ADVERTISEMENT

HOME & LIVING
16 November 2022

15 Tumbuhan Langka di Indonesia, Cantik dan Bentuknya Unik!

Keberadaannya terancam punah
Artikel ditulis oleh Dresyamaya Fiona
Disunting oleh Budhi

Tahukah Moms bahwa tumbuhan langka di Indonesia semakin berkurang jumlahnya?

Malahan, keberadaan mereka terancam punah, lho!

Ancaman kepunahan beberapa tanaman ini disebabkan oleh banyak hal.

Salah satu penyebab utama kepunahan tersebut adalah adanya alih fungsi lahan yang menyebabkan beberapa jenis tumbuhan langka di Indonesia kehilangan habitatnya.

Nah, sebagai edukasi anak dan pengetahuan umum, mari kenali jenis-jenis tumbuhan langka di Indonesia dan sekitarnya.

Baca Juga: 34 Ragam Pakaian Adat dari Semua Provinsi di Indonesia yang Menampilkan Keunikan Budaya Daerah

Tumbuhan Langka di Indonesia

ADVERTISEMENT

Indonesia adalah salah satu negara yang kaya akan flora dan fauna.

Luas hutan tropis Indonesia, yakni sekitar 130,61 juta hektar.

Hutan tropis ini menjadi habitat dari sebagian besar populasi spesies dari 17% spesies flora-fauna dunia yang ada di Indonesia.

ADVERTISEMENT

Tumbuhan-tumbuhan langka ini hidup di berbagai belahan hutan tropis di Indonesia.

Ada pun jenis-jenisnya, antara lain:

1. Rafflesia Arnoldii

Foto: Bunga Rafflesia (Freepik.com/maizalchaniago77)

Siapa yang tak kenal dengan tumbuhan langka Indonesia satu ini?

Ini adalah bunga bangkai dengan nama latin Amorphophallus titanum yang merupakan bunga raksasa yang unik.

Kenapa bisa dikatakan unik? Karena bunga ini dapat mengeluarkan bau busuk seperti bangkai.

Menariknya, bunga ini juga tidak dapat dipetik karena posturnya yang besar dan merupakan salah satu bunga tertinggi di dunia.

Untuk di Indonesia, tumbuhan langka ini tidak hanya terdiri dari satu spesies saja.

Tercatat, ada sekitar 170 spesies bunga bangkai di dunia.

Bunga ini juga menjadi tumbuhan khas dataran rendah yang tumbuh di daerah yang beriklim tropis dan subtropis.

2. Edelweiss Jawa

ADVERTISEMENT

Scroll untuk melanjutkan

Foto: Edelweiss Jawa (Id.wikipedia.org/Imron Fauzi)

Nah, jika Moms pernah mendaki gunung Bromo atau pegunungan lain, tumbuhan langka ini bisa dengan mudah dijumpai.

Ini adalah tumbuhan langka dengan nama bunga senduro atau dikenal Edelweiss Jawa.

Habitat bunga ini yaitu di sekitar pegunungan di wilayah Pulau Jawa yang biasanya tumbuh berkembang setelah terjadinya erupsi.

Populasi bunga ini semakin sedikit, akibat banyak lahan yang dialihfungsikan.

Saat ini tumbuhan langka ini hanya tersisa di wilayah:

  • Gunung Papandayan
  • Gunung Gede
  • Gunung Pangrango
  • Gunung Rinjani

Bentuknya yang unik dan jarang ditemukan di daerah lainnya, menjadikan bunga ini langka dan bernilai.

Baca Juga: Mengenal Buah Bintaro, Buah Beracun yang Ampuh Mengusir Tikus!

ADVERTISEMENT

3. Bunga Cendana

Foto: Bunga Cendana (Bibitbunga.com)

Tumbuhan langka di Indonesia lainnya adalah bunga Cendana.

Nama latinnya adalah Santalum album salah satu pohon yang memiliki banyak manfaatnya di Indonesia.

Pohon cendana menghasilkan kayu yang tergolong dalam kelompok kayu mewah dan memiliki keunikan.

Kayu pada tumbuhan langka ini dapat dimanfaatkan untuk pembuatan:

Ada yang berpendapat bahwa bau harum bunga cendana ini dapat bertahan selama ratusan tahun, lho.

4. Kantong Semar

ADVERTISEMENT

Foto: Kantung Semar (Vecteezy.com)

Tumbuhan langka di Indonesia berikutnya yaitu pohon Kantong Semar.

Untuk edukasi anak, ini dinamakan "Semar" karena banyak orang melihat tanaman ini mirip tokoh pewayangan, Wayang Semar, dengan perut besarnya.

Keunikan tumbuhan langka ini terletak pada kemampuan dalam memangsa serangga seperti lalat, lebah, dan kumbang.

Tak jarang, sebutan tumbuhan langka ini berbeda-beda di setiap daerah.

Ada yang menyebutnya sebagai periuk monyet, kantok beruk dan banyak lagi.

Mengutip Ilmu Pengetahuan Indonesia kantong semar tersebar mulai dari Australia, Asia Tenggara, hingga Cina bagian selatan.

