ADVERTISEMENT

DI ATAS 5 TAHUN
07 Desember 2021

Belajar Anti Bosan dengan Mind Mapping, Ini Manfaat dan Cara Membuatnya

Mind mapping, cara belajar yang bisa mencerdaskan otak anak
Artikel ditulis oleh Alya Nisania
Disunting oleh Karla Farhana

Moms sudah dengar tentang mind mapping yang bisa membantu proses belajar Si Kecil?

Melihat buku yang penuh dengan tulisan, terkadang bisa membuat anak merasa jenuh saat belajar.

Kalau sudah begini, Moms harus segera mencari cara agar Si Kecil tetap mau belajar. Nah, salah satu metode belajar kreatif dan efektif adalah mind mapping.

Metode mind mapping sudah banyak diterapkan oleh pengajar dalam mengajar siswanya. Bahkan karya Tony Buzan ini dipercaya bisa meningkakan kecerdasan otak.

Dilansir dari Universal Journal of Educational Research mind mapping membuat otak kanan dan kiri aktif secara bersamaan.

Mind mapping bisa membantu proses berpikir otak karena menggunakan teknik grafis yang berasal dari pemikiran manusia.

Agar Moms semakin mengenal mind mapping berikut penjelasan tentang manfaat sekaligus cara membuatnya.

ADVERTISEMENT

Baca Juga: 7 Manfaat dan Cara Belajar Origami, Yuk Ajarkan pada Si Kecil!

Apa Itu Mind Mapping?

Foto: mind-mapping (unsplash.com/@husniatisalma)

ADVERTISEMENT

Foto: unsplash.com/@husniatisalma

Mind Mapping merupakan proses memetakan pikiran untuk menggambarkan konsep yang kemudian dituangkan dalam bentuk visual.

Menggunakan konsep "radiant thinking", di mana mind mapping mengembangkan satu ide dan membuatnya bercabang dengan menggunakan garis.

Dalam kegiatan belajar, mind mapping bisa membuat materi pelajaran menjadi lebih mudah dipahami dan diingat.

ADVERTISEMENT

Si Kecil pun akan lebih fokus pada poin pentingnya dan bisa menyimpulkan dengan bahasa yang lebih sederhana.

Elemen-Elemen Mind Mapping

Foto: mind-mapping (freepik.com)

Foto: freepik.com

Saat membuat mind mapping Moms dan Si Kecil perlu mengingat beberapa elemen yang membuatnya jadi efektif.

Dikutip dari Ayoa.com, berikut adalah elemen-elemen mind mapping antara lain:

  • Ide utama: Bagian inti dari pembahasan mind mapping
  • Cabang: Sub-ide dari ide utama. Cabang dibuat agar informasi lebih detail
  • Kata kunci: Informasi disederhanakan dalam bentuk kata kunci. Kata kunci ini mewakili ide di balik setiap cabang
  • Warna: Untuk menghubungi antar cabang dan menandai bagian penting
  • Gambar: Sebagai ilustrasi dari ide utama atau percabangan

ADVERTISEMENT

Scroll untuk melanjutkan

Baca Juga: 10 Aplikasi Belajar Bahasa Asing untuk Anak

Manfaat Mind Mapping

Foto: Manfaat Mind Mapping.jpg (https://www.freepik.com/free-photo/little-girl-with-light-bulb_18411984.htm#page=1&query=kids%20creativity&position=7&from_view=search)

Foto: freepik.com

Berbicara soal pembelajaran yang baik, tentu saja tak lepas dari metode yang digunakan. Metode pembelajaran yang tepat bisa mendorong prestasi Si Kecil.

Apalagi, dengan proses pembelajaran yang semakin hari kian menumpuk, bisa menjadi momok bagi siswa dan pengajar.

Bukan hanya coret-coretan biasa, mind mapping punya banyak manfaat dalam pembelajaran, terutama dalam keterampilan mencatat dan mengingat.

Lalu, apa saja manfaat mind mapping? Simak beberapa penjelasannya berikut ini!

ADVERTISEMENT

1. Memperkuat Ingatan

Dalam sebuah penelitian di Journal Medical Education mind mapping bisa meningkatkan memori jangka panjang.

Faktanya, gambar cepat dipahami oleh otak, sehingga lebih mudah diingat.

Ketika Si Kecil melihat gambar dan warna dari mind mapping ini bisa mendorong imajinasinya yang meningkatkan proses menghafal.

2. Pelajaran Jadi Lebih Mudah Dipahami

Karena dirancang dalam bentuk visual dan grafis, materi pembelajaran bisa dipahami secara menyeluruh.

Ingatan jadi lebih kuat karena Si Kecil bisa memahami hubungan antar konsepnya.

