Keluarga

KELUARGA
5 September 2020

Apa yang Menyebabkan Sperma Kental?

Sperma kental dipengaruhi oleh beberapa faktor berikut ini
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Serenata Kedang
Disunting oleh Ikhda Rizky Nurbayu

Memiliki buah hati dalam rumah tangga menjadi salah satu dambaan banyak pasangan suami istri. Anak yang lucu dan menggemaskan mampu menghapus lelahnya rutinitas sehari-hari.

Namun, ketika sudah merencanakan promil, tidak hanya kesehatan sel telur Moms saja yang perlu diperhatikan, tetapi juga kesehatan sperma pasangannya.

Setiap orang memiliki tekstur air mani yang berbeda. Tekstur tersebut dapat dipengaruhi oleh asupan vitamin, diet, tingkat aktivitas fisik, dan gaya hidup.

Melansir buku Brighton Baby a Revolutionary Organic Approach to Having an Extraordinary Child, idealnya air mani memiliki tekstur yang tidak terlalu kental maupun encer.

Jika tekstur air mani dinilai terlalu kental, pria dianggap sedang mengalami dehidrasi, kurang antioksidan, dan enzim. Sedangkan tekstur yang terlalu encer, menunjukkan kandungan sperma yang minim.

Beberapa Faktor yang Mengubah Tekstur Sperma

Banyak pria mengaitkan sperma kental dengan maskulinitas. Padahal, air mani yang terlalu kental dapat menyebabkan sperma tidak bisa lepas dari cairan dan sulit menuju sel telur.

Namun, kekentalan air mani dapat bervariasi dari hari ke hari yang disebabkan oleh beberapa faktor. Yuk, simak beberapa faktor yang dapat mempengaruhinya.

1. Dehidrasi

penyebab sperma kental 1.jpg

Foto: Freepik.com

Terdapat sekitar 55-60% air dalam tubuh manusia, sehingga tidak mengejutkan jika air memiliki peran penting dalam semua fungsi tubuh, termasuk dalam mencapai dan mempertahankan kesuburan.

Dehidrasi yang dialami pria dapat menyebabkan penurunan kualitas sperma dan jumlah air mani yang lebih sedikit. Hal ini disebabkan karena kandungan air pada mani terdiri dari 96%. Jika Dads mengalami dehidrasi, cairan yang dibutuhkan organ seksual berkurang dan menghasilkan sperma kental.

Dads dapat meningkatkan kualitas sperma dengan mengonsumsi banyak air. Pada pria dewasa, jumlah air harian yang disarankan adalah 1,5 liter atau delapan gelas air sebanyak 200 ml per gelas.

Untuk mengontrol asupan air, Dads dapat mencoba minum 2 gelas air setiap kali makan atau di sela-sela aktivitas. Jika itu tidak berhasil dan lupa menghitung, isi botol air 1,5 liter setiap pagi dan pastikan kosong di malam hari sebelum tidur.

Jika sperma terlalu kental karena kekurangan air, Dads dapat menemukan tekstur normal setelah beberapa hari rajin mengkonsumsi air.

Baca Juga: Ini Dia 7 Faktor yang Menyebabkan Jumlah Sperma Sedikit

2. Konsumsi Makanan Bernutrisi

penyebab sperma kental 2.jpg

Foto: Freepik.com

Kualitas makanan yang dikonsumsi sangat penting dalam pembentukan sperma. Sperma butuh banyak nutrisi untuk menjaganya tetap hidup.

Seperti yang dilansir dari New Health Advisor, air mani terdiri dari 96% air, 2% sperma, dan 2 persen lagi nutrisi penting seperti fruktosa, natrium bikarbonat, vitamin C, fosfor, magnesium, seng, dan kalium.

Nah, untuk meningkatkan kualitas sperma, Dads dapat mengonsumsi makanan yang kaya omega-3 seperti salmon, sarden, tiram, biji kedelai, dan kacang kenari.

