ADVERTISEMENT

NEWBORN
18 Mei 2022

Tips Memilih Ukuran Popok Bayi yang Pas untuk Si Kecil

Jangan sampai salah memilih ukuran popok bayi ya, Moms!
Artikel ditulis oleh Dresyamaya Fiona
Disunting oleh Karinta

Terlihat mudah, nyatanya memilih ukuran popok bayi perlu ketelitian dan kejelian, lho.

Sebagai orang tua, Moms tentu selalu ingin memberikan yang terbaik bagi buah hati. Apalagi bila menyangkut kenyamanan dan kesehatan Si Kecil, termasuk popok bayi.

Ternyata ukuran popok bayi memiliki banyak macam dan jenis sesuai dengan kebutuhan.

Untuk itu, yuk cari tahu hal-hal apa saja yang perlu dipertimbangkan dalam memilih popok bayi sesuai dengan usianya!

Hal ini gar Si Kecil tetap nyaman dan bebas bergerak, Moms.

Baca Juga: 7+ Manfaat Tender Care Oriflame dan Cara Menggunakannya, Bisa Mengatasi Ruam Popok!

Tips Memilih Ukuran Popok Bayi

ADVERTISEMENT

Setiap merek popok tentu berbeda ukurannya. Umumnya, ukuran popok menggunakan istilah kecil, sedang, dan besar.

Meski begitu, ukuran asli popok bayi dan rentang usia yang tertera bisa sangat berbeda.

Oleh karena itu, sangat penting untuk memastikan bahwa Moms membelikan ukuran popok yang sesuai.

ADVERTISEMENT

Yuk, kenali lebih dalam terkait memilih ukuran popok bayi agar Moms tidak salah beli!

1. Berdasarkan Usia Si Kecil

Foto: Cara Mencuci Ukuran Popok Bayi

Foto: Orami Photo Stocks

Kita mulai mengenal ukuran popok bayi dari usianya yuk, Moms. Ini sepertinya panduan yang paling banyak diterapkan sebagaian orang tua, ya.

ADVERTISEMENT

Terlihat lebih praktis karena tinggal menyesuaikan dengan usia Si Kecil, bukan?

Nah, berikut ini ukuran popok bayi berdasarkan usianya.

  • Bayi 0-3 Bulan

Pada usia awal seperti 0-3 bulan, kulit bayi masih sangat sensitif.

Oleh karena itu, Moms perlu mencari popok bayi yang berbahan lembut dan bisa digunakan senyaman mungkin untuk Si Kecil.

Gunakan popok sekali pakai yang memiliki perekat di pinggang, bukan popok yang berbentuk celana.

Sesuaikan juga ukuran popok sekali pakai ini dengan berat badan Si Kecil. Ukuran S untuk yang paling kecil, M untuk sedang, serta L dan XL untuk yang berbadan besar.

Lebih baik lagi jika Moms menggunakan clodi (cloth diapers) atau popok kain yang bisa dicuci. Popok kain ini bisa digunakan berulang kali dan lebih minim menimbulkan iritasi.

ADVERTISEMENT

Scroll untuk melanjutkan

Selain itu, Moms bisa memilih ukuran popok bayi dan bahan yang ingin digunakan.

Baca Juga : Fungal Acne, Jerawat Gatal yang Biasa Tumbuh di Dada serta Punggung, Ketahui Cara Mengatasinya

  • Bayi 4-19 Bulan

Di usia ini, anak cenderung aktif bereksplorasi terhadap lingkungan sekitarnya. Si Kecil akan belajar merangkak, berdiri, berjalan, dan bermain.

Nah, di usia ini, memilih ukuran popok bayi ini terbilang sedang dan tidak terlalu besar. Ukuran M atau L mungkin cukup untuk Si Kecil.

Untuk itu, pada usia ini sebaiknya Moms memberikan Si Kecil popok berbentuk celana agar aktivitasnya tidak terganggu.

Moms juga harus memilih popok yang memiliki pH seimbang agar kelembapan kulitnya tetap terjaga.

  • Bayi 20 Bulan ke Atas
ADVERTISEMENT

Bagaimana dengan memilih ukuran popok bayi untuk usia 1 tahun ke atas Moms?

Tenang, Moms bisa dengan memilihkan ukuran yang paling besar, yaitu XL atau XXL.

Pada usia ini, Moms bisa memakaikan diapers karena anak sudah benar-benar aktif bergerak.

Utamakan kenyamanan Si Kecil, ya. Bila si kecil mengeluh popok yang digunakan tidak nyaman, segera cari popok lain yang sesuai.

Moms juga perlu mengajarkan anak untuk melakukan toilet training mulai usia ini.

2. Berdasarkan Bahan dan Materialnya

Foto: tips memilih ukuran popok bayi sesuai dengan budget.jpg

Foto: Orami Photo Stocks

Moms, memilih ukuran popok bayi bisa dari pertimbangan bahan dari popok itu sendiri, lho.

ADVERTISEMENT

Tentunya bahan popok beraneka macam dan membuat kita sebagai orang tua semakin bingung memilihnya.

Tenang, Moms! Sejumlah jenis-jenis bahan popok di bawah ini bisa jadi pertimbangan. Yuk, kenali ukuran popok bayi dari bahan popok seperti berikut ini.

  • Popok Kain atau Clodi

Ini salah satu popok bayi yang paling netral dan hampir bisa dipakai semua usia, Moms.

Bahkan ini juga bisa dibilang popok bayi dengan harga yang lebih terjangkau dan hemat.

Bahannya cukup lembut dan sesuai untuk kulit sensitif bayi.

