Gratis Ongkir minimum Rp 200.000* Lihat detil

DIREKTORI

Belanja Berdasarkan Kategori :
Belanja Berdasarkan Kategori
DIREKTORI BELANJA
  • Promo & Highlights

  • Kebutuhan Bayi

  • Perlengkapan Bayi

  • Perawatan Pribadi

  • Supermarket

  • Rumah & Dekorasi

  • Kosmetik

  • Alat Kecantikan

  • Pakaian & Aksesoris

  • Kesehatan

  • Mainan & Media

  • Gadget & Elektronik

  • Harga Terbaik
  • Brand Pilihan
  • Promo ANZ 30% Semua produk




Masalah Fertilitas | Jan 3, 2018

Apa Itu Preimplantation Genetic Diagnosis (PGD)?

Bagikan


Siapa yang tak ingin anaknya lahir sempurna tanpa cacat? Kondisi janin saat masih di dalam kandungan mungkin bisa dijaga, namun akan sulit jika sudah bicara tentang kelainan genetik. Bagi Moms yang melakukan program bayi tabung, PGD bisa jadi langkah pencegahan. Yuk, cari tahu lebih banyak tentang PGD!

Apa Itu PGD?

Dr. Ann Tan, seorang ahli di bidang perawatan kesuburan, kebidanan, dan ginekologi, menguraikan tentang PGD. Diagnosis genetik preimplantasi atau Preimplantation Genetic Diagnosis (PGD) adalah prosedur yang dilakukan sebelum melakukan implantasi melalui in vitro fertilization (IVF) atau bayi tabung.

PGD berguna untuk membantu mengidentifikasi cacat genetik dan memeriksa gen atau kromosom dalam embrio. Hal ini bertujuan untuk mencegah penyakit atau gangguan tertentu yang diturunkan kepada anak.

Bagaimana Prosedur PGD?

Diagnosis genetik preimplantasi dimulai dengan proses normal IVF yang meliputi pengambilan telur dan pembuahan dalam laboratorium. Selama tiga hari berikutnya, embrio akan terbagi menjadi delapan sel.

PGD terdiri dari langkah-langkah berikut:

  1. Moms akan menjalani prosedur IVF normal untuk mengumpulkan dan menyuburkan sel telur. Embrio dikembangkan dalam laboratorium selama dua hingga tiga hari sampai beberapa sel dikeluarkan dari embrio.
  2. Sel kemudian dievaluasi untuk menentukan apakah terdapat masalah gen yang menyebabkan kondisi genetik pada embrio.
  3. Setelah prosedur PGD dilakukan dan embrio yang bebas dari masalah genetik telah diidentifikasi, embrio akan ditempatkan kembali dalam rahim dan dilakukan implantasi.
  4. Setiap sisa embrio yang bebas dari masalah genetik dapat dibekukan untuk digunakan di kemudian hari, sementara embrio dengan gen bermasalah dihancurkan atau digunakan untuk penelitian.

Siapa yang Mendapatkan Manfaat dari PGD?

PGD dapat memberi manfaat pada pasangan yang berisiko terkena penyakit atau kondisi genetik. Berikut ini adalah para penerima manfaat PGD:

  • Pasien dengan gangguan genetik terkait seks
  • Pasien dengan gangguan gen tunggal
  • Orang yang memiliki kelainan kromosom
  • Wanita berusia 35 tahun ke atas
  • Wanita yang mengalami keguguran berulang
  • Wanita yang mengalami kegagalan lebih dari satu perawatan kesuburan

Apa Manfaat PGD?

Berikut ini adalah beberapa manfaat PGD:

  • PGD dapat menguji lebih dari 100 kondisi genetik yang berbeda.
  • PGD juga telah digunakan untuk tujuan seleksi gender, apakah Moms dan suami menginginkan anak perempuan atau anak laki-laki. Namun, membuang embrio hanya berdasarkan pertimbangan gender tidak etis bagi banyak orang.
  • Prosedur dilakukan sebelum implantasi sehingga memungkinkan pasangan memutuskan apakah mereka ingin melanjutkan kehamilan.
  • Prosedur ini memungkinkan pasangan untuk memiliki anak-anak biologis yang tidak kunjung berhasil secara alami.

Apa Faktor Risiko PGD?

Kadang embrio gagal dipindahkan ke rahim karena beberapa faktor risiko berikut yang terkait dengan PGD:

  • Tidak banyak telur yang diproduksi atau dibuahi
  • Menghancurkan sel yang akan dianalisis dapat merusak embrio
  • Semua embrio dipengaruhi penyakit genetik
  • Embrio bisa rusak selama proses pengujian
  • Hasil tes tidak bisa 100% dipercaya. Meskipun telah menjalani PGD, ada kemungkinan anak tetap mendapatkan penyakit genetik yang diturunkan dari orangtua.
  • Kemungkinan tidak ada embrio yang cocok dipindahkan ke rahim setelah seleksi jenis kelamin (maksudnya semua embrio yang berasal dari jenis kelamin yang dipilih)
  • Proses bayi tabung tidak menghasilkan embrio yang dapat dipindahkan ke dalam rahim.

Pro dan Kontra dalam PGD

  • Banyak orang percaya bahwa karena kehidupan dimulai saat pembuahan, penghancuran embrio berarti ‘pembunuhan’.
  • Meskipun PGD membantu mengurangi kemungkinan mengandung anak dengan kelainan genetik, risiko ini tidak bisa sepenuhnya hilang.

Dalam beberapa kasus, pengujian lebih lanjut diperlukan selama kehamilan:

  • Beberapa penyakit hanya menimbulkan gejala saat pasien mencapai usia paruh baya.
  • Perlu diingat bahwa PGD bukanlah pengganti pemeriksaan prenatal.

Jika Moms tertarik dengan PGD, bicarakan dengan dokter, konselor genetik, atau spesialis kesuburan untuk mendiskusikan pilihan Moms. Apakah Moms tertarik mencoba prosedur PGD ini?

(ROS)

Bagikan

Artikel Terkait



Newsletter

Dapatkan diskon dan penawaran spesial setiap hari melalui email kamu dengan berlangganan newsletter.