ADVERTISEMENT

PARENTING
19 Agustus 2022

7 Cara Mengajarkan Anak Toleransi yang Mudah Dipahami

Ajarkan kedamaian dan keindahan toleransi
Artikel ditulis oleh Dresyamaya Fiona
Disunting oleh Budhi

Sudahkah Moms tahu cara mengajarkan anak toleransi?

Hal ini penting, mengingat Indonesia adalah negara yang terdiri dari banyak suku, budaya, dan agama.

Moms mungkin pernah melihat perilaku rasis bahkan menghina agama, dalam kolom komentar di media sosial.

Nah, itulah tanda bahwa toleransi agama di Indonesia masih cukup rendah.

Jika cara mengajarkan anak toleransi tidak dilakukan sejak dini, bukan tak mungkin Si Kecil akan tumbuh menjadi pribadi dengan pemikiran radikal dan sempit.

Baca Juga : Moms, Begini Cara Mengajarkan Anak Menghargai Sesama

Cara Mengajarkan Anak Toleransi

ADVERTISEMENT

Jangan sampai Si Kecil berpikiran kolot dan menganggap bahwa orang lain yang berbeda dengannya adalah salah dan layak untuk dihina bahkan dimaki.

Yuk, Moms, mulai mengajarkan anak keberagaman dan bertoleransi agama dengan berbagai cara mudah ini:

1. Ajarkan Untuk Tidak Menilai Orang dari Agamanya

Foto: 4 cara mengajarkan anak keberagaman dan bertolerasi agama 1

ADVERTISEMENT

Foto: Keberagaman (pinterest.com)

Mungkin dulu Moms sering kali diberitahu oleh orang tua untuk tidak menilai seseorang berdasarkan agamanya saja.

Ajaran ini benar adanya, karena agama seseorang memang tidak bisa dijadikan tolak ukur mutlak atas kepribadian individu.

Cara mengajarkan anak toleransi yakni bisa dengan membebaskan mereka untuk bermain dengan siapa saja tanpa memandang agama.

Beritahu Si Kecil untuk melihat hal yang lebih penting, seperti cara seorang bersikap dan memperlakukan orang lain.

Dengan begitu nantinya mereka akan mengerti, bahwa baik atau jahatnya seseorang tidak ditentukan oleh agamanya.

Peran orang tua di sini pun cukup penting untuk mendukung mereka, Moms.

2. Pahami Kalau Dunia Penuh dengan Keberagaman

Foto: 4 cara mengajarkan anak keberagaman dan bertolerasi agama 2

Foto: Bola Dunia (rockandrolldaycare.com)

Dunia ini sangat luas, terdiri dari milyaran orang dengan berbagai macam ras dan suku bangsa, lho.

Kalau kita mengajarkannya untuk berpikiran sempit, bagaimana mungkin Si Kecil bisa mengerti arti dari toleransi beragama?

ADVERTISEMENT

Scroll untuk melanjutkan

Moms bisa mengajarkan keberagaman pada Si Kecil sejak dini, dengan membawanya melihat berbagai macam tradisi dan budaya daerah yang berbeda.

Jangan lupa berikan contoh bahwa kita tetap bisa bersilaturahmi dan menjalin persaudaraan dengan orang yang berbeda budaya atau agama dengan kita.

3. Hindari Debat dan Pembicaraan Buruk Tentang Agama

Foto: 4 cara mengajarkan anak keberagaman dan bertolerasi agama 3

Foto: Anak Berdoa (pinterest.com)

Kalau debat dan pembicaraan buruk tentang agama sih rasanya sering sekali kita lihat di media sosial ya, Moms?

Pasti ada saja yang diributkan, mulai dari kebiasaan dan tradisi, hingga hal-hal yang sebenarnya remeh dan tidak perlu dibahas.

Sebisa mungkin hindari terlibat dalam perdebatan tentang agama atau budaya di hadapan Si Kecil.

ADVERTISEMENT

Hal ini sangat penting agar ia tidak tumbuh menjadi orang dewasa yang bersifat pembenci penghasut, dan senang mengolok-olok agama orang lain.

Baca Juga: Mengenal Sindrom Savant, Kecerdasan Menonjol yang Dimiliki Anak Autisme

4. Berikan Contoh Nyata Tentang Toleransi Beragama

Foto: 4 cara mengajarkan anak keberagaman dan bertolerasi agama 4

Foto: Ibu dan Anak (thoughtco.com)

Cara mengajarkan anak toleransi satu ini juga tak kalah penting.

