ADVERTISEMENT

PARENTING
12 Agustus 2022

Sejarah Kemerdekaan Indonesia dan Manfaat Memahaminya untuk Meningkatkan Nasionalisme

Yuk, kenalkan Si Kecil sejarah negara kita!
Artikel ditulis oleh Nurul Aulia Ahmad
Disunting oleh Aprillia

Sejarah kemerdekaan Indonesia merupakan topik penting yang wajib untuk kita para masyarakat Indonesia pahami dan peringati.

Sebab ketika Indonesia mengumumkan kemerdekaannya pada 17 Agustus 1945, seluruh masyarakat dalam berbagai kalangan turut bahagia dan lega karena bisa terbebas dari belenggu para penjajah.

Berkat kemerdekaan Indonesia tersebut membuat semua anggota masyarakat bersemangat dan memiliki keberanian.

Untuk memperingati hari kemerdekaan Indonesia, maka setiap tahunnya diadakan upacara dengan mengibarkan Sang Saka Merah Putih.

Diharapkan dengan begitu masyarakat akan selalu mengingat dan selalu bersemangat dalam membela negara.

Baca Juga: 6 Fakta Menarik Bendera Negara Indonesia yang Bisa Moms Ajarkan pada Si Kecil

Sejarah Kemerdekaan Indonesia, Berawal dari Kekalahan Jepang dan Berakhirnya Perang Dunia II

ADVERTISEMENT

Foto: Sejarah Kemerdekaan Indonesia

Foto: sejarah kemerdekaan Indonesia (sdn7muntok.sch.id)

Dalam menggapai kemerdekaan Indonesia memiliki jalan yang cukup panjang.

ADVERTISEMENT

Semuanya berawal dari kalahnya Jepang di Perang Dunia 2 dan mengakui deklarasi Postdam.

Deklarasi Postdam

Deklarasi Postdam merupakan kesepakatan yang dilakukan oleh 3 pemimpin negara, yaitu:

  • Presiden Harry S. Truman (Amerika Serikat)
  • Perdana Menteri Winston Churchill (Inggris Raya)
  • Chiang Kai Sek (Cina)

Mereka melaksanakan konferensi di kota Postdam (Jerman), di mana deklarasi tersebut berisi:

  • Semua penjahat perang harus diadili secara keras, termasuk mereka yang melakukan kekejaman terhadap para tawanan.
  • Pemerintah Jepang harus memberi kebebasan dan memberlakukan demokrasi, serta penghormatan atas hak-hak asasi manusia.
  • Pemerintah Jepang juga diberikan kesempatan untuk memilih mengakhiri perang kepada sekutu dengan cara menyerah tanpa syarat atau memilih untuk penghancuran secara besar-besaran.

Pada awalnya Jepang menolak deklarasi tersebut, sehingga Amerika Serikat menjatuhkan bom di dua kota yaitu Hiroshima dan Nagasaki.

Dampak dari kedua bom tersebut menghasilkan ratusan ribu korban jiwa, ada yang luka-luka cacat, hingga meninggal.

Setelah merasakan dampak dari penolakan deklarasi sebelumnya, akhirnya Jepang pun mengaku kalah, dan Perang Dunia 2 pun berakhir.

Baca Juga: Bukit Moko Bandung, Sajikan Pemandangan Alam dan Langit yang Cantiknya Luar Biasa

Dampak Kekalahan Jepang dan Peristiwa Penting dalam Sejarah Kemerdekaan Indonesia

Kekalahan Jepang tersebut, membuka jalan untuk Indonesia bisa merdeka. Terdapat 3 bagian atau peristiwa penting dalam sejarah kemerdekaan Indonesia, yakni:

1. Terdapat Perbedaan Golongan Tua dan Golongan Muda

Bom atom yang dijatuhkan oleh Sekutu di Hiroshima dan Nagasaki sampai jugaa ke telinga para aktivis pergerakan.

Pada tanggal 9 Agustus 1945, tiga tokoh Indonesia yaitu, Soekarno, Moh. Hatta, dan Radjiman Wedyodiningrat terbang ke Dalat, Vietnam menemui Marsekal Terauchi.