Pulau Borneo (Kalimantan, Sarawak, Sabah, dan Brunei) tercatat sebagai pusat Kantong Semar paling banyak di dunia.

ADVERTISEMENT

Nyaris separuh atau 32 jenis spesies tumbuhan langka ini hidup di pulau besar ini.

5. Pohon Damar

Foto: Pohon Damar (Id.wikipedia.org/Wibowo Djatmiko)

Beralih ke salah satu jenis pohon dan tumbuhan langka di Indonesia.

Fauna ini merupakan pohon Damar dengan nama latinnya Agathis dammara.

Tanaman ini memiliki tinggi batang berkisar sampai 60 meter. Pohon ini banyak ditemukan di daerah Papua.

Tumbuhan langka ini dimanfaatkan untuk pembuatan kopal (salah satu bahan dasar untuk pelapis kertas pernis atau lak).

Habitat pohon damar saat ini hampir punah dan sudah jarang ditemukan.

Baca Juga: Cari Tahu Manfaat Daun Jelatang, Tumbuhan Herbal yang Berkhasiat

6. Anggrek Hitam

Foto: Anggrek Hitam (Orami Photo Stocks)

Tumbuhan langka di Indonesia untuk edukasi anak lainnya yakni anggrek hitam. Nama ilmiahnya Coelogyne pandurat.

Berbeda dengan jenis bunga anggrek pada umumnya, ini memiliki ciri khas yaitu warna hitam pada lidah bunga.

Di luar negeri biasa disebut Black Orchid sedangkan di Kalimantan Timur disebut Kersik Luai.

Habitat tumbuhan langka ini tersebar di Kalimantan Timur, Sumatera Utara dan Riau.

Namun, keberadaanya terancam punah dan sulit ditemukan saat ini.

7. Tengkawang

Foto: Tengkawang (Orami Photo Stocks)

Nah, tumbuhan langka sebagai edukasi anak lainnya adalah Tengkawang (Shorea). Habitatnya dapat ditemukan di daerah Kalimantan.

Menariknya, tumbuhan ini banyak dimanfaatkan untuk berbagai hal.

Masyarakat setempat banyak mengolahnya sebagai minyak. Minyak Tengkawang dihasilkan dari biji-biji yang berjatuhan.

Minyak ini biasanya digunakan untuk obat tradisional dan penyedap masakan.

Selain sebagai minyak, biji-bijiannya juga merupakan pakan dan makanan bergizi untuk hewan hutan.

8. Daun Payung

Foto: Palem Payung (Quintadosouriques.com)

Daun Payung adalah tumbuhan langka di Indonesia. Tumbuhan ini memiliki nama latin Johannesteijsmannia altifrons.

Tanaman ini juga bisa disebut daun alo, daun raksasa, atau daun sang.

Keunikan utama daun Payung terlihat dari daunnya berukuran raksasa, yakni 6 meter dengan lebar 1 meter.

Bentuknya melebar di tengah serta meruncing di bagian pangkal dan ujung. Moms bisa menemukan tumbuhan ini di daerah Sumatera.

Pada zaman dahulu, daun ini digunakan masyarakat untuk dinding rumah atau atap rumah.

Baca Juga: Tanaman Feng Shui yang Harus Ada di Depan Rumah

9. Sarang Semut

Foto: Sarang Semut (Orami Photo Stocks)

Selain tanaman langka di atas, Indonesia juga memiliki banyak jenis tanaman obat.

Jika dilihat sekilas, tumbuhan langka ini menyerupai rumah tawon ya Moms. Namun ini beda, lho!

Tanaman ini merupakan Sarang Semut. Memiliki nama latin Myrmecodia pendans.

Dinamai ini karena biasanya dijadikan tempat semut untuk menyimpan makanan.

Ia hidup dengan menempel pada tanaman lain yang memiliki batang pohon besar.

Tumbuhan langka di Indonesia ini merupakan tumbuhan epifit yang berasal dari Papua.

Cukup sulit menemukan keberadaan tumbuhan ini saat ini. Padahal, tanaman langka ini mengandung banyak vitamin sehingga juga dikenal sebagai tanaman obat.

10. Taxus Sumatrana

Foto: Taxus Sumatrana (Plantamor.com)

Pernahkah Moms mendengar tumbuhan satu ini? Untuk edukasi anak, ini merupakan tumbuhan langka dengan nama Taxus.

Mengutip Balai Litbang LHK Aek Nauli tanaman ini dikenal di dunia sebagai obat anti kanker sejak tahun 1970-an.

Dimanfaatkan untuk pengobatan kanker rahim dan kanker payudara.

Ekstrak dari tanaman ini yaitu paclitaxel (TaxolTM) dimanfaatkan untuk menghambat pertumbuhan sel kanker.

Selain sebagai obat kanker, taxus juga mempunyai potensi sebagai anticonsulvant dan antipyretic serta juga sebagai analgesic.

Berbagai manfaat untuk pengobatan tradisional, tak jarang tumbuhan ini banyak diburu dan habitatnya semakin langka.

