ADVERTISEMENT

PERNIKAHAN & SEKS
30 Maret 2022

8 Tanda Pubertas Laki-Laki, Ini Ciri Anak Moms yang Sudah Akil Balig

Ada banyak perubahan fisik, psikis dan biologis yang dialami anak yang mulai puber
Artikel ditulis oleh Orami
Disunting oleh Aprillia

Setiap anak yang tumbuh dan berkembang akan mengalami banyak sekali perubahan. Salah satu perubahan yang paling signifikan adalah pubertas yang akan mereka alami. Pubertas laki-laki dan perempuan tentu memiliki perbedaan ya, Moms.

Akan ada banyak perbedaan dan perubahan yang terjadi pada tubuh anak ketika pubertas, yang akan membuat mereka terkadang bingung. Sebagai orangtua, Moms tentunya harus memahami hal tersebut.

Baca Juga: 6 Cara Menyikapi Masa Pubertas pada Remaja, Moms Harus Tahu!

Mengenal Masa Puber, Ketika Anak Beranjak Remaja

Foto: mengenal masa puber (freepik.com/pressfoto)

Foto: freepik.com/pressfoto

Menurut Frida Soesanti, Sp.A(K), Divisi Endokrinologi Anak FKUI-RSCM, dalam tulisannya di Mediakom Majalah Resmi Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, pubertas adalah fase yang menjembatani masa anak ke masa dewasa.

ADVERTISEMENT

Masa puber ditandai dengan berbagai macam perubahan baik dari segi fisik-biologis maupun segi psikis.

Pada perempuan, fase ini dimulai pada usia 8 sampai 13 tahun. Sementara pada anak laki-laki dimulai antara usia 9 tahun sampai 14 tahun.

Tanda-tanda kedewasaan yang paling umum muncul selain fisik yang kelihatan berbeda, adalah dialaminya menstruasi pertama pada perempuan dan ejakulasi pertama pada laki-laki.

ADVERTISEMENT

Pada masa ini juga, tubuh seseorang sudah mampu melakukan reproduksi seksual.

Pahami Seperti Apa Pubertas Laki-Laki

Foto: Seperti Apa Tahapan dan Ciri-ciri Pubertas Laki-Laki?

Foto: shutterstock.com

ADVERTISEMENT

Baik anak perempuan maupun laki-laki akan mengalami fase yang disebut dengan pubertas. Pada fase ini, anak-anak juga sedang ddalam transisi dari anak-anak ke remaja.

Melansir Hopkins Medicine penting untuk diingat bahwa perubahan pada fase pubertas akan terjadi secara berbeda untuk setiap anak atau remaja.

Beberapa remaja mungkin mengalami tanda-tanda kedewasaan lebih cepat atau lambat dibandingkan yang lain, dan hal ini adalah sesuatu yang normal. Setiap anak melewati masa pubertas dengan kecepatannya masing-masing.

Pubertas pada anak laki-laki biasanya terjadi pada usia 11 tahun, bisa kurang atau lebih. Jika dimulai pada usia 9 atau 14 tahun, hal tersebut masih masuk ke dala kategori normal.

Usia ini menunjukkan pubertas laki-laki terjadi lebih lambat dari pubertas perempuan.

Nah Moms, apa saja yang harus Moms dan Si Kecil pahami ketika sudah mulai masuk ke fase pubertas?

Baca Juga: Anak Zaman Sekarang Lebih Cepat Puber, Mengapa?

ADVERTISEMENT

Scroll untuk melanjutkan

Tahapan Pubertas Laki-Laki

Foto: Teenage-boy-suffering-from-acne.jpg

Foto: pinterest.com

Mengutip Healthline tahapan puber pada anak disebut juga dengan Tanner atau peringkat kematangan seksual.

Tanner berfungsi sebagai pedoman umum untuk mengidentifikasi perkembangan fisik, meskipun setiap anak memiliki fase pubertas yang berbeda.

Tanner pada pubertas laki-laki yang dijelaskan oleh Professor James M., seorang ahli perkembangan anak adalah sebagai berikut.

1. Tanner Tahap 1: Usia 9 - 10 Tahun

ADVERTISEMENT

Tanner tahap 1 merupakan penampilan anak sebelum tanda-tanda perubahan fisik akibat pubertas muncul.

Menjelang akhir tahap 1, otak baru saja mulai mengirim sinyal ke tubuh untuk bersiap menghadapi perubahan.

Hipotalamus mulai melepaskan hormon pelepas gonadotropin (GnRH). GnRH bergerak ke kelenjar pituitari, yaitu area kecil di bawah otak yang membuat hormon yang mengontrol kelenjar lain di dalam tubuh.

Tanda-tanda awal ini biasanya dimulai setelah ulang tahun ke-8 anak perempuan dan setelah ulang tahun ke-9 atau ke-10 anak laki-laki.

Tidak ada perubahan fisik yang terlihat pada anak laki-laki atau perempuan pada tahap ini.