Misalnya, ketika belajar memahami sejarah bahasa Indonesia Si Kecil pun akan belajar tentang struktur kalimat di dalamnya.

Bahkan, mungkin bisa dikembangkan dengan mengetahui manfaat yang bisa dia dapatkan.

ADVERTISEMENT

3. Belajar Lebih Menyenangkan dan Meningkatkan Kreativitas

Saat membuat mind mapping Si Kecil perlu menentukan beberapa hal penting, antara lain:

  • Model percabangan
  • Menentukan kata kunci
  • Memilih warna
  • Memilih kalimat penting

Proses pembuatan ini yang bisa merangsang kerja otak bagian kanan sehingga membuat Si Kecil menjadi lebih kreatif.

Proses belajar pun menjadi lebih menyenangkan dibandingkan baca buku pelajaran yang penuh dengan teks.

Baca Juga: 3 Kelebihan Anak Terlambat Bicara, Memiliki Kreativitas Tinggi

4. Meningkatkan Ketelitian

Dengan membuat mind mapping secara mandiri, dapat melatih kemampuan pengaturan informasi yang di dapat.

Si Kecil jadi bisa mengelompokkan suatu informasi berdasarkan kategori tema yang dibahas. Alhasil, dia akan terbiasa untuk menyusun informasi dengan tertata.

5. Menghemat Waktu

ADVERTISEMENT

Mempelajari hal baru bisa membutuhkan waktu yang cukup lama. Namun, dengan mind mapping setiap langkah di dalamnya bisa lebih mudah dimengerti.

Tentu, ini akan menghemat waktu Si Kecil dalam mempelajari ulang materi yang telah dipelajari sebelumnya.

Dengan demikian, dia bisa memanfaatkan sisa waktu untuk mempelajari materi yang berbeda.

6. Menambah Kosakata

Mind Mapping memungkinkan Si Kecil untuk mengelompokkan kata ke dalam kelompok yang serupa. Ia menjadi bisa memahami kosakata baru setiap harinya.

Keterampilan berkomunikasi khususnya bahasa asing seperti bahasa Inggris perlu dikenalkan kepada anak sejak usia dini.

Cara Membuat Mind Mapping

Foto: Cara Membuat Mind Mapping.jpg (https://www.freepik.com/)

Foto: freepik.com

Ketika ingin membuat mind mapping Moms dan Si Kecil perlu menyiapkan beberapa hal agar hasilnya maksimal. Langkah-langkah membuatnya, sebagai berikut:

  1. Siapkan media yang diperlukan seperti kertas atau buku yang berbentuk lanskap agar semakin lebar dan mudah dilihat.
  2. Siapkan juga alat tulis berwarna (minimal 3 warna).
  3. Pada bagian tengah kertas dengan posisi horizontal, tulis atau gambarkan ide utama dengan alat tulis berwarna agar lebih menarik.
  4. Buatlah cabang-cabang utama yang berbentuk melengkung dari tulisan atau gambar utama tadi.
  5. Gunakan kata kunci atau frasa penting pada setiap cabang agar Si Kecil bisa mudah mengingat informasi yang berkaitan dengan ide utama.
  6. Buatlah cabang-cabang lanjutan dengan memasukkan kata kunci lain yang masih berkaitan dengan kata kunci cabang utama.
  7. Setelah semua kata kunci dimuat, Moms dan Si Kecil juga bisa berkreasi dengan menambahkan gambar atau warna-warni agar lebih menarik saat dibaca.

Baca Juga: Agar Mahir, Ikuti 8 Tips Belajar Bahasa Inggris untuk Pemula

Mind mapping sangat bermanfaat untuk diterapkan ke berbagai bidang pembelajaran.

Bukan hanya bisa dibuat secara manual, Moms dan Si Kecil juga bisa membuat mind mapping secara digital melalui aplikasi.

Jangan lupa untuk mencobanya, ya!

  • https://files.eric.ed.gov/fulltext/EJ1165490.pdf
  • https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/12028392/
  • https://www.mindmapping.com/mind-map
  • https://www.ayoa.com/mind-mapping/
  • https://www.mindmeister.com/blog/why-mind-mapping/

Sebelumnya

Bisa Negatif dan Positif, Ketahui Dampak Game Online pada Karakter Anak
Cholif Rahma • 02 Des 2021

Selanjutnya

4 Penyebab Anak Sulit Fokus Belajar, Segera Atasi, Yuk!
Adeline Wahyu • 09 Des 2021

Komentar

Yuk, ngobrol dan sharing pendapat dengan moms lainnya.

Artikel Terkait
Artikel Pilihan Editor

ADVERTISEMENT