Berikut Tes Kesuburan bagi Wanita dan Pria

Moms pasti ingin menghindari negara mana pun dengan wabah virus Zika. Ini adalah virus yang ditularkan oleh nyamuk, dan jika tertular saat hamil, bayi bisa lahir dengan keterlambatan perkembangan dan kelainan pada struktur kepala.

Virus Zika telah dilaporkan di banyak negara di dunia, termasuk Amerika Serikat.

Sebelum membuat rencana perjalanan, periksa Centers for Disease Control and Prevention (CDC) untuk memastikan tidak ada wabah Zika saat ini di negara yang ingin dikunjungi.

Selain itu, hindari bepergian ke daerah yang berisiko tinggi terkena malaria.

Menderita malaria saat hamil dapat menyebabkan keguguran, kelahiran prematur dan bahkan lahir mati. Malaria adalah penyakit yang mengancam jiwa yang menyebar melalui nyamuk yang terinfeksi.

Nyamuk malaria dapat ditemukan di banyak belahan dunia, termasuk Brazil, Kamerun, Haiti, Honduras, dan negara lain.

ADVERTISEMENT

Jika khawatir akan sakit atau komplikasi lain saat pergi, cobalah staycation sebagai gantinya. Pesan kamar hotel di dekat rumah dan jadilah turis di kota kita sendiri.

Apakah Moms tinggal di dekat kota pantai? Jika demikian, lihat apakah Moms bisa mendapatkan kamar dengan pemandangan laut.

Mendapatkan hotel di dekat rumah mungkin lebih murah daripada bepergian ke daerah lain. Berada di dekat rumah berarti Moms tidak perlu khawatir tentang tiket pesawat, sewa mobil, dan pengeluaran lainnya.

Tips Baby Moon

Foto: Baby Moon, Apa Saja yang Moms Bisa Lakukan Bersama Pasangan 3.jpg (pixabay.com)

Foto: Orami Photo Stock

Berikut ini beberapa tips untuk Moms dan Dads yang sedang merencanakan untuk baby moon. Dicoba ya.

ADVERTISEMENT

1. Liburan

Jika biasanya kita pergi berlibur untuk melepas penat dan lelah bekerja sepanjang tahun, ini kebalikannya.

Moms dan Dads pergi berlibur sebelum memasuki masa sibuk mengurus si kecil yang akan seratus persen menyita perhatian.

Baca Juga: Nikita Willy Hamil Anak Pertama, Ini 5 Fakta Menariknya!

2. Istirahat

Baby moon juga bisa jadi waktu yang pas untuk berhenti sejenak dari kesibukan dan rutinitas sehari-hari.

Perjalanan ini diharapkan akan menghapus segala lelah fisik, emosi, dan mental Moms dan Dads.

Ini juga menjadi semacam waktu istirahat ekstra untuk menambah bekal energi Moms menjelang persalinan.

3. Waktu Berduaan

Setelah si kecil lahir, Moms akan merasa kesulitan untuk menemukan waktu berduaan bersama Dads.

Nah, mumpung si kecil masih di dalam perut, silakan memuaskan diri untuk menikmati waktu berdua ini.

4. Menyusun Rencana

Karena banyaknya waktu berduaan, Moms dan dads pastilah punya banyak waktu untuk ngobrol dan saling terbuka.

Bicarakan semua rencana ke depan setelah kehadiran si kecil.

Mulai dari sekadar merencanakan nama untuk bayi, rencana jika kelak Moms kembali bekerja dan siapa yang akan mengasuhnya, serta perencanaan ke depan seperti biaya pendidikan anak.

Baca Juga: Mengenal Hypnobirthing, Melahirkan Tanpa Rasa Sakit

5. Mengamati Orang Tua dan Anak Lain

Di tempat berlibur, Moms dan Dads pasti akan bertemu banyak keluarga lain yang membawa anak.

Perhatikanlah para orangtua itu dalam memperlakukan anak-anak mereka, dan perhatikan pula tingkah polah anak-anaknya.

Dari situ, Moms akan mendapat gambaran mengenai apa saja yang akan dihadapi nanti ketika si kecil sudah lahir dan berada di tengah-tengah Moms dan Dads.

Nah, selamat menikmati baby moon ya, Moms. Pastikan Moms tidak kelelahan dan memilih transportasi, akomodasi, hingga paket travel yang moms friendly.

  • https://www.thebump.com/a/10-babymoon-tips
  • https://wwwnc.cdc.gov/travel/page/pregnant-travelers

Sebelumnya

Perbedaan Perut Tebal dan Tipis saat Hamil, Mana yang Normal?
Nydia • 03 Jun 2022

Selanjutnya

Catat, Ini Tanda Hamil Bayi Down Syndrome yang Harus Diketahui
Fia Afifah R • 06 Jun 2022

Komentar

Yuk, ngobrol dan sharing pendapat dengan moms lainnya.

Artikel Terkait
Artikel Pilihan Editor

ADVERTISEMENT