11. Purwaceng

Foto: Purwaceng (Indonesiakaya.com)

Jenis tumbuhan langka di Indonesia lainnya adalah Purwaceng. Ini dengan nama latin Pimpinella pruatjan.

Banyak orang memanfaatkan tanaman ini untuk penambah stamina. Dengan cara menjadikannya bubuk dan dicampur bersama susu atau kopi.

Habitatnya tersebar di daerah dataran tinggi Jawa Tengah seperti Dieng.

Menariknya, Purwaceng juga subur dan hidup di daerah pegunungan Hyang dan Tengger.

Banyak ahli kesehatan memanfaatkan tanaman ini untuk khasiat afrodisiak alias menambah gairah seksual pada pria lho!

Baca Juga: Hadirkan 15 Tanaman Ini di Kamar Tidur Agar Bermanfaat Untuk Kesehatan

12. Anggrek Jamrud

Foto: Anggrek Jamrud (Wikiwand.com)

Jamrud atau Zamrud adalah jenis tanaman langka lainnya yang termasuk dalam kelompok bunga anggrek.

Walaupun memiliki sebaran yang luas di Indonesia, namun cukup sulit menemukannya di alam.

Sebagian besar tanaman anggrek sekarang hanya tersedia di toko atau kolektor anggrek.

Jenis anggrek Jamrud ini biasanya terdapat di sejumlah habitat dengan perawatan yang tinggi.

Harganya yang tinggi menjadikan tanaman ini cukup sulit untuk dimiliki.

13. Anggrek Tebu

Foto: Anggrek Tebu (Factsofindonesia.com)

Anggrek tebu adalah tanaman langka yang merupakan varietas terbesar dari tanaman anggrek.

Tanaman anggrek dengan nama Grammatophyllum speciosum ini beratnya bisa mencapai 1 ton dalam satu rumpun.

Ukurannya yang besar, sehingga sering disebut anggrek raksasa.

Bunga anggrek tebu ini berwarna kuning bercampur bintik merah atau hitam. Cukup beda dengan jenis anggrek lainnya.

Uniknya, anggrek tebu sangat awet dan tahan lama. Anggrek yang sudah dipotong bisa bertahan hingga 2 bulan lamanya, lho.

14. Pohon Ulin

Foto: Ulin atau Daun Muda (Shutterstock.com)

Tumbuhan langka lainnya di Indonesia yang tak kalah cantik adalah Ulin. Banyak orang menyebutnya dengan nama Bulian dan Kayu Besi di sejumlah tempat.

Kayu ulin terkenal sangat kuat, sehingga tidak heran jika kayu ini banyak digunakan sebagai bahan industri.

Misalnya, serat-serat kayu untuk bangunan jembatan, kapal, dan material rumah.

Pohon Ulin dapat tumbuh dengan diameter hingga 96 cm dan tinggi hingga 36 meter.

Kayu ulin banyak ditemukan di Sumatera dan semakin langka karena budidayanya yang sangat sulit.

15. Getah Perca

Foto: Getah Perca (Frim.gov.my)

Pernahkah Moms mendengar tentang tanaman getah perca?

Sebenarnya ada lebih dari 100 spesies, tetapi Getah Perca mengacu pada kelompok Palaquium gutta Baill.

Saat ini Getah Perca sudah jarang ditemukan di habitat aslinya. Awalnya, pohon ini dimanfaatkan sebagai pengobatan untuk sakit gigi.

Getah Perca hanya populer sebagai karet lonjong di daerah Cipetir Sukabumi Jawa Barat.

Baca Juga: Intip Koleksi Mobil Iqbaal Ramadhan, Mobil Klasik dengan Harga Selangit!

Itu dia Moms pengetahuan seputar tanaman langka dan sebagai edukasi anak.

Selain deretan nama-nama tumbuhan langka di atas, masih banyak lagi tumbuhan langka lainnya yang tersebar di Indonesia, lho!

  • http://aeknauli.org/menyelamatkan-yang-tersisa-taxus-sumatrana-pohon-obat-yang-terancam-punah/
  • http://lipi.go.id/berita/kantong-semar-:-tanaman-unik-pembawa-%5C%5C-hoki%5C%5C-/1843
  • https://factsofindonesia.com/rare-flowers-in-indonesia
  • https://www.99.co/blog/indonesia/tumbuhan-langka-di-indonesia/
  • https://loveinshallah.com/rare-plants-in-indonesia/
  • https://legionbotanica.com/endangered-plants-in-indonesia-list-of-56-endangered-species/.html

Sebelumnya

7 Inspirasi Desain Depan Toko Baju, Ada yang Cocok Buat Usaha Rumahan
Novita • 16 Nov 2022

Selanjutnya

Bukan Cuma Biru, Ini 6 Pilihan Warna Cat Luar Rumah yang Sejuk
Puji • 17 Nov 2022

Komentar

Yuk, ngobrol dan sharing pendapat dengan moms lainnya.

Artikel Terkait
Artikel Pilihan Editor

ADVERTISEMENT