Jenis popok ini biasanya terbuat dari kain yang sangat menyerap seperti bulu kapas terry flanel padat, dan wol.

Banyak ahli merekomendasikan untuk memilih bahan flanel karena bahannya cukup lembut di tubuh, sekaligus menjadi yang paling menyerap.

ADVERTISEMENT
  • Bahan Organik

Bahkan, saat ini, Moms bisa menemukan popok ramah lingkungan yang terbuat dari bambu atau kain katun organik.

Namun, ini sedikit lebih mahal jika dibandingkan dengan versi non-organik. Meski terbilang lebih hemat budget Moms perlu mencucinya berulang kali, ya.

Untuk popok kain, biasanya Moms bisa menggunakannya lebih lama karena ukurannya cukup fleksibel meski Si Kecil sudah tumbuh sedikit lebih besar.

Baca Juga: 10 Rekomendasi Popok Bayi untuk Kulit Sensitif yang Aman, Diskon hingga 49%!

  • Popok Bayi Sekali Pakai

Meskipun popok clodi atau kain memiliki berbagai kelebihan, tapi memang kurang praktis.

Bagi Moms yang akan mengajak Si Kecil bepergian atau masih harus mengurus rumah sambil mengurus anak, popok clodi kurang disarankan.

Ini karena akan menyita lebih banyak waktu untuk menggantinya berkali-kali. Terlebih lagi, jika bayi sering buang air kecil.

Untuk itu popok bayi sekali pakai akan lebih praktis karena Moms bisa menggantinya beberapa jam sekali.

Memilih ukuran popok bayi ini juga lebih praktis karena tanpa perlu mencucinya. Namun, pastikan untuk menjatuhkan pilihan Moms pada diapers yang higienis dan berbahan nyaman.

Pastikan juga popok memiliki daya serap tinggi, dan sesuai dengan ukuran tubuh bayi, ya. 

  • Popok Celana

Selain popok kain ataupun popok sekali pakai, sepertinya jenis popok satu ini bisa jadi salah satu pertimbangan dalam memilih ukuran popok bayi.

Popok celana sekali pakai dirancang untuk menjaga kulit anak-anak tetap kering saat tidur.

Sering dipakai Si Kecil umumnya berusia 4 tahun ke atas, yang sedang toilet training Moms.

Untuk ukuran popok bayi ini juga beraneka rupa, mulai dari S, M, L, XL dan XXL.

Jadi, Moms bisa menyesuaikan dengan berat dan ukuran tubuh Si Kecil ya Moms.

Baca Juga: 5+ Manfaat Ekstrak Kolostrum untuk Kulit Bayi, Bisa Mencegah Ruam Popok!

Cara Mengatasi Ruam Popok pada Bayi

Foto: 4 Jenis Makanan Penyebab Ruam Popok Pada Bayi, Harus Dihindari!

Foto: Orami Photo Stocks

Setelah memilih ukuran popok bayi, kita cari tahu mengatasi ruam popok yuk!

Ini juga tak kalah penting karena termasuk fenomena yang sering terjadi ketika Si Kecil memakai popok.

Mengutip Mayo Clinic ruam popok ditandai dengan kulit merah bersisik dan berada di area kelamin bayi, paha, selangkangan, dan area bokong.

Saat menggunakan popok, sering kali kulit bayi yang sensitif ini terlihat mengeluarkan ruam.

Untuk mengatasinya, Moms perlu menjaga kebersihan popok bayi.

Ini seperti dengan rutin mengganti diapers pakai maupun clodi dan membersihkan tubuh bayi dengan air bersih saat mengganti popok.

Moms, pastikan untuk mengeringkan kulit di sekitar bokong sebelum menggunakan popok.

Jika kulit bayi sudah terlanjur kena ruam popok, jaga area tersebut untuk selalu bersih dan kering agar proses penyembuhan bisa lebih cepat. 

Baca Juga: 7 Rekomendasi Sabun Bayi untuk Kulit Sensitif, Aman!

Tips Membeli Popok Bayi

Penting untuk dicatat bahwa ada berbagai jenis popok di pasaran.

Biasanya popok celana memiliki lapisan penyerap kuat yang membantu menjaga kulit tetap kering dan bebas ruam. Bahkan jika anak-anak buang air kecil di malam hari.

Jika dibandingkan dengan popok lain, popok celana sekali pakai dimaksudkan untuk anak-anak yang lebih besar.

Beberapa dirancang khusus untuk berbagai usia, tetapi ada juga popok dengan satu ukuran untuk semua rentang usia balita dan berat.

Saat awal kelahiran, jangan membeli popok sekaligus dalam jumlah banyak.

Hal ini sebab ukuran tubuh bayi akan berkembang cepat, sehingga ukuran popok pun juga akan berubah dengan cepat. 

Itu dia tips memilih ukuran popok bayi yang tepat dengan mudah. Semoga membantu ya, Moms!

  • https://www.healthline.com/health/baby/diaper-size-chart#t-ips
  • https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/diaper-rash/symptoms-causes/syc-20371636

Sebelumnya

7 Cara Menjemur Bayi yang Benar untuk Orang Tua Baru
Adeline Wahyu • 17 Mei 2022

Selanjutnya

Agar Cepat Kering, Intip 15 Tips Merawat Tali Pusar Bayi Baru Lahir
Dresyamaya Fiona • 18 Mei 2022

Komentar

Yuk, ngobrol dan sharing pendapat dengan moms lainnya.

Artikel Terkait
Artikel Pilihan Editor

ADVERTISEMENT