Gratis Ongkir minimum Rp 250.000* Lihat detil

DIREKTORI

Belanja Berdasarkan Kategori :
Belanja Berdasarkan Kategori
DIREKTORI BELANJA
  • Promo & Highlights

  • Kebutuhan Bayi

  • Perlengkapan Bayi

  • Perawatan Pribadi

  • Supermarket

  • Rumah & Dekorasi

  • Kosmetik

  • Alat Kecantikan

  • Pakaian & Aksesoris

  • Kesehatan

  • Mainan & Media

  • Gadget & Elektronik

Perkembangan Anak | Nov 22, 2018

Anak Zaman Sekarang Lebih Cepat Puber, Mengapa?

Bagikan


Anak Zaman Sekarang Lebih Cepat Puber, Mengapa?

Bukan cuma Moms saja yang merasa kalau jaman sekarang tampaknya anak cepat puber. Fenomena puber dini pada anak atau precocious puberty memang sedang banyak diteliti oleh para ilmuwan di seluruh dunia.

Pubertas atau lebih sering disingkat sebagai puber adalah masa ketika seorang anak mengalami perubahan fisik, psikis, serta pematangan fungsi seksual. Pada anak laki-laki, umumnya puber ditandai dengan:

  • Pembesaran buah zakar dan penis
  • Tumbuh rambut di ketiak, kemaluan, dan wajah.
  • Pertumbuhan pesat atau growth spurt.
  • Suara menjadi lebih berat

Sedangkan pada anak perempuan tandanya adalah:

  • Perkembangan payudara
  • Menstruasi pertama
  • Tumbuh rambut di ketiak dan kemaluan.
  • Pertumbuhan pesat atau growth spurt.

Psst, apa Moms tahu kalau di akhir abad ke-20 pada umumnya anak baru mengalami puber di usia 15 atau 16 tahun?

Sedangkan jaman sekarang, menurut studi yang dilakukan oleh Australian Institute of Family Study di tahun 2015, 40% anak perempuan dan 21% anak laki-laki sudah menunjukkan tanda puber di usia 8 tahun. Kira-kira, apa penyebabnya ya, Moms?

Penyebab Puber Dini pada Anak

Anak puber, anak cepat puber, puber dini pada anak

Foto : Newas4masses.com

Dalam buku The New Puberty, kumpulan hasil penelitian tentang pubertas selama 200 tahun belakangan, ditemukan bahwa pada awalnya penyebab anak puber di usia lebih muda adalah karena adanya perbaikan nutrisi secara global.

Saat ini puber dini pada anak diketahui disebabkan oleh beberapa faktor, seperti:

  • Konsumsi makanan. Dari berbagai penelitian, ditemukan bahwa terlalu banyak konsumsi protein hewani, produk susu, dan pemanis buatan dapat mempercepat menstruasi pertama pada anak perempuan.
  • Masalah kesehatan. Anak yang menderita tumor, meningitis, cidera otak, masalah tiroid, atau radang otak akibat infeksi beresiko mengalami puber dini.
  • Semakin banyak jaringan lemak yang menghasilkan estrogen, akan semakin cepat pula terjadinya puber dini pada anak.
  • Anak perempuan keturunan Afrika-Amerika cenderung mengalami puber lebih cepat ketimbang anak perempuan keturunan lain.
  • Kandungan kimia berbahaya. Tanpa disadari, kandungan kimia seperti BPA dan phthalates yang banyak digunakan dalam produk rumah tangga bisa mengganggu kerja hormon alami, sehingga mendorong terjadinya puber dini pada anak.

Mencegah Puber Dini pada Anak

Anak puber, anak cepat puber, puber dini pada anak

Foto : Nff.org.uk

Walau pubertas itu adalah proses alami yang akan dilalui oleh setiap anak, puber dini juga dapat mempercepat berhentinya masa pertumbuhan.

Agar tumbuh kembangnya tetap optimal, Moms bisa mencoba lakukan ini untuk mencegah puber dini pada anak:

  • Menerapkan pola makan sehat dan seimbang, dengan memperbanyak asupan sayuran dan buah serta mengurangi konsumsi makanan olahan.
  • Membatasi produk olahan susu hewani. Moms bisa menggantinya dengan susu almond atau susu kedelai.
  • Menjalankan gaya hidup aktif dengan banyak bergerak dan berolahraga.
  • Kurangi penggunaan produk plastik yang mengandung BPA (simbol daur ulang no. 7) dan phthalates (simbol daur ulang no. 3)
  • Kurangi penggunaan produk rumah tangga maupun perawatan tubuh anak berbahan kimia.

Ternyata memang benar jaman sekarang anak cepat puber ya, Moms. Sebagai orang tua, ada baiknya kita lebih mengawasi pola makan dan pengaruh lingkungan agar tumbuh kembang anak bisa maksimal.

Bagaimana pendapat Moms tentang anak puber terlalu cepat?

(WA)

Sumber :  webmd.com, livescience.com

Bagikan

Artikel Terkait



Newsletter

Dapatkan diskon dan penawaran spesial setiap hari melalui email kamu dengan berlangganan newsletter.