ADVERTISEMENT

KESEHATAN UMUM
23 Mei 2022

6 Manfaat Chiropractic, Teknik Terapi yang Dapat Mengatasi Nyeri Leher dan Tulang Punggung

Ketahui terapi "kretek-kretek" yang dapat menyelaraskan tulang
Artikel ditulis oleh Nurul Aulia Ahmad
Disunting oleh Aprillia

Perawatan chiropractic atau kiropraktik merupakan perawatan yang dapat mengatasi sakit punggung atau nyeri pada tulang belakang.

Prosedur ini mungkin masih terdengar asing bagi sebagian masyarakat Indonesia.

Meskipun masih terdengar asing, namun prosedur perawatan ini mulai menjamur di area Jabodetabek.

Prosedur ini mungkin sangat efektif dan bermanfaat dilakukan bagi Moms atau Dads yang mengalami nyeri punggung akibat duduk terlalu lama sembari bekerja.

Ingin tahu lebih banyak informasi tentang chiropractic? Yuk simak ulasannya pada artikel ini!

Baca Juga: Tulang Rawan: Ketahui Fungsi, Jenis, dan Gangguan yang Terjadi Jika Tulang Ini Mengalami Kerusakan

Apa Itu Chiropractic?

ADVERTISEMENT

Foto: Apa Itu Chiropractic?

Foto: healthline.com

Chiropractic adalah prosedur yang dilakukan oleh chiropractor atau seorang ahli terapi yang telah menjalani pelatihan khusus.

ADVERTISEMENT

Seorang chiropractor memanfaatkan berbagai teknik untuk melakukan kiropraktik tertentu. Praktik ini merupakan paduan dari seni dan sains.

Tujuan perawatan ini adalah untuk mengurangi rasa sakit, memperbaiki kesejajaran tubuh, dan memperbaiki fungsi fisik seluruh tubuh.

Dilansir dari Cleveland Clinic kiropraktik dilakukan untuk mengatasi kondisi seperti:

  • Nyeri punggung bawah
  • Sakit leher
  • Nyeri otot
  • Sakit kepala

ADVERTISEMENT

Seorang kiropraktor dapat mengatasi nyeri pada sistem muskuloskeletal (yang berhubungan dengan leher, punggung, dan anggota tubuh), di berbagai titik tubuh.

Seperti di kepala dan rahang, bahu, siku, pergelangan tangan, pinggul, panggul, serta lutut dan pergelangan kaki.

Kiropraktik umumnya dianggap aman bila dilakukan dalam kondisi yang tepat oleh seseorang yang terlatih dan memiliki lisensi untuk mempraktikkan perawatan ini.

Salah satu alasan umum yang membuat seseorang menginginkan perawatan ini adalah karena sama sekali tidak perlu mengonsumsi obat sedikit pun.

Untuk tarif harga terapi chiropractic akan tergantung pada tingkat keparahan struktur tulang belakang yang perlu diperbaiki dan terapi jenis apa yang dipilih.

Beberapa rumah sakit menyediakan fasilitas fisioterapi dengan terapi berkali-kali untuk hasil yang maksimal, serta dengan biaya yang cukup mahal.

Rentang harganya kira-kira mulai dari Rp200.000 hingga jutaan Rupiah.

Baca Juga: 13 Manfaat Sayur Gondo, Tak Hanya Mengenyangkan Tapi Juga Baik untuk Tulang

ADVERTISEMENT

Scroll untuk melanjutkan

Manfaat Chiropractic

Foto: Manfaat Chiropractic

Foto: unsplash.com/chuttersnap

Berikut beberapa manfaat yang bisa diperoleh dengan melakukan perawatan kiropraktik, antara lain:

1. Mengatasi Nyeri Leher

Nyeri pada leher merupakan salah satu masalah umum yang sering kali dialami oleh setiap orang setelah duduk berjam-jam, sering menekuk leher ketika bermain ponsel, atau memiliki postur tubuh yang buruk.

Seorang chiropractor dapat membantu meringankan sakit leher yang dialami dengan menyelaraskan kembali tulang belakang dan mengurangi ketegangan pada otot leher.

