ADVERTISEMENT

HOME & LIVING
15 Oktober 2022

5 Cara Merawat Tanaman Keladi, Perhatikan Media Tanam, Penyiraman, Pencahayaan, hingga Pemupukan

Yuk, cari tahu cara merawat tanaman berdaun eksotis ini!
Artikel ditulis oleh Orami
Disunting oleh Aprillia

Tanaman keladi cantik dan cocok untuk menghias rumah. Jika ingin menanamnya, Moms harus tahu juga cara merawat tanaman keladi agar tumbuh subur.

Tanaman caladium atau lebih populer dengan sebutan tanaman keladi adalah tanaman tropis yang memiliki dedaunan yang mencolok.

Tanaman tersebut sangat mudah dirawat dan juga dapat ditanam di luar ruangan.

Keladi memiliki daun besar, berbentuk panah, dan setipis kertas dalam berbagai warna dan pola yang mencolok yang berwarna putih, hijau, merah, bahkan merah muda yang berbintik-bintik, berurat, dan bergaris.

Bagi seseorang yang hobi berkebun keladi menjadi salah satu tanaman favorit yang melengkapi koleksi tanaman hias mereka.

Cara merawat tanaman keladi juga tergolong tidak sulit.

Selama Moms memahami bagaimana cara merawat tanaman keladi ini, tanaman ini berpeluang tumbuh subur dan sehat.

ADVERTISEMENT

Artikel berikut ini akan menjelaskan secara rinci bagaimana cara merawat tanaman keladi yang wajib Moms ikuti. Disimak yuk!

Baca Juga: Cara Merawat Tanaman dalam Pot untuk Pemula, Anti Gagal!

Cara Merawat Tanaman Keladi

ADVERTISEMENT

Foto: Tanaman Keladi Merah (Commons.wikimedia.org/Farahalida88)

Supaya tanaman keladi bisa bertumbuh dengan hasil yang memukau, Moms perlu merawatnya dengan langkah-langkah yang tepat.

Untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan seperti pembusukan, ikuti cara merawat tanaman keladi berikut ini!

1. Sesuaikan Penyiraman dengan Iklim

Cara merawat tanaman keladi yang pertama adalah dengan menyesuaikan penyiramannya dengan iklim. Pada dasarnya, tanaman keladi hidup di habitat yang basah.

Pastikan tanaman ini mendapatkan air yang cukup dengan menyiramnya sehari sekali pada musim kemarau dan dua hari sekali pada musim hujan dengan menggunakan penyiram tanaman.

Meskipun tanaman keladi membutuhkan air yang banyak, jangan siram setiap saat dengan porsi yang berlebihan karena akan membuatnya cepat membusuk.

Pastikan tanaman ini tidak kering karena dapat memicu dormansi atau mati suri, namun jangan sampai air tergenang pada pot tanaman juga.

2. Beri Pencahayaan yang Cukup

Cara merawat tanaman keladi yang kedua yaitu dari pencahayaannya. Tanaman keladi lebih menyukai cahaya yang tidak langsung atau naungan sedang di dalam ruangan.

Semakin sempit daunnya, semakin besar sinar matahari yang bisa mereka tahan.

Menumbuhkannya di luar ruangan dalam wadah memberi Moms lebih banyak kendali atas kondisi cahaya.

Di beberapa iklim, tanaman kontainer dapat ditanam di bawah sinar matahari secara penuh, dengan pengawasan yang cermat.

ADVERTISEMENT

Scroll untuk melanjutkan

Saat menumbuhkannya di taman, beri mereka naungan yang teduh, karena sinar matahari secara langsung dapat menghanguskan daun mereka.

Baca Juga: 5 Tanaman Hias yang Sedang Tren dan Bisa Ditanam di Rumah

3. Perhatikan Media Tanamnya

Foto: Caladium (Id.wikipedia.org/Vengolis)

Selain air, kehadiran media tanam jadi unsur yang tidak kalah esensial dalam cara merawat tanaman keladi.

Media tanam yang sering digunakan adalah daun bambu yang sudah diiris halus, sekam, dan sekam bakar.

Sebelum menggunakannya, Moms harus mensterilkan media tanam tersebut dengan cara dikukus dalam panci agar jamur dan bakteri musnah.

Jika memungkinkan, campur ketiga jenis media tanam tersebut dengan perbandingan 1:1:1.

ADVERTISEMENT

Sebagai alternatif, Moms bisa memilih salah satu media tanam tersebut untuk dijadikan tempat tanaman keladi tumbuh.

Jika menggunakan media tanah, buatlah campuran tanah dan gambut yang lembap.

Tanah kebun juga harus kaya dan dikeringkan dengan baik. PH tanah yang ideal adalah sedikit asam, yaitu 5,5 sampai 6,2.

4. Suhu dan Kelembapan

Bagi tanaman keladi, semakin hangat, semakin baik. Atur suhu hingga 70 derajat Fahrenheit, jika memungkinkan, karena itulah suhu di mana umbi mulai tumbuh.

Saat menanam di luar ruangan, Moms dapat memindahkan umbi dalam pot, atau, lebih baik lagi, cukup pindahkan tanaman ini ke dalam pot gambut.

