Gratis Ongkir minimum Rp 250.000* Lihat detil

DIREKTORI

Belanja Berdasarkan Kategori :
Belanja Berdasarkan Kategori
DIREKTORI BELANJA
  • Promo & Highlights

  • Kebutuhan Bayi

  • Perlengkapan Bayi

  • Perawatan Pribadi

  • Supermarket

  • Rumah & Dekorasi

  • Kosmetik

  • Alat Kecantikan

  • Pakaian & Aksesoris

  • Kesehatan

  • Mainan & Media

  • Gadget & Elektronik

  • Harga Terbaik
  • Brand Pilihan
  • Promo ANZ 30% Semua produk




Kesehatan Bayi | Aug 28, 2018

Apa Penyebab Kaligata Pada Balita?

Bagikan


Apa Penyebab Kaligata Pada Balita?

Sama seperti pada orang dewasa, kaligata pada balita juga mudah dikenali dari ruam menonjol yang berwarna merah keunguan dan disertai dengan rasa gatal.

Karena gejala kaligata biasanya muncul secara mendadak, orang tua seringkali dibuat panik dan khawatir dengan kondisi kesehatan buah hatinya.

Tapi, apa sebenarnya penyebab kaligata pada balita? 

Baca Juga : Penyebab dan Cara Mengatasi Ruam pada Kulit Bayi

Penyebab Kaligata Pada Balita

Kaligata yang dikenal juga dengan nama biduran atau urtikaria ternyata dapat terjadi karena beberapa hal berikut:

1. Alergi

Selain karena mengonsumsi makanan yang memicu alergi, bersentuhan dengan tanaman dan mengonsumsi antibiotik dengan kandungan bahan kimia tertentu juga dapat membuat balita kaligata.

Proses kaligata sendiri diawali dengan adanya pembengkakan jaringan akibat pelepasan histamin pada lapisan bawah kulit.

Bila histamin menyebabkan cairan plasma pembuluh darah bocor, maka akan terjadi penumpukan cairan atau angioderma yang membuat kulit menjadi bengkak dan terasa gatal.

Baca Juga : Gejala Radang Kulit Pada Bayi dan Cara Mengatasinya 

2. Suhu Udara

Kaligata pada balita juga seringkali timbul sebagai reaksi abnormal kulit terhadap udara dingin.

Saat balita berada dalam lingkungan bersuhu dingin, aliran darah pada beberapa area kulit menjadi sangat lambat akibat menyempitnya pembuluh darah kecil di lapisan bawah kulit.

Ketika kulit menghangat dan kembali ke suhu normal, biasanya ada kebocoran cairan dari pembuluh darah dan masuk kedalam jaringan halus.

Nah, penumpukan cairan inilah yang akhirnya menimbulkan ruam kemerahan yang membengkak dan terasa gatal.

3. Penyakit Autoimun

Kaligata kronis dan berulang juga bisa menjadi indikasi adanya penyakit autoimun, dimana sistem kekebalan tubuh yang seharusnya membentengi balita dari penyakit malah berbalik menyerang sel sehat dalam tubuh.

Baca Juga : Waspadai Gejala Lupus, Penyakit Autoimun yang Sering Menyerang Wanita

Pengobatan Kaligata pada Balita

Kaligata pada balita akan hilang dengan sendirinya dalam jangka waktu 20 menit hingga 3 jam.

Saat balita kaligata, Moms sebenarnya hanya perlu menghangatkan tubuhnya dengan selimut, sarung tangan, atau pakaian tertutup.

Meski banyak krim atau lotion untuk kaligata yang beredar di pasaran, khasiat sebenarnya hanyalah untuk mendinginkan dan meredakan rasa gatal.

Moms perlu segera membawa Si Kecil ke dokter bila kaligata disertai dengan gejala lain seperti bengkak di area mata atau bibir, sesak napas, nyeri perut, atau pingsan.

Agar kaligata tidak bertambah parah, pastikan si kecil tidak menggaruknya serta hindari dulu mandi dengan air panas ya, Moms.

Nah, apa Moms tahu tips efektif lainnya untuk meredakan kaligata pada balita?

(WA)

Sumner: patient.info

Bagikan

Artikel Terkait



Newsletter

Dapatkan diskon dan penawaran spesial setiap hari melalui email kamu dengan berlangganan newsletter.