Kesehatan Umum

8 Oktober 2021

Mengenal Gejala, Penyebab, dan Cara Mengatasi Anxiety Attack

Anxiety merupakan perasaan cemas yang berlebihan
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Amelia Riskita
Disunting oleh Amelia Puteri

Pernahkah Moms mendengar kata anxiety attack? Anxiety merupakan istilah dalam psikologis yang ditandai dengan kecemasan berlebih pada seseorang.

Mengutip Psychalive, kecemasan atau anxiety ini bisa menjadi kondisi psikologis serius yang membatasi seseorang dalam interaksi, perkembangan, dan keadaan pikiran secara umum.

Dalam beberapa kasus, anxiety attack atau kecemasan ini muncul secara konstan sehingga memicu alarm di otak untuk mengkhawatirkan setiap hal-hal kecil yang sebenarnya mungkin tidak perlu.

Bagi orang lain, seseorang yang mengalami anxiety attack mungkin hampir tidak memperhatikan adanya rasa cemas berlebih.

Namun, pengidap anxiety mungkin akan mendapati dirinya sendiri menarik diri dari hal-hal yang membuatnya sedikit tidak nyaman tanpa sadar.

Lalu, apakah anxiety ini berbahaya? Apa saja yang dapat menjadi tanda-tanda anxiety dan adakah cara untuk mengatasi anxiety attack? Simak penjelasannya di bawah ini ya, Moms.

Baca Juga: Ternyata Kecemasan Berlebih Bisa Jadi Penyebab Diare! Kenali Penyebab Lainnya dan Cara Mencegahnya

Gejala Anxiety Attack

Tanda-tanda-anxiety

Foto: Orami Photo Stock

Adapun tanda-tanda yang termasuk ke dalam anxiety. Beberapa tanda anxiety attack atau kecemasan berlebih yang perlu Moms pahami, antara lain:

  • Takut luar biasa dengan tiba-tiba
  • Berkeringat
  • Gemetar
  • Sesak napas
  • Rasa tersedak
  • Nyeri pada dada
  • Mual
  • Pusing
  • Sebuah perasaan terlepas dari dunia (derealisasi)
  • Takut mati
  • Mati rasa atau kesemutan di anggota badan atau seluruh tubuh
  • Kedinginan atau muka memerah

Jika Moms mengalami salah satu atau lebih dari tanda-tanda di atas, mungkin saja kondisi tersebut menandakan adanya anxiety attack. Jadi, Moms sebaiknya memahaminya dan segera mencari cara atau bantuan professional bila perlu untuk mengatasi anxiety, ya.

Penyebab Anxiety Attack

penyebab-anxiety

Foto: Orami Photo Stock

Rasa cemas yang berlebihan dan muncul secara tiba-tiba dalam jangka waktu cukup sering atau anxiety attack ini tak terjadi tanpa sebab, lho.

Namun, salah satu hal terpenting yang harus disadari tentang kecemasan adalah bahwa keadaan cemas sering kali didorong oleh proses berpikir di dalam hati dan pikiran yang merusak diri sendiri atau lebih dikenal sebagai "suara batin kritis".

Dalam beberapa kasus, suara ini bekerja secara halus. Bahkan mungkin terdengar ramah, karena membujuk seseorang keluar dari tantangan dalam mengejar tujuan.

Pada saat-saat ini, seseorang mungkin mulai memiliki pikiran yang tampak ramah dan memikat seperti:

  • “Kamu tidak benar-benar ingin menjadi dokter, jadi mengapa tetap di sekolah kedokteran?”
  • “Lagipula kamu tidak terlalu menyukainya, jadi jangan repot-repot mengajaknya kencan.”
  • “Kamu harus meninggalkannya sebelum dia meninggalkanmu. Meski sendiri, kamu akan baik-baik saja. Jadi, tak perlu takut menjadi lajang."

Dalam kasus yang lebih ekstrim atau langsung, seseorang mungkin akan mengalami kecemasan yang intens atau kecenderungan untuk mengalami stres secara dramatis atau bahkan serangan panik.

Ketika pola ini terjadi, pikiran yang mengabadikan kecemasan pun memperingatkan tubuh bahwa diri sendiri akan merasa cemas, menyebabkan antisipasi dan kecemasan meningkat.

Begitulah cara sederhana yang menyebabkan seseorang mengalami anxiety attack.