Tanaman yang ditanam dengan cara ini harus dimulai di dalam ruangan empat hingga enam minggu sebelum dipindahkan.

Baca Juga: 4 Tips Menanam dan Merawat Tanaman Buah di Dalam Pot (Tabulampot)

ADVERTISEMENT

5. Jangan Lupa Beri Pupuk

Tak hanya manusia, tanaman juga butuh nutrisi demi menunjang kesehatannya.

Cara merawat tanaman keladi yang terakhir, jangan lupa beri pupuk saat ia sudah berumur empat hingga lima minggu.

Gunakan pupuk organik lengkap seperti pelet udang (Crustaceae). Pupuk ini mengandung 16 asam amino yang mampu merangsang pertumbuhan serta antibodi tanaman keladi.

Tak hanya pupuk organik lengkap, Moms bisa mencoba jenis pupuk lain. Yang paling penting, jangan sampai kadar zat N dalam pupuk pilihan Moms lebih banyak dari zat lain.

Zat ini bisa memancing klorofil tanaman keladi sehingga tidak cocok untuk keladi hias yang yang berwarna nonhijau.

Warna merah, pink, putih, kuning, dan lainnya bisa hilang dan tergantikan oleh warna hijau.

Baca Juga: 6 Manfaat Tanaman Hias untuk Kesehatan yang Harus Moms Tahu

ADVERTISEMENT

Jenis-Jenis Tanaman Keladi

Setelah tahu cara merawat tanaman keladi, mungkin Moms jadi semagat untuk lebih banyak mengoleksi tanaman hias ini.

Yuk Moms kenali apa saja jenis-jenisnya di bawah ini!

1. Caladium White Christmas

Foto: Caladium White Christmas (Gardenia.net)

Sesuai namanya, Caladium white christmas adalah tanaman keladi yang memiliki daun lebar berbentuk mata panah dengan warna putih dan urat-urat berwarna hijau tua.

Daunnya setipis kertas dan nyaris transparan, membuatnya terlihat rapuh sekaligus indah.

2. Caladium Miss Muffet

Foto: Caladium Miss Muffet (Calloways.com)

Miss Muffet termasuk jenis tanaman keladi kerdil. Tinggi normalnya hanya sekitar 20 cm.

Tanaman ini memiliki daun berwarna hijau limau dengan semburat warna putih samar dan bercak-bercak merah mudah bertebaran.

Baca Juga: Cara Menanam Kaktus, Tanaman Hias yang Mudah Dirawat dan Hemat Air

3. Caladium Puppy Love

Foto: Caladium Puppy Love (Classiccaladiums.com)

Sementara itu, Caladium puppy love adalah tanaman keladi yang memiliki daun berbentuk hati dengan warna pink cerah yang dominan.

Tepian daunnya dihiasi garis tipis berwarna hijau tua. Tak seperti jenis keladi lain, puppy love cukup toleran terhadap sinar matahari yang terik.

4. Caladium Florida Cardinal

Foto: Caladium Florida Cardinal (Americanmeadows.com)

Sekilas, Caladium florida cardinal tampak seperti puppy love. Walaupun begitu, bagian yang berwarna pink dari daunnya tidak dihiasi urat-urat kemerahan.

Pinggirannya yang berwarna hijau juga lebih tebal daripada puppy love.

5. Caladium Pink Beauty

Foto: Caladium Pink Beauty (Ubuy.com)

Caladium pink beauty termasuk salah satu jenis tanaman keladi paling populer.

Daun berwarna pink dan hijau gelap bercorak batiknya sekilas terlihat seperti sayap kupu-kupu.

Tanaman hias ini akan menjadikan beranda atau ruangan terlihat lebih cerah.

Baca Juga: 13 Rekomendasi Jenis Tanaman Air untuk Akuarium dan Kolam, Cantik!

Nah, itu dia Moms cara merawat tanaman keladi beserta bberapa jenis lainnya yang tak kalah cantik.

Sama seperti tanaman hias lainnya, Moms harus telaten untuk merawatnya walau sudah mulai subur, ya. Selamat berkebun!

  • https://www.gardeningknowhow.com/ornamental/bulbs/caladium/caladium-plant-care.htm
  • https://www.easytogrowbulbs.com/pages/caladium-planting-guide
  • https://www.livelyroot.com/blogs/plant-care/how-to-plant-caladium-bulbs
  • https://bobo.grid.id/read/082826406/punya-tanaman-keladi-di-rumah-ini-4-kunci-perawatan-tanaman-keladi-agar-tumbuh-subur?page=all

Sebelumnya

10 Inspirasi Warna Cat Kamar Mandi yang Bagus, Coba Warna Taupe atau Kuning Mustard!
Nurul Aulia Ahmad • 14 Okt 2022

Selanjutnya

Inspirasi Desain Rumah Industrial, Cocok untuk Penyuka Tampilan Unik!
Cholif Rahma • 16 Okt 2022

Komentar

Yuk, ngobrol dan sharing pendapat dengan moms lainnya.

Artikel Terkait
Artikel Pilihan Editor

ADVERTISEMENT