Menjadi contoh nyata tentang toleransi beragama tentu merupakan hal yang mutlak dilakukan oleh orang tua.

Percuma saja mulut kita berbusa mengajari Si Kecil tentang toleransi beragama, tapi memberikan contoh perilaku yang bertentangan.

ADVERTISEMENT

Coba ajak Si Kecil untuk bersilaturahmi ke tetangga yang berbeda agama, Moms.

Biarkan dia melihat cara Moms tersenyum, berinteraksi, dan menjalin hubungan baik dengan tetangga tersebut.

Semakin sering Moms melakukannya, maka anak akan semakin mengerti bahwa toleransi beragama itu damai dan indah.

5. Mengajarkan Rasa Empati

Foto: cara-mengajarkan-anak-toleransi-untuk-anak-5-tahun.jpg

Foto: Ibu dan Anak Belajar (Orami Photo Stocks)

Tak cukup untuk mengajarkan anak toleransi sebatas lisan saja, Moms.

Cara mengajarkan anak toleransi perlu dari hatinya. Yuk, beritahu Si Kecil bahwa kita perlu menumbuhkan sifat empati dan simpati pada orang lain.

ADVERTISEMENT

Ini adalah perilaku yang menunjukkan bahwa kita hormat dan menghargai kehadiran orang lain.

Yang terpenting, selalu tanamkan pada anak kebiasaan untuk berbuat baik terhadap siapapun.

Moms juga bisa memberikan contoh pada Si Kecil untuk menilai seseorang hanya dari perilaku serta kepribadian, dan bukan semata karena agamanya saja.

6. Berpartisipasi dalam Kelompok

Foto: cara mengajarkan anak toleransi dengan mudah .jpg

Foto: Anak Bermain (Orami Photo Stocks)

Yuk, berikan anak waktu untuk mengeksplor dunia sekitarnya, Moms. Ini adalah cara mengajarkan anak toleransi yang tak kalah penting untuk dilakukan.

Daftarkan anak ke acara sosial, taman bermain, ataupun preschool dan daycare.

Nantinya, mereka akan belajar untuk bersosialisasi dengan kepribadian orang yang berbeda-beda.

Apalagi di usianya tersebut, memang waktunya untuk Si Kecil mulai berinteraksi dengan orang lain.

Moms juga bisa mengenalkan anak ke dalam sekolah berkebutuhan khusus. Ini merupakan cara toleransi yang banyak orang tak sadari, lho!

Bahkan dari hal ini, anak juga bisa mengenal rasa bersyukur terhadap apa yang dimilikinya.

7. Mendengarkan Orang Lain

Foto: kata-mutiara-untuk-anak-perempuan-yang-beranjak-dewasa.jpg

Foto: Berpelukan (Orami Photo Stocks)

Cara mengajarkan anak toleransi bisa dari hal yang mudah, seperti mendengarkan cerita orang lain.

Melansir Rasmussen University membiarkan orang menceritakan kisah mereka dan mendengarkannya dapat menunjukkan kepada anak bahwa setiap orang pantas dihormati.

Hal ini terlihat sepele, tapi masih banyak orang tak melakukannya, Moms.

Tak jarang sebuah masalah dapat timbul dari hal-hal kecil seperti ini, seperti tidak mendengarkan perkataan orang lain.

Bahkan, ini dapat memicu sebuah perselisihan besar, seperti halnya dalam rumah tangga.

Bayangkan saja apabila seorang ibu atau ayah tidak bisa mendengarkan masalah yang sedang dihadapi anak?

Untuk itu, ajarkan Si Kecil untuk selalu memberikan kesempatan orang lain untuk berbicara dan mendengarkannya, ya.

Apa Moms punya cara lain untuk mengajarkan Si Kecil tentang toleransi dalam hidup bersosialisasi?

  • https://www.rasmussen.edu/degrees/education/blog/teaching-tolerance-inclusive-classroom/

Sebelumnya

Ini 4 Planet yang Memiliki Satelit Terbanyak di Tata Surya
Rizky • 19 Agt 2022

Selanjutnya

Segala Hal yang Perlu Diketahui Tentang Galaksi Bima Sakti
Haidir • 22 Agt 2022

Komentar

Yuk, ngobrol dan sharing pendapat dengan moms lainnya.

Artikel Terkait
Artikel Pilihan Editor

ADVERTISEMENT