2. Tanner Tahap 2: Usia 11 Tahun

Tahap 2 menandai awal perkembangan fisik. Hormon mulai mengirim sinyal ke seluruh tubuh.

Pada anak laki-laki, pubertas biasanya dimulai sekitar usia 11 tahun. Tandanya dengan testis dan kulit di sekitar testis (skrotum) akan terlihat mulai membesar.

Pada tahap ini juga, akan tumbuh rambut kemaluan di pangkal penis.

ADVERTISEMENT

Baca Juga: Penyebab Gatal Setelah Mencukur Bulu Kemaluan dan Cara Mengatasinya

3. Tanner Tahap 3: Usia 13 Tahun

Perubahan fisik mulai semakin terlihat di tahap ini. Pada anak laki-laki, biasanya dimulai sejak umur 13 tahun.

Salah satu yang paling terlihat adalah penis semakin panjang karena testis terus membesar. Ada pula yang beberapa jaringan payudaranya mungkin mulai terbentuk di bawah puting.

Ini terjadi pada beberapa remaja laki-laki selama perkembangan dan biasanya hilang dalam beberapa tahun. Hal ini sering kali disebut dengan istilah "man-boobs."

Anak laki-laki mulai mengalami mimpi basah (ejakulasi di malam hari) pada tahapan ini. Selain itu suara pun berubah yang biasanya dari nada tinggi ke nada rendah.

Perubahan lainnya terlihat dari otot yang membesar dan pertumbuhan tinggi badan yang meningkat menjadi 2 hingga 3,2 inci per tahun.

4. Tanner Tahap 4: Usia 14 Tahun

ADVERTISEMENT

Pubertas berjalan lancar selama tahap 4. Baik anak laki-laki maupun perempuan sedang memperhatikan banyak perubahan. Pubertas laki-laki pada tanner tahap 4 biasanya dimulai saat usia 14 tahun.

Ciri yang paling terlihat adalah, mulai munculnya jerawat karena perubahan hormon, bulu ketiak mulai tumbuh, dan suara yang rendah menjadi permanen.

5. Tanner Tahap 5: Usia 15 Tahun

Ini merupakan tahap terakhir yang berarti anak sudah selesai melewati fase "pematangan." Pada anak laki-laki, tahap 5 biasanya dimulai sekitar usia 15 tahun.

Perubahan tersebut ditandai dengan penis, testis, dan skrotum akan mencapai ukuran dewasa.

Lalu, rambut kemaluan menyebar ke paha bagian dalam, rambut wajah mulai tumbuh, dan pertumbuhan tinggi badan mulai melambat menjelang usia 18 tahun.

Baca Juga: Begini Cara Mengukur Tinggi Badan yang Akurat, Jangan Salah!

Tanda dan Ciri Pubertas Laki-Laki

Foto: Tanda dan Ciri Pubertas Laki-Laki

Foto: pinterest.com

Setelah mengetahui tahapan atau tanner, maka selanjutnya adalah tanda-tanda perubahan yang harus Moms ketahui ketika anak mulai puber.

Tanda-tanda ini biasanya tidak terlihat secara langsung karena prosesnya yang lambat. Bagi beberapa anak yang mengalami transisi ke remaja, mood akan sangat terpengaruh lho, Moms.

Ini dia ciri-ciri pubertas laki-laki yang ditandai dengan berbagai perubahan fisik, biologis dan psikis.

Baca Juga: 3 Tips Penting Memilih Bra untuk Anak Perempuan yang Baru Puber

1. Organ Kemaluan yang Mulai Berkembang

Organ kemaluan yang mulai berkembang ini akan terasa dan terlihat sangat signifikan, di mana penis anak laki-laki akan menjadi memanjang dan melebar.

MelansirNational Health Service sekitar sepertiga anak laki-laki memiliki benjolan kecil yang disebut papula, di penis mereka di masa pubertas.

Benjolan ini terlihat seperti jerawat dan normal serta tidak berbahaya, meskipun bersifat permanen.

Hal yang perlu Moms ketahui adalah, ukuran organ vital tak memiliki pengaruh terhadap fungsi seksual.

Sehingga, ketika perkembangan organ vital tak sesuai dengan harapan, Moms harus dapat menjelaskan pada si Kecil bahwa hal tersebut tetaplah normal.

2. Area Ketiak Mulai Tumbuh Rambut

Selagi mereka sudah mulai mengerti, beri tahu bahwa akan ada saatnya ketiak mereka mulai tumbuh rambut dan hal tersebut sangat normal terjadi.

Mengutip Hopkins Medicine anak-anak yang sedang puber perlu diberi tahu area mana saja yang akan tumbuh rambut.

Biasanya, rambut akan mulai tumbuh di area genital lalu ketiak. Pada pubertas laki-laki, rambut juga akan tumbuh di wajah dan di kaki mereka.

Hal yang harus diperhatikan adalah menjaga kebersihannya, karena bau badan dapat disebabkan oleh ketiak yang tak bersih.