Semakin banyak Moms mendengarkan suara hati dan pesan-pesan yang menghancurkan dan peringatan yang menipu, maka akan semakin kuat pula kecemasan di dalam diri.

Jika Moms berusaha memaksa atau menarik diri untuk menghindari perasaan tidak menyenangkan ini, ketakutan atau rasa cemas yang ingin dihindari justru akan semakin tumbuh.

Baca Juga: 4 Cara Mengurangi Kecemasan di Tengah Pandemi COVID-19

Adapun faktor yang dapat menyebabkan kecemasan, yaitu:

  • Stres di tempat kerja
  • Stres di sekolah
  • Stres dalam hubungan pribadi seperti pernikahan
  • Stres terhadap keuangan
  • Stres akibat trauma emosional seperti kematian orang yang dicintai
  • Stres akibat penyakit medis yang serius
  • Efek samping pengobatan
  • Penggunaan obat terlarang, seperti kokain
  • Gejala dari penyakit medis (seperti serangan jantung, stroke panas, hipoglikemia)
  • Kekurangan oksigen - Dalam keadaan beragam seperti penyakit ketinggian tinggi, emfisema, atau emboli paru (bekuan darah dengan pembuluh paru-paru)

Cara Mengatasi Anxiety Attack

Apabila Moms merasakan tanda-tanda anxiety attack dan merasa terganggu sehingga kehidupan menjadi tidak nyaman, mungkin dapat mencoba beberapa cara berikut untuk mengatasinya:

1. Meditasi

meditasi-mengatasi-anxiety

Foto: Orami Photo Stock

Melansir Journal of Clinical Psychiatry, salah satu jenis terapi berbasis meditasi yang disebut pengurangan stres berbasis kesadaran terbukti dapat mengurangi gejala pada orang dengan gangguan kecemasan berlebih.

Jika Moms merasakan anxiety attack dan ingin lepas dari rasa cemas berlebih, meditasi mungkin dapat dicoba. Banyak penelitian telah menunjukkan bahwa meditasi membantu mengelola kecemasan, depresi, dan rasa sakit.

Dengan memusatkan perhatian pada napas melalui meditasi, Moms akan lebih mampu untuk mengatasi kecemasan di dalam diri.

Menurut ahli neurobiologi interpersonal Dr. Daniel Siegel, “Latihan meditasi ini telah terbukti meningkatkan sistem kekebalan. Mereka telah terbukti mengubah cara otak berfungsi dengan cara yang sehat menuju ketahanan dan menghadapi tantangan daripada menarik diri darinya.”

Ketika merasa cemas, psikolog Dr. Lisa Firestone sangat menyarankan untuk mencoba pola pernapasan 4-7-8.

Moms dapat melakukannya dengan cara menarik napas selama 4 hitungan, tahan napas selama 7 detik, dan keluarkan napas selama 8 hitungan. Ulangi siklus ini selama lima kali.

Praktik ini telah terbukti melepaskan serotonin di otak yang secara alami menenangkan tubuh dari rasa cemas.

Dr. Lisa Firestone juga merekomendasikan untuk meletakkan satu tangan di dada dan tangan lainnya di perut saat bernapas. Hal ini akan membantu jantung kembali tersinkronisasi dengan baik.

Baca Juga: 5 Cara Meditasi yang Benar untuk Meningkatkan Fokus, Mudah Kok!

2. Lakukan Self-Compassion

self-compassion

Foto: Orami Photo Stock

Dalam mengatasi anxiety attack, Moms juga dapat mencoba untuk melakukan self-compassion.

Menurut Dr. Kristin Neff, self-compassion adalah sikap terbuka dan tergeraknya hati oleh penderitaan yang dialami, rasa untuk peduli dan kasih sayang pada diri sendiri, memahami tanpa menghakimi tentang kekurangan dan kegagalan diri sendiri, menerima kelebihan dan kekurangan serta menyadari bahwa pengalaman yang kurang lebih sama juga dialami oleh orang lain.

Self-compassion ini dapat membantu seseorang dalam mengatas kecemasan dan depresi sehingga lebih banyak kebahagiaan, optimisme, dan emosi positif" jelas Dr. Neff.

Self-compassion terdiri dari tiga elemen utama, yaitu:

  • Self-kindness

Self-kindness merupakan sikap untuk memberikan kebaikan pada diri dan memahami diri sendiri dengan tidak mengkritik atau menghakimi ketika mengalami penderitaan.