ADVERTISEMENT

Scroll untuk melanjutkan

Sehari setelahnya, tanggal 10 Agustus 1945 tokoh golongan muda Sutan Syahrir mendengar siaran radio BBC (British Broadcasting Corporation) tentang kekalahan Jepang dan kemungkinan akan menyerah kepada Sekutu.

Berita kekalahan tersebut dalam waktu singkat, menyebar ke kalangan aktivitas pergerakan, baik Golongan Muda dan Golongan Tua.

Terlebih pemanggilan ketiga tokoh nasional Indonesia ke Vietnam menambah keyakinan para aktivis pergerakan, bahwa kemerdekaan Indonesia menjadi agenda pembicaraan.

Sepulangnya ke Indonesia, Mohammad Hatta bertemu dengan Sutan Syahrir membicarakan terkait Proklamasi Indonesia.

Keduanya melakukan perdebatan mengenai waktu memproklamirkan kemerdekaan Indonesia.

Hal tersebut juga menjadi polemik bagi para golongan tua dan golongan muda.

Golongan muda ingin agar kemerdekaan Indonesia diproklamasikan segera, setelah Jepang menyerah dan sebelum datangnya pasukan Sekutu ke Indonesia.

ADVERTISEMENT

Namun, golongan tua berpendapat bahwa proklamasi seharusnya didiskusikan terlebih dahulu dengan PPKI (Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia) yang dibentuk oleh Jepang, untuk mencegah pertumpahan darah dengan pasukan Jepang yang masih berada di Indonesia.

Baca Juga: 7 Inspirasi Baju Pahlawan Indonesia untuk Anak

2. Peristiwa Rengasdengklok

Peristiwa Rengasdengklok disebabkan karena para pemuda golongan muda gagal memaksa golongan tua untuk secepat mungkin memproklamasikan kemerdekaan Indonesia dan menjauhkan mereka dari pengaruh Jepang.

Malam hari di Tanggal 15 Agustus 1945, sebelum terjadi peristiwa Rengasdengklok, golongan pemuda mengadakan suatu perundingan di ruangan Lembaga Bakteriologi Pegangsaan Timur, yang dipimpin oleh Chaerul Saleh.

Keputusan rapat menegaskan bahwa kemerdekaan Indonesia adalah hak dan soal rakyat Indonesia sendiri, tak dapat digantungkan pada orang atau negara lain.

Segala ikatan dan hubungan dengan janji kemerdekaan dari Jepang harus diputuskan dan sebaliknya diharapkan diadakannya perundingan dengan Ir. Soekarno dan Drs. Moh. Hatta agar supaya mereka turut menyatakan proklamasi.

Setelah menyampaikan hasil perundingan tersebut kepada golongan tua, perbedaan pendapat masih hadir di antara kedua belah pihak.

ADVERTISEMENT

Perbedaan pendapat itu telah membawa golongan pemuda kepada tindakan selanjutnya yakni menculik Ir. Soekarno dan Drs. Moh. Hatta ke Rengasdengklok.

Di sana, Ir. Soekarno dan Drs. Moh. Hatta dibujuk untuk segera memproklamasikan kemerdekaan.

Di sisi lain, di Jakarta telah terjadi kesepakatan antara golongan tua yang diwakili oleh Achmad Subardjo dengan Wikana dari golongan muda untuk mengadakan proklamasi di Jakarta.

3. Penyusunan dan Pembacaan Teks Proklamasi

Foto: Penyusunan dan Pembacaan Teks Proklamasi

Foto: teks proklamasi dalam sejarah kemerdekaan Indonesia (sdn7muntok.sch.id)

Pada awalnya, pemerintahan Jepang tidak mengizinkan Indonesia untuk mengumandangkan proklamasi kemerdekaan.

Ini dikarenakan perjanjian antara Sekutu dan Jepang, yang mengharuskan Jepang menjaga status quo di wilayah jajahan Jepang, salah satunya Indonesia.

ADVERTISEMENT

Meski begitu, pada malam hari tanggal 16 Agustus 1945, rombongan Soekarno-Hatta pergi ke kediaman Laksmana Maeda, di Jalan Imam Bonjol No 1. guna menyiapkan teks proklamasi.