3. Mimpi Basah

Pubertas laki-laki paling umumnya ditandai dengan mimpi basah. Ini biasanya akan terjadi ketika tubuh mulai memproduksi lebih banyak hormon testosteron.

Ketika tidur, mereka mungkin akan melakukan ejakulasi tanpa sadar. Ini merupakan pertanda bahwa seorang anak sedang tumbuh dan tubuhnya sedang mempersiapkan kedewasaannya.

Mengutip Verywell Family, ejakulasi pertama pada anak-anak di masa pubertas terjadi bahkan tanpa harus mengalami mimpi yang bersifat seksual. Hal ini sangat wajar ya, Moms.

Baca Juga: Cari Tahu Kelebihan dan Kekurangan Sunat Laser untuk Anak dan Dewasa

4. Suara Menjadi Lebih Besar

Hal yang akan sangat jelas terasa adalah suaranya yang akan semakin berubah. Selama masa pubertas suara mereka tak lagi menggemaskan.

Menurut Healthline, ini terjadi karena pita suara dan kotak suaranya (laring) juga semakin berkembang.

Sebelum suaranya berubah sepenuhnya, suaranya akan pecah dan melambung, dari tinggi ke rendah dengan cepat.

Kondisi ini dapat memalukan bagi sebagian anak, sehingga pemahaman bahwa hal tersebut merupakan sesuatu yang wajar, perlu disampaikan oleh orang tua.

Anak laki-laki Moms akan terdengar semakin gagah dengan suara yang kian membesar.

5. Wajah Berjerawat

Tak hanya terjadi pada anak perempuan saja, pada anak laki-laki juga bisa mengalami wajah berjerawat lho.

Perubahan hormon pada masa pubertas, dapat menyebabkan minyak menumpuk di kulit dan menyumbat pori-pori. Anak-anak bisa mengalami jerawat di wajah, punggung, atau dada.

Pada masa ini umumnya akan semakin seperti yang lain, sulit menghilangkan jerawat ini.

6. Mood Naik dan Turun

Hal yang akan cukup menantang bagi anak laki-laki dan lingkungannya adalah ketika mereka mengalami perubahan mood.

Tak jarang mereka akan merasa minder atau malu yang menyebabkan mereka menjadi lekas murung atau bahkan emosi.

Pubertas laki-laki juga sama halnya dengan perempuan, juga dapat mengalami perubahan suasana hati berkat perubahan hormonal, fisik, dan emosional yang mereka alami.

Baca Juga: Kenali Penyebab Mood Swing dan Cara Mengatasinya

7. Mulai Muncul Sedikit Kumis

Tanda pubertas laki-laki lainnya adalah tumbuhnya sedikit kumis, janggut, dan jambang. Seperti yang kita ketahui, pada anak-anak, ketiga hal ini tidak akan ditemukan.

Maka dari itu, ketika rambut-rambut tersebut mulai tumbuh, ini menjadi tanda anak laki-laki Moms mulai memasuki masa pubertas.

Pada masa ini, anak Moms atau Dads mungkin mulai mencoba mengajarinya bercukur untuk merapikan bulu di wajahnya tersebut.

8. Lebih Mudah Berkeringat

Saat mengalami masa pubertas laki-laki, anak Moms dapat mengalami bertambahnya produksi keringat.

Tak jarang, kondisi ini akan menyebabkannya mengeluarkan bau badan yang khas. Apalagi jika anak Moms cukup aktif dan suka bermain di luar ruangan.

Baca Juga: 22 Penyebab Mandul Pria, Jangan Diabaikan!

Itu dia Moms beberapa tanda pubertas laki-laki. Hal-hal seperti ini sangat wajar terjadi Moms, jangan terlalu memusingkannya.

Hal ini justru menjadi salah satu momen penting yang benar-benar harus Moms perhatikan.

Karena pada saat ini, anak Moms semakin tumbuh dan berkembang menuju masa kedewasaannya.

  • https://www.healthline.com/health/parenting/stages-of-puberty#tanner-stage-5
  • https://www.hopkinsmedicine.org/health/wellness-and-prevention/puberty-adolescent-male
  • https://www.verywellfamily.com/stages-of-puberty-in-boys-the-changing-male-body-3200880
  • https://www.nhs.uk/live-well/sexual-health/penis-size/
  • https://www.nhs.uk/live-well/sexual-health/stages-of-puberty-what-happens-to-boys-and-girls/
  • https://mediakom.kemkes.go.id/index.php/posts/detail/kapan-anak-dikatakan-mengalami-pubertas

Sebelumnya

Rincian Biaya Gugat Cerai dan Dokumen yang Dibutuhkan, Catat!
Floria Zulvi • 30 Mar 2022

Selanjutnya

13 Ide Hadiah Ulang Tahun untuk Istri yang Bisa Bikin Hubungan Makin Romantis
Rizky • 31 Mar 2022

Komentar

Yuk, ngobrol dan sharing pendapat dengan moms lainnya.

Artikel Terkait
Artikel Pilihan Editor

ADVERTISEMENT