Dibandingkan dengan perawatan yang dilakukan untuk mengatasi nyeri leher lainnya, menggunakan metode kiropraktik diklaim lebih ampuh.

ADVERTISEMENT

Hal tersebut dibuktikan dalam sebuah penelitian di Annals of Internal Medicine yang menjelaskan bahwa terapi kiropraktik yang dilakukan selama 12 minggu lebih efektif dalam mengatasi nyeri leher dibandingkan dengan pengobatan dan olahraga.

Baca Juga: 10 Cara Menjaga Kesehatan Otot Anak Sejak Dini, Mencegah Kram dan Pegal Linu

2. Meringankan Sakit Punggung

Perawatan kiropraktik dapat menjadi alternatif yang baik untuk mengobati nyeri punggung jangka pendek atau kronis.

Berdasarkan penelitian di Annals of Internal Medicine pada tahun 2017, para dokter merekomendasikan pasien yang mengidap nyeri punggung bawah kronis untuk terlebih dahulu melakukan perawatan tanpa obat sebelum mencoba mengonsumsi obat-obatan.

Perawatan yang dapat dilakukan salah satunya adalah kiropraktik. Namun, selain terapi ini, terdapat beberapat perawatan non-obat lainnya yang bisa diaplikasikan, antara lain:

  • Akupunktur
  • Yoga
  • Tai Chi
  • Relaksasi otot
  • Meditasi
  • Olahraga

3. Mengatasi Sakit Kepala

Terapi tulang belakang atau kiropraktik dapat lebih efektif untuk mengatasi sakit kepala tegang dan sakit kepala serta leher.

Berdasarkan studi di BMC Musculoskeletal Disorders pada tahun 2016, ditemukan bahwa 6 hingga 8 sesi terapi kiropraktik yang dilakukan di bagian tulang belakang leher dan dada bagian atas lebih efektif mengatasi sakit kepala kronis daripada melakukan olahraga.

ADVERTISEMENT

Baca Juga: Ketahui Manfaat Beras Kencur untuk Patah Tulang serta Beragam Khasiat Lainnya

4. Memperbaiki Postur Tubuh

Menjalani terapi kiropraktik bermanfaat dalam membantu memperbaiki postur tubuh yang buruk.

Terutama jika postur tubuh buruk yang dialami disebabkan oleh akibat terlalu banyak duduk.

Dalam sebuah studi kasus di Journal of Physical Therapy Science tahun 2017, dilakukan penelitian terapi chiropractic pada wanita berusia 27 tahun yang menderita sakit punggung, nyeri leher, dan sakit kepala yang disebabkan oleh postur kifosis.

Kifosis dikenal sebagai kondisi gangguan postur tubuh yang membuat penderitanya tampak bungkuk.

Setelah melakukan terapi sebanyak 30 kali selama 6 bulan, terlihat adanya peningkatan yang signifikan pada postur tubuh wanita tersebut dan rasa sakit di kepala serta lehernya pun juga ikut menghilang.

Baca Juga: 13 Manfaat Kurma untuk Anak, Meningkatkan Kesehatan Tulang, Pencernaan, dan Otak Si Kecil

ADVERTISEMENT

5. Mengatasi Skiatika

Skiatika merupakan kondisi yang sering kali disebabkan oleh:

  • Mengalami cedera setelah terpeleset atau terjatuh.
  • Mengangkat beban berat.
  • Melakukan gerakan berulang.
  • Cakram di punggung membengkak dan memberi tekanan pada saraf skiatik.

Skiatika merupakan gangguan yang terjadi pada saraf skiatik yang dapat menimbulkan rasa nyeri pada bagian tubuh, mulai dari pinggul, bokong, tungkai, hingga jari-jari kaki.

Melakukan terapi kiropraktik secara teratur dapat mengobati nyeri yang dialami pada saraf skiatik dan mengembalikan kondisi tubuh menjadi lebih nyaman.

6. Meningkatkan Sistem Imun

Sistem saraf dapat mengontrol bagaimana sel dan organ tubuh setiap manusia dapat bekerja. Jika tidak bekerja dengan baik, hal tersebut dapat melemahkan sistem kekebalan.