Tanggal 17 Agustus dini hari, di rumah Laksamana Maeda, tepatnya di ruang makan, disusun naskah proklamasi kemerdekaan Indonesia.

Tiga tokoh nasional yang menyusun teks Proklamasi yaitu, Soekarno, Moh. Hatta, dan Achmad Soebarjo.

Naskah proklamasi yang sebelumnya ditulis tangan tersebut kemudian diketik menggunakan mesik ketik oleh Sayuti Melik.

Setelah ditandatangani oleh Soekarno-Hatta, mereka kemudian merundingkan lokasi pelaksanaan Proklamasi.

Pelaksanaan pembacaan Proklamasi pun pada akhirnya diputuskan untuk diselenggarakan di rumah Soekarno, Jalan Pegangsaan Timur No 56 Jakarta (sekarang Jalan Proklamasi No 1) pada pukul 10.00 WIB.

Setelah pembacaan teks proklamasi selesai, Suhud dan Latief Hendraningrat mengibarkan bendera merah-putih.

Pada saat bendera dikibarkan semua yang hadir dengan spontan menyanyikan lagu Indonesia Raya.

Berita kemerdekaan Indonesia tersebut disebarkan melalui radio, media cetak, dan utusan daerah sehingga penyebarannya merata dan diketahui oleh seluruh masyarakat Indonesia.

Baca Juga: 5 Contoh Puisi Cinta Tanah Air untuk Tingkatkan Rasa Nasionalisme

Makna Proklamasi Kemerdekaan Indonesia

Adanya Proklamasi kemerdekaan Indonesia lantas menjadi tonggak pembaruan kehidupan bangsa Indonesia di segala bidang kehidupan.

Setelah Proklamasi kemerdekaan dikumandangkan, para pemimpin beserta rakyat Indonesia bersama-sama terus berjuang membenahi tatanan kehidupan berbangsa dan bernegara untuk menjadi lebih baik.

Baca Juga: Kenali Tahap Perkembangan Sosial Anak Usia 1–5 Tahun dan Cara untuk Mengajarinya Bersosialisasi

Manfaat Memahami Sejarah Kemerdekaan Indonesia

Foto: Manfaat Mengetahui Sejarah Kemerdekaan Indonesia (istockphoto.com)

Foto: memaknai sejarah kemerdekaan Indonesia (Orami Photo Stock)

Sebagai rakyat Indonesia, mengetahui bagaimana sejarah kemerdekaan Indonesia, baik prosesnya, hingga orang-orang yang berperan dalam hal tersebut dapat memberi kita ilmu dan manfaat lainnya, seperti:

  • Meningkatkan rasa nasionalisme.
  • Membentuk ketegasan identitas nasional dan kepribadian suatu bangsa.
  • Menjadi teladan bagi penerus bangsa.
  • Ilmu yang baik.

Demikian ulasan mengenai sejarah kemerdekaan Indonesia. Yuk beri pemahaman pada Si Kecil mengenai sejarah tersebut guna mendapatkan manfaat baiknya.

  • http://repositori.kemdikbud.go.id/21991/1/XI_Sejarah-Indonesia_KD-3.7_Final.pdf
  • file:///C:/Users/SIRCLO/Downloads/arsip_kemerdekaan_dan_kebebasan_memperoleh_informasi_edisi_61mei_agustus_2013_1571894104.pdf
  • https://ditsmp.kemdikbud.go.id/menyimak-perjalanan-sejarah-kemerdekaan-indonesia-secara-virtual/

Sebelumnya

Manfaat Energi Matahari bagi Makhluk Hidup, Membantu Proses Fotosintesis, hingga Sumber Listrik
Haidir • 11 Agt 2022

Selanjutnya

British School Jakarta, Sekolah Internasional dengan Biaya yang Fantastis!
Defara Millenia • 12 Agt 2022

Komentar

Yuk, ngobrol dan sharing pendapat dengan moms lainnya.

Artikel Terkait
Artikel Pilihan Editor

ADVERTISEMENT