Lalu makanan tinggi lemak baik seperti alpukat, ikan sarden, minyak zaitun, kacang-kacangan, bayam, dan kubis. Serta, makanan kaya antioksidan seperti kembang kol, kale, buah bit, jeruk, lemon, stroberi, dan kiwi. Kandungan-kandungan ini akan membuat sperma kental kembali normal.

Kurangi juga porsi berlebih untuk daging, kentang, dan produk olahan susu.

3. Infeksi

penyebab sperma kental 3.jpg

Foto: Freepik.com

Infeksi saluran genital, terutama infeksi yang disebabkan bakteri, dapat membuat sperma pria lebih kental. Hal ini disebabkan karena tubuh meningkatkan jumlah sel darah putih ke daerah tersebut, sehingga berdampak pada pengurangan jumlah air mani yang dihasilkan.

Tubuh akan mencoba memberitahu apabila terdapat organ yang tidak berfungsi dengan menciptakan demam sebagai gejala awal. Nah, apabila tekstur sperma yang lebih kental diikuti dengan demam, Dads perlu segera pergi ke dokter. Hal ini juga berlaku ketika sperma Dads menjadi lebih kental tanpa alasan yang jelas dan tidak kunjung berubah.

Baca Juga: Jumlah Sperma Sedikit? Bisa Jadi Pertanda Adanya Penyakit

4. Kurang Tidur

Menurut studi, kurang tidur bisa menurunkan kualitas sperma 2.jpg

Foto: facmedicine.com

Sementara, dalam studi yang diterbitkan di Medical Science Monitor pada 2017 disebutkan terdapat kaitan yang cukup kuat antara jumlah waktu tidur pria dengan kualitas dan tekstur sperma mereka. Temuan tersebut diungkapkan oleh para peneliti dari Harbin Medical University di Tiongkok.

Para peneliti tersebut mengamati 981 partisipan pria (yang sebelumnya memiliki pola tidur normal) yang dibagi ke dalam tiga kelompok berbeda. Kelompok pertama tidur antara jam 8 dan 10 malam, kelompok kedua tidur antara jam 10 dan 12 malam, sedangkan kelompok ketiga tidur setelah lewat tengah malam.

Para pria tersebut kemudian diarahkan untuk tidur kurang dari 6 jam, antara 7 dan 8 jam, serta 9 jam atau lebih.

Setelah meneliti sampel mani dari para partisipan, para peneliti kemudian menyimpulkan bahwa kelompok pria yang kerap tidur lewat tengah malam dan kurang dari 6 jam setiap hari memiliki kualitas sperma paling rendah. Pada pria di kedua kelompok itu, jumlah sperma berkurang secara signifikan, tingkat kelangsungan hidup sperma rendah, dan motilitas sperma pun menurun.

Baca Juga: Benarkah Seks Tiap Hari Bikin Sperma Lebih Sehat?

Gaya Hidup Sehat Membantu Memperbaiki Kualitas Sperma

Sperma Terlalu Encer, Bagaimana Mengatasinya? 3

Foto: pexels.com

Meskipun cenderung tidak memerlukan obat atau perawatan. Terlebih lagi telah banyak hasil penelitian yang membuktikan bahwa kebiasaan hidup sehat merupakan salah satu kunci untuk menjaga dan meningkatkan kualitas maupun kuantitas sperma.

Beberapa saran perubahan gaya hidup yang penting diterapkan oleh pria dengan sperma kental, menurut Healthline, antara lain:

  • Berhenti merokok.
  • Menurunkan berat badan jika Dads kelebihan berat badan.
  • Mengurangi atau berhenti mengkonsumsi alkohol.
  • Berolahraga secara teratur.

Baca Juga: Kenali Ciri-Ciri Sperma yang Tidak Sehat

Secara umum, sperma kental menjadi tolok ukur kesuburan seorang pria. Sperma sehat memiliki tekstur tidak terlalu kental dan tidak terlalu encer. Moms dan Dads dapat memperhatikan setiap faktor yang telah dijabarkan di atas untuk mengantisipasi tekstur sperma yang tidak normal. Semoga bermanfaat!

Komentar

Yuk, ngobrol dan sharing pendapat dengan moms lainnya.

member-image

Beri Komentar...

Artikel Terkait