Gratis Ongkir minimum Rp 200.000* Lihat detil

DIREKTORI

Belanja Berdasarkan Kategori :
Belanja Berdasarkan Kategori
DIREKTORI BELANJA
  • Promo & Highlights

  • Kebutuhan Bayi

  • Perlengkapan Bayi

  • Perawatan Pribadi

  • Supermarket

  • Rumah & Dekorasi

  • Kosmetik

  • Alat Kecantikan

  • Pakaian & Aksesoris

  • Kesehatan

  • Mainan & Media

  • Gadget & Elektronik

  • Harga Terbaik
  • Brand Pilihan
  • Promo ANZ 30% Semua produk




Apa Saja Olahraga yang Aman untuk Ibu Hamil?

Bagikan


Banyak wanita yang takut melakukan olahraga selama masa kehamilan karena khawatir akan adanya potensi keguguran. Siapa bilang olahraga berbahaya bagi kandungan Moms? Olahraga yang teratur dan aman justru akan berdampak baik bagi ibu hamil, lho.

Moms, ada beberapa peraturan sebelum kita melakukan olahraga yang akan menjamin keamanan kandungan. Dengan mematuhi peraturan ini, kita bisa tetap berolahraga tanpa membahayakan kesehatan Si Kecil. Penasaran dengan jenis olahraga apa saja yang bisa dilakukan ibu hamil? Yuk kita simak!

1. Bukan olahraga kontak

Olahraga kontak yang dimaksud adalah jenis olahraga yang melibatkan kontak fisik antara pemain seperti sepak bola atau basket. Olahraga yang aman bagi ibu hamil adalah olahraga yang tidak mengandung kontak dengan pemain lain, misalnya jogging atau senam.

Moms bisa melakukan olahraga non-kontak ini selama masa kehamilan, namun pastikan untuk berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter kandungan.

Baca juga: Ini 11 Manfaat Berolahraga Untuk Ibu Hamil

2. Bukan mengangkat beban atau peregangan

Olahraga yang dilakukan dengan cara mengangkat beban atau peregangan sangat berbahaya bagi kandungan Moms. Olahraga seperti ini sama sekali tidak dianjurkan sekalipun untuk ibu dengan masa kehamilan kurang dari 3 bulan.

Kita bisa melakukan olahraga lain seperti berenang yang tidak melibatkan peregangan atau angkat beban sehingga aman untuk janin.

3. Bukan olahraga memacu adrenalin

Olahraga yang harus dihindari ibu hamil karena dapat memacu adrenalin selama memainkannya adalah scuba diving, olahraga parasut, ski air, bela diri, aerobik, dan trampolin. Olahraga semacam ini membutuhkan gerakan fisik ekstrem dan rawan menyebabkan ibu hamil terjatuh ataupun terluka.

Saat berolahraga, Moms perlu mewaspadai beberapa gejala bahaya yang membuat aktivitas berat harus segera dihentikan, misalnya detak jantung terlalu cepat, pusing, kontraksi, muncul flek darah, mual-mual, nafas pendek, serta merasakan sakit di bagian punggung.

Baca juga: 7 Jenis Olahraga yang Bantu Persalinan Normal Lebih Lancar

Apabila mengalami hal ini, segera hentikan olahraga yang dilakukan dan beristirahatlah sejenak. Jika gejala ini belum hilang setelah kita beristirahat, segerah berkonsultasi dengan dokter yang terpercaya.

Olahraga yang tepat bagi ibu hamil akan sangat berguna untuk menjaga kestabilan berat badan, memperbaiki mood, dan mengoptimalkan kesehatan janin. Namun, pemilihan jenis olahraga yang buruk akan sangat membahayakan janin. Jadi, bijaklah dalam memilih jenis olahraga yang tepat dan sesuai dengan kemampuan fisik ya, Moms!

(ADI)

Bagikan

Artikel Terkait



Newsletter

Dapatkan diskon dan penawaran spesial setiap hari melalui email kamu dengan berlangganan newsletter.