Seorang kiropraktor dapat meringankan atau melegakan sistem saraf agar tidak tegang.

Dilansir dari Themedical.co.uk, terapi kiropraktik dapat meningkatkan fungsi bagian lain dari tubuh yang bekerja melawan bakteri dan virus.

Melakukan terapi tersebut dapat meningkatkan kesehatan sistem kekebalan, dan menjadikan tubuh mudah menangkal serangan virus penyebab penyakit.

Baca Juga: Patah Tulang Tangan, Ketahui Penyebab, Gejala, dan Cara Mengatasinya!

Teknik Terapi Chiropractic

Foto: Teknik Terapi Chiropractic

Foto: unsplash.com/benjaminwedemeyer

Pada pertemuan untuk terapi pertama, chiropractor akan menilai gejala yang pasien alami untuk menentukan apakah terapi chiropractic dapat dilakukan, serta menentukan teknik apa yang paling tepat.

Chiropractor dapat menggunakan beberapa teknik yang berbeda untuk mengatasi gangguan pada otot dan persendian tulang.

Dilansir dari Nhs.uk berikut beberapa tekniknya, meliputi:

  • Teknik manipulasi tulang belakang. Teknik ini dilakukan menggunakan tangan dengan kuat yang dipraktikkan pada bagian tulang dan sendi tulang belakang hingga leher.
  • Secara bertahap menggerakkan sendi tulang ke posisi yang berbeda.
  • Menarik atau meregangkan otot pasien ke arah yang berbeda.

Terapi ini umumnya tidak menimbulkan rasa sakit tetapi pada beberapa orang dapat mengalami sedikit rasa ketidaknyamanan.

Bila hal tersebut terjadi, segera beritahu chiropractor yang menangani.

Baca Juga: Mengenal Kondisi Penyempitan Tulang Belakang dari Gejala hingga Cara Mengobatinya

Efek Samping Chiropractic

Foto: Efek Samping Chiropractic

Foto: unsplash.com/sasun1990

Setelah terapi chiropractic pasien mungkin saja mengalami kelelahan atau rasa sakit.

Dilansir dari Cleveland Clinic pada beberapa kasus, melakukan terapi kiropraktik dapat menyebabkan sakit kepala ringan yang bersifat sementara.

Dalam kasus yang jarang terjadi, perawatan kiropraktik dapat menyebabkan komplikasi serius seperti:

  • Saraf terjepit.
  • Sindrom cauda equina (kumpulan saraf di bagian bawah tulang belakang yang mengalami ketegangan).
  • Stroke

Efek samping dapat lebih parah jika kiropraktor yang melakukan terapi kiropraktik tidak berlisensi atau tidak profesional.

Demikian informasi seputar chihropractic. Semoga bermanfaat Moms!

  • https://www.acpjournals.org/doi/10.7326/0003-4819-156-1-201201030-00002?aimhp=&
  • https://www.acpjournals.org/doi/10.7326/M16-2367?_ga=2.42638765.989304429.1608757113-1357873115.1608757113&
  • https://bmcmusculoskeletdisord.biomedcentral.com/articles/10.1186/s12891-016-0912-3
  • https://www.healthline.com/health/chiropractic-benefits#training-and-certification
  • https://my.clevelandclinic.org/health/treatments/21033-chiropractic-adjustment
  • https://www.themedical.co.uk/blog/chiropractic/benefits-of-going-to-a-chiropractor
  • https://www.nhs.uk/conditions/chiropractic/
  • https://www.verywellhealth.com/is-chiropractic-adjustment-safe-4588279

Sebelumnya

Penyakit Tetanus: Penyebab, Gejala, Cara Mengatasi, dan Pencegahan dengan Vaksinasi
Amelia Riskita • 23 Mei 2022

Selanjutnya

8 Bahan Skincare Bayi yang Berbahaya, Yuk Hindari!
Defara Millenia • 24 Mei 2022

Komentar

Yuk, ngobrol dan sharing pendapat dengan moms lainnya.

Artikel Terkait
Artikel Pilihan Editor

ADVERTISEMENT