Dalam hal ini seseorang lebih memilih untuk tetap memperlakukan diri dengan baik dan menghargai diri daripada menilai diri dengan kasar atas kegagalan yang dialami.

  • Common Humanity

Common humanity berarti sikap untuk melihat peristiwa yang dialami secara luas dan menganggapnya sebagai bagian dari pengalaman manusia yang umumnya terjadi.

Ada saat dimana diri sendiri merasa masalah yang terjadi merupakan masalah yang paling berat dan tidak ada orang lain yang mengalaminya.

Hal ini membuat diri merasa terasing dan terisolasi dari kenyataan. Dengan self-compassion, seseorang akan memandang bahwa setiap masalah yang dialami merupakan bagian dari dinamika kehidupan.

  • Mindfulness

Mindfulness berarti menyadari pikiran dan perasaan yang menyakitkan dan menyeimbangkan hal tersebut dengan tidak merespon secara berlebihan.

Saat menghadapi kondisi yang tidak menyenangkan, hadapilah dengan tidak melebih-lebihkan apa yang dirasakan dan tidak terfokus pada perasaan menyakitkan yang dialami.

Belajarlah untuk menerima dan berusaha memahami apa yang dirasakan tanpa memberikan penolakan.

Moms dapat mengadopsi prinsip-prinsip ini untuk mengambil pendekatan yang lebih baik dalam menghadapi anxiety attack.

Kecemasan adalah bagian dari kondisi manusia. Jadi, Moms seharusnya tidak pernah merasa sendirian atau berbeda dari orang lain.

Baca Juga: Tidak Hanya Enak, Ini Dia 5 Makanan yang Mampu Mengurangi Stres

3. Buat Hati dan Pikiran Lebih Positif

berpikiran-positif

Foto: Orami Photo Stock

Cara untuk mengatasi anxiety attack berikutnya, adalah dengan membuat hati dan pikiran menjadi lebih positif. Singkirkan suara atau bisikan batin dalam hati atau pikiran yang menyebabkan Moms anxiety.

Ketika rasa cemas berlebihan muncul pun, sebaiknya jangan mendengarkan suara hati dan pikiran negatif sehingga anxiety attack tidak semakin parah.

Cobalah untuk berani mengatasi anxiety yang muncul dalam diri. Jangan sampai kalah dan menyerah karena akan merugikan diri sendiri.

Meski rasanya tak mudah, Moms pasti bisa melatih diri untuk selalu berpikiran positif.

Selain itu, meningkatkan ketahanan dan kecerdasan emosional juga sangat berharga bagi kesejahteraan diri secara keseluruhan, dan secara alami membantu Moms dalam menangani kecemasan.

4. Coba Hilangkan Anxiety dengan Olahraga

olahraga-atasi-anxiety

Foto: Orami Photo Stock

Penelitian terbaru telah memastikan bahwa olahraga dapat mengurangi gejala kecemasan.

Dikutip dari Mayo Clinic, olahraga bermanfaat dalam hal pengurangan kecemasan karena dapat melepaskan bahan kimia otak, seperti endorfin, mengurangi bahan kimia sistem kekebalan yang dapat membuat seseorang merasa sedih dan meningkatkan suhu tubuh, yang dapat membantu diri merasa lebih tenang.

Secara psikologis, olahraga juga dapat membantu Moms merasa lebih percaya diri, mengalihkan perhatian dari kekhawatiran, meningkatkan interaksi sosial dan memungkinkan untuk mengatasi stres dengan cara yang sehat.

5. Meminta Bantuan Profesional

bantuan-profesional-untuk-mengatasi-anxiety

Foto: Orami Photo Stock

Apabila seluruh cara yang telah disebutkan di atas tak dapat membantu Moms mengatasi anxiety attack, sebaiknya segera meminta bantuan professional.

Moms perlu konsultasi dengan ahli sehingga masalah psikologis ini dapat teratasi.

Itu dia Moms, serba-serbi tentang kondisi anxiety attack yang bisa diketahui. Semoga berguna!

  • https://www.psychalive.org/anxiety/
  • https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/23541163/
  • https://www.psychalive.org/how-to-stop-anxiety/
Produk Rekomendasi

TOOLS PARENTING

Komentar

Yuk, ngobrol dan sharing pendapat dengan moms lainnya.

member-image

Beri Komentar...

